Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Dugaan Korupsi Penerangan Jalan
Satu Ditahan, Dua Praperadilan
Kamis, 12 Oktober 2017 - 10:36 WIB > Dibaca 2584 kali Print | Komentar
Satu Ditahan, Dua Praperadilan
DITAHAN: HW, satu dari lima tersangka dugaan korupsi penerangan jalan Kota Pekanbaru digiring petugas ke dalam mobil untuk dilakukan penahanan usai menjalani pemeriksaan di Kantor Kejati Riau, Rabu (11/10/2017).
KOTA (RIAUPOS.CO) - Kasus dugaan korupsi penerangan jalan Kota Pekanbaru dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau memasuki babak baru. Dua tersangka yaitu Masdauri (MSD) dan Abdul Rahman (ABD) mengajukan praperadilan atas status yang disandang mereka. Dalam perkara yang sama pula, supplier lampu asal Jakarta yang juga merupakan tersangka kelima berinisial HW, Rabu (11/10) diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan langsung ditahan.

MSD adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Dia merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus PPK dan salah satu Kepala Bidang di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru, instansi tempat pengadaan ini dilaksanakan. Sementara ABD adalah makelar dalam proyek ini. Selasa (10/10), keduanya tak menghadiri panggilan kedua untuk diperiksa sebagai tersangka.

Yang hadir Selasa kemarin adalah dua tersangka lainnya yaitu MJD dan MHR. Keduanya serupa dengan ABD yaitu merupakan makelar proyek.

‘’Dua-duanya (MSD dan ABD, red) mengajukan praperadilan. Saya sudah mendapat relasnya (panggilan dari pengadilan, red). Akan kami pelajari alasannya apa dan segera kami rumuskan langkah hukum berikutnya,’’ kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau Sugeng Riyanta kepada Riau Pos, kemarin.

Terkait praperadilan, Sugeng memastikan pihaknya akan hadir. Meski begitu, dia menggarisbawahi juga bahwa praperadilan tidak membuat penyidik tak bisa memeriksa tersangka.’’Kita jawab dan kita hadiri di pengadilan. Kalau bisa segera selesai praperadilan. Sambil proses akan kita ambil langkah yang diperlukan, dua tersangka tetap akan kita periksa. Sudah dua panggilan tak dihadiri. Kita bisa mengeluarkan surat perintah membawa dan bisa juga dilakukan penangkapan,’’ tegasnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR DI ASIT
Suku Teater Mulai Pementasan Perdana "Dilanggar Todak"
Jumat, 23 Februari 2018 - 01:20 wib
DIBERIKAN ANDI NAROGONG
Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Jumat, 22 Februari 2018 - 21:00 wib
JADI POLEMIK
Soal Perppu MD3, Bamsoet Akui Sepakat dengan Jokowi, Ini Alasannya
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:50 wib
POLEMIK DUALISME
Fraksi dan AKD di DPR Dirombak OSO, Kubu Sudding Naik Pitam
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:40 wib
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNALSUB 2016
Tepis Isu Jual Jabatan Ketum ke OSO, Wiranto Bilang Begini
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:10 wib
KESEPAKATAN PEMERINTAH DAN DPR
Jokowi Tolak Tanda Tangani UU MD3 karena Pencitraan? Kata Zulkifli Hasan...
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:00 wib
SYUKURAN LOLOS PEMILU
Sudding Dipecat dari Jabatan Sekjen Hanura, OSO: Wiranto Setuju
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:50 wib
SEPAKBOLA INDONESIA
Kick Off Liga 1 Musim 2018 Digelar 10 Maret Mendatang
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:40 wib
JALANI PEMERIKSAAN MEDIS
Resmi! Dhawiya Ditahan Polda Metro Terkait Kasus Narkoba
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

Hati-hati! Jangan Sampai Ada yang Numpang Tenar karena Kepulangan Novel
KPK: Operasi Mata Kembali Dijalani Novel Bulan Depan

Kamis, 22 Februari 2018 - 19:20 WIB

Novel Baswedan saat Tiba di KPK: Terima Kasih Bapak Presiden
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us