Wonderful Indonesia
Jalur Lambat Masih Kotor
Kamis, 12 Oktober 2017 - 10:13 WIB > Dibaca 1164 kali Print | Komentar
Jalur Lambat Masih Kotor
PARKIR MOTOR: Lokasi bekas pedagang kaki lima berjualan di jalur lambat Jalan Soekarno Hatta depan Pasar Pagi Arengka dijadikan tempat parkir kendaraan roda dua pengunjung pasar, Rabu 911/10/2017).
KOTA (RIAUPOS.CO) - Sisa abu pembakaran kayu lapak milik pedagang kaki lima (PKL) masih berada di jalur lambat Jalan Soekarno Hatta depan Pasar Pagi Arengka, Rabu (11/10). Petugas Satpol PP Pekanbaru masih terus berjaga sejak awal penertiban, Senin (9/10) lalu.

Pantaun Riau Pos, Rabu (11/10) di jalur lambat depan Pasar Pagi Arengka, lahan yang biasanya dijadikan PKL untuk jualan, kini beralih fungsi sebagai lahan parkir.

Beberapa petugas Satpol PP terlihat berjaga-jaga. Mereka akan menindak siapa saja yang masih berani kembali berjualan di jalur lambat. Satu unit mobil pemadam kebakaran juga disiagakan di lokasi.

Namun sampah-sampah sisa dagangan masih berserakan di jalur lambat. Aroma tak sedap tercium. Saluran drainase yang ada dipenuhi dengan sampah-sampah plastik. Di beberapa titik terlihat gundukan sampah.  

Lahan yang berubah jadi lokasi parkir pengunjung pasar belum tertata rapi. Kondisi tanah yang belum rata, serta tidak adanya plang parkir membuat parkir motor dan mobil tidak rapi.

Beberapa pedagang yang nekat berjualan dengan gerobak meletakkan dagangannya di depan ruko. Mereka, waspada jika ada petugas Satpol PP yang menghampiri.

Seperti pedagang yang membawa sayuran, dengan menggunakan gerobak dorong, yang biasa dipakai tukang bangunan, Dojah (45) berhenti di depan ruko perhiasaan. Jika ada petugas yang datang, Dojah mengatakan langsung membawa gerobaknya. “Harus jualan. Kalau tidak mau makan apa?” ujarnya.

Alasannya untuk tidak menempati kios atau los yang disediakan di dalam pasar pagi, karena biaya yang tidak sanggup dikeluarkannya. Jikapun harus dipindahkan ke pasar milik Pemko, jarak yang jauh menjadi alasannya.

Sedangkan Alex, salah seorang petugas Satpol PP yang berjaga mengatakan, sesuai perintah, mereka akan berjaga selama seminggu untuk mengawasi area ini. Dan jika mendapati pedagang yang nekat berjualan, barang dagangannya akan disita.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

BPJS TK Launching Perisai
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:49 wib

APBD Rohul 2018 Dibatalkan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:27 wib

Enam Perenang Ikuti Pembinaan di Bali
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:22 wib
Pencuri Motor dan Penadah Diringkus

Pencuri Motor dan Penadah Diringkus
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:18 wib

BPBD Riau Terbaik Tiga di Wilayah III
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:13 wib
DICARI DARI KEMENTERIAN LAIN
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur
Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:07 wib
Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak

Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:53 wib
PERSOALAN HARTA WARISAN
Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:47 wib
KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet

KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:46 wib
Promo Besar-besaran

Promo Besar-besaran
Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:34 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
PKL Kembali Menjamur di Jalan HR Soebrantas

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:28 WIB

Satpol PP Enggan Turunkan APK

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:22 WIB

Pesan Damai di Zebra Cross

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:16 WIB

Terbukti Pungli, Dua Personel Satpol PP Dipecat

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:07 WIB

Tim Akustik DMI Perbaiki Soundsystem Masjid Umri

Sabtu, 24 Februari 2018 - 10:48 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us