Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIRJEN POLPUM BANTAH PIHAKNYA KECOLONGAN
Rusak Sejumlah Fasilitas, Inilah Terduga Pelaku Penyerangan Kantor Kemendagri
Rabu, 11 Oktober 2017 - 20:50 WIB > Dibaca 980 kali Print | Komentar
Rusak Sejumlah Fasilitas, Inilah Terduga Pelaku Penyerangan Kantor Kemendagri
Salah satu korban dalam kondisi penyerangan di Kemendagri, Rabu (11/10/2017). (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kantor Kemendagri diserang pada Rabu (11/10/2017) sore. Peristiwa itu diduga dilakukan oleh sekitar 15 orang yang berhasil masuk dan merusak sejumlah fasilitas di dalam kompleks perkantoran.

Namun, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Soedarmo membantah pihaknya kecolongan terkait adanya peristiwa yang terjadi di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat itu.

Menurutnya, awalnya Kemendagri berencana mengundang para pengunjuk rasa yang diduga berasal dari Barisan Merah Putih Tolikar untuk berdialog. Oleh sebab itu, mereka kemudian diperkenankan masuk.

Akan tetapi, sejumlah orang dari sekian pengunjuk rasa tersebut tiba-tiba mengamuk di dalam lingkungan kantor.

"Saya ingin selesaikan secara baik-baik, saya coba menerima aspirasi mereka. Sebetulnya sudah ada kesepakatan tadi, tapi ternyata ada beberapa dari mereka main lempar batu dan merusak beberapa kendaraan," katanya.

Dia sendiri tampak berusaha meredam aksi massa yang diduga pendukung salah satu pasangan calon Bupati Tolikara 2017 yang gugatannya ditolak Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu. Akan tetapi, dia tidak berhasil meredam amukan massa yang bahkan masuk hingga ke bagian dalam kompleks perkantoran tersebut.

Diketahui, massa sudah dua bulan terakhir berada di depan Kemendagri dan telah beberapa kali diterima oleh perwakilan Kemendagri.

"Perbuatan mereka sangat kami sesalkan. Ini terjadi di kantor yang seharusnya tidak terjadi. Kami meminta aparat keamanan menindaklanjuti dan mencari mereka. Perlu dilakukan pemeriksaan," jelasnya.

Di samping itu, dia pun mengaku pihaknya mengetahui siapa saja pelaku yang diduga membuat kerusuhan.

"Kasus ini perlu ditindaklanjuti, agar demo anarkis ini tidak terjadi di kemudian hari. Ini negara hukum dan bisa selesai secara hukum. Kami menunggu cukup lama untuk menerima, tapi mereka tidak mau, maunya oleh Mendagri. Jadi ini bukan kecolongan, karena mereka sudah mau diterima," tandasnya. (gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
RESMI JADI KADER
Elektabilitas Prabowo Dibebankan kepada Ahmad Dhani? Ini Kata Gerindra
Kamis, 18 Oktober 2017 - 21:00 wib
REGISTRASI SIM CARD PRABAYAR
Unik, Kemenkominfo Gunakan Ibu "Pengabdi Setan" untuk Pemberitahuan
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:45 wib
TIMBULKAN PRO DAN KONTRA
Belum Bersikap, Mendagri Pelajari Teks Pidato Anies Singgung Pribumi
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:30 wib
JADI PERTIMBANGAN
Tolak Pembentukan Densus Antikorupsi, JK Diyakini Sudah Tanya Menteri
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:15 wib
PILIH LIBURAN KE LABUAN BAJO
Djarot Tak Hadir Sertijab, Pengamat: Kelihatan Panggung Aslinya
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:00 wib
HASIL SURVEI MEDIAN
Ternyata, Prabowo Jadi Pilihan Konstituen Parpol Pendukung Pemerintah
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:40 wib
BUTUH WAKTU 27 MENIT
Denmark Open, Tunggal Putra Indonesia Melaju ke Babak Kedua
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:30 wib
SIRATKAN KETIDAKSETUJUAN
Jusuf Kalla Dikritik Fahri Hamzah Terkait Densus Tipikor
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:20 wib
PERNAH IKUT KONVENSI DEMOKRAT
Mungkinkah Anies Berambisi Maju Pilpres 2019? Ini Kata Pengamat
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:10 wib
PANDANGAN PENGAMAT
Anies Berpeluang Diusung Tiga Partai Ini di Pilpres 2019
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Laporan terhadap Anies Baswedan Masih Dikaji Mabes Polri
Dalam Sel, Dua Napi Perempuan Miliki Sabu

Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:53 WIB

Satu Anggota Saracen Segera Disidangkan

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:11 WIB

Ganti Rugi Jembatan Lubukjambi Belum Tuntas

Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:16 WIB

Deyu Minta Dikonfrontir dengan Nama-nama yang Disebutnya
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini