Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIRJEN POLPUM BANTAH PIHAKNYA KECOLONGAN
Rusak Sejumlah Fasilitas, Inilah Terduga Pelaku Penyerangan Kantor Kemendagri
Rabu, 11 Oktober 2017 - 20:50 WIB > Dibaca 1221 kali Print | Komentar
Rusak Sejumlah Fasilitas, Inilah Terduga Pelaku Penyerangan Kantor Kemendagri
Salah satu korban dalam kondisi penyerangan di Kemendagri, Rabu (11/10/2017). (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kantor Kemendagri diserang pada Rabu (11/10/2017) sore. Peristiwa itu diduga dilakukan oleh sekitar 15 orang yang berhasil masuk dan merusak sejumlah fasilitas di dalam kompleks perkantoran.

Namun, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Soedarmo membantah pihaknya kecolongan terkait adanya peristiwa yang terjadi di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat itu.

Menurutnya, awalnya Kemendagri berencana mengundang para pengunjuk rasa yang diduga berasal dari Barisan Merah Putih Tolikar untuk berdialog. Oleh sebab itu, mereka kemudian diperkenankan masuk.

Akan tetapi, sejumlah orang dari sekian pengunjuk rasa tersebut tiba-tiba mengamuk di dalam lingkungan kantor.

"Saya ingin selesaikan secara baik-baik, saya coba menerima aspirasi mereka. Sebetulnya sudah ada kesepakatan tadi, tapi ternyata ada beberapa dari mereka main lempar batu dan merusak beberapa kendaraan," katanya.

Dia sendiri tampak berusaha meredam aksi massa yang diduga pendukung salah satu pasangan calon Bupati Tolikara 2017 yang gugatannya ditolak Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu. Akan tetapi, dia tidak berhasil meredam amukan massa yang bahkan masuk hingga ke bagian dalam kompleks perkantoran tersebut.

Diketahui, massa sudah dua bulan terakhir berada di depan Kemendagri dan telah beberapa kali diterima oleh perwakilan Kemendagri.

"Perbuatan mereka sangat kami sesalkan. Ini terjadi di kantor yang seharusnya tidak terjadi. Kami meminta aparat keamanan menindaklanjuti dan mencari mereka. Perlu dilakukan pemeriksaan," jelasnya.

Di samping itu, dia pun mengaku pihaknya mengetahui siapa saja pelaku yang diduga membuat kerusuhan.

"Kasus ini perlu ditindaklanjuti, agar demo anarkis ini tidak terjadi di kemudian hari. Ini negara hukum dan bisa selesai secara hukum. Kami menunggu cukup lama untuk menerima, tapi mereka tidak mau, maunya oleh Mendagri. Jadi ini bukan kecolongan, karena mereka sudah mau diterima," tandasnya. (gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MENJAWAB WARTAWAN SAMBIL BERCANDA
Joko Widodo Sebut Siapa Nama yang Akan Dampingi Maju sebagai Capres
Sabtu, 24 Februari 2018 - 00:09 wib
TERKAIT PENUTUPAN JALAN DI TANAH ABANG
Anies Baswedan Diadukan, Polisi Masih Mempelajari
Sabtu, 23 Februari 2018 - 21:11 wib
TUDINGAN WAYAN KOSTER TERIMA SUAP MILIARAN
Nyanyian Nazaruddin Harus Dibuktikan Secara Hukum
Sabtu, 23 Februari 2018 - 19:12 wib
POLISI MEMBANTAH
Artis Cantik Ini Bukan Pengedar Narkoba
Sabtu, 23 Februari 2018 - 18:15 wib
DITANGKAP POLISI
Pengunggah Hoax "Megawati Minta Azan di Masjid Ditiadakan" Bilang Cuma Iseng
Sabtu, 23 Februari 2018 - 17:43 wib
DIPUTUSKAN DI RAKERNAS III DI BALI
PDI Perjuangan Akhirnya Tetapkan Sosok Ini Jadi Calon Presiden
Sabtu, 23 Februari 2018 - 17:29 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Nyanyian Nazaruddin Harus Dibuktikan Secara Hukum

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:12 WIB

Besok, Dugaan Kelalaian KPU Diputuskan

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:42 WIB

Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

Hati-hati! Jangan Sampai Ada yang Numpang Tenar karena Kepulangan Novel
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us