Wonderful Indonesia
UPAYA REKONSILIASI
Pemuka Agama Pamer Kerukunan, Gelombang Pengungsi Rohingya Terus Berjalan
Rabu, 11 Oktober 2017 - 18:30 WIB > Dibaca 2440 kali Print | Komentar
Pemuka Agama Pamer Kerukunan, Gelombang Pengungsi Rohingya Terus Berjalan
Ilustrasi. (AFP)
YANGON (RIAUPOS.CO) - Ketika Myanmar melakukan doa bersama kemarin, Selasa (10/10/2017), gelombang pengungsi terus berjalan. Adapun pemerintah menyebutnya upaya rekonsiliasi pertama.

Dilaporkan, sekitar 30 ribu warga memadati Stadion Sepak Bola Kyite Ka San di Kota Yangon. Para biksu Buddha, pendeta Hindu, biarawati Katolik, dan ulama muslim duduk di deretan kursi bagian depan. Di belakang mereka, ribuan warga sipil dari Yangon dan sekitarnya duduk sambil bercakap-cakap satu sama lain.

Sementara di podium, para pemuka agama bergantian menyampaikan ceramah mereka tentang kerukunan.

”Bebaskan diri kita dari keinginan untuk saling membunuh, saling menyiksa, dan saling menghancurkan satu sama lain,” ujar salah seorang biksu Buddha senior di Yangon, Iddhibala.

Lantas, dia turun dari podium usai berceramah dan menyalami Hafiz Mufti Ali. Kemudian, giliran Ali yang berceramah. Dia pun menggarisbawahi pentingnya mempertahankan persatuan sambil bekerja sama.

”Seluruh penduduk harus bisa hidup dengan rukun. Menjalani hidup dengan bebas, mengenyam pendidikan dengan bebas, dan menganut agama dengan bebas adalah kebutuhan fundamental seluruh masyarakat negeri ini,” ucap ulama muslim tersebut.

Adapun seluruh warga yang mendengar ceramah tersebut langsung menyambutnya dengan anggukan. Beberapa yang lain bertepuk tangan. Kemarin, sebagian besar massa mengusung gambar Aung San Suu Kyi, sang pemimpin tertinggi Myanmar yang menjabat penasihat negara.

”Ini cara untuk menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa penduduk negeri kami ramah dan saling mencintai satu sama lain,” kata politikus National League for Democracy (NLD), Win Maung, yang ikut dalam rekonsiliasi nasional kemarin.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KASUS E-KTP
Jika Setnov Besok Jadi Terdakwa, Ini Langkah Golkar
Selasa, 12 Desember 2017 - 21:00 wib
TERKAIT KECELAKAAN SETNOV
Simak! Ini Penjelasan KPK soal Pemanggilan Eks Wartawan Metro TV
Selasa, 12 Desember 2017 - 20:30 wib
TERKAIT PERGANTIAN KETUA DPR
Kekompakan Fraksi Golkar Rusak karena Aziz Syamsuddin
Selasa, 12 Desember 2017 - 20:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Sidang Novanto Disiarkan Langsung, Begini Tanggapan KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:50 wib
TERJADI DALAM SEBUAH PERTEMPURAN
Hanya Beredar di Medsos, Kapolri Bantah Informasi Tewasnya Bahrun Naim
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:40 wib
PERKETAT RUANG GERAK TERORIS
Segera Dibawa ke Indonesia, Ini Kata Kapolri soal Pelaku Bom Panci di Malaysia
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:20 wib
DIAJUKAN PKS
Usai Reses, Surat Pencopotan Fahri Hamzah Diproses DPR
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:10 wib
PANDANGAN PKS
Ketika Program “Ekonomi Meroket” Jokowi Masih "Jauh Panggang dari Api"
Selasa, 12 Desember 2017 - 19:00 wib
MASIH PUNCAKI HASIL SURVEI
Pesaing Utama Jokowi di Pilpres 2019 Bukan Prabowo, melainkan...
Selasa, 12 Desember 2017 - 18:30 wib
TANGGAPI SIKAP ANGGOTA FRAKSI
Aziz Syamsuddin Ditolak Jadi Ketua DPR, Mahyudin: Dia Dizalimi!
Selasa, 12 Desember 2017 - 18:05 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Ini Bahaya Dampak Kebijakan Trump soal Yerusalem bagi Indonesia
RI Dorong Kemerdekaan Palestina

Selasa, 12 Desember 2017 - 11:09 WIB

Donald Trump Dianggap Hina Resolusi PBB

Senin, 11 Desember 2017 - 00:46 WIB

Dunia Kecam Trump, Bagaimana Arab Saudi?

Minggu, 10 Desember 2017 - 20:06 WIB

KBRI Kairo Minta WNI Tak Kunjungi Palestina, Alasannya...
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us