Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SUDAH DIAMANKAN POLISI
Oknum PNS Diduga Ikut Sindikat Pemalsu e-KTP, Ini Kata Mendagri
Rabu, 11 Oktober 2017 - 17:40 WIB > Dibaca 1066 kali Print | Komentar
Oknum PNS Diduga Ikut Sindikat Pemalsu e-KTP, Ini Kata Mendagri
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Jika terbukti menjadi bagian pelaku pemalsuan e-KTP, pemecatan terhadap oknum PNS di Manado tak lagi bisa dielakkan. Hal itu juga menjadi rekomendasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Adapun oknum PNS itu sudah diamankan Polresta Manado, sulawesi Utara, Selasa (10/10/2017) kemarin. Hal itu karena perbuatan para pelaku patut diduga menyangkut pemalsuan rahasia negara.

"Pecat, kami akan buat rekomendasi kalau dia pegawai daerah kami pecat. Apalagi ini menyangkut KTP, menyangkut rahasia warga negara. Pemerintah harus tanggung jawab setiap rahasia warga negara," katanya di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Tjahjo menegaskan, pemerintah hingga kini terus meningkatkan pengawasan agar kasus pemalsuan e-KTP tidak kembali terjadi. Termasuk terkait kasus di Manado, akan dikaji apakah ada faktor kelalaian atau melibatkan oknum petugas kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil) di daerah.

"Jadi, perlu diselidiki lebih jauh, apakah ada kelalaian, keterlibatan oknum dukcapil atau murni ada pihak ke tiga yang memanfaatkan ini. Apa pun pemerintah bertanggung jawab terhadap setiap data penduduk Indonesia," terangnya.

Ditanyakan, apakah Kemendagri punya catatan terkait modus pemalsuan e-KTP, dia menyebut beberapa temuan yang, antara lain, dipakai untuk kejahatan perbankan, pajak fiktif dan sebagainya.

"Jadi, sangat penting punya NIK (nomor induk kependudukan) tunggal. Inilah yang sekarang lagi kami kejar. Jangan sampai timbul satu orang punya dua KTP," tutur mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu.

Polresta Manado sebelumnya telah menangkap lima orang yang diduga menjalankan praktik pemalsuan e-KTP, Selasa kemarin. Mereka diduga beroperasi dengan bantuan PNS di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado, untuk mendapatkan blangko. Dugaan keterlibatan PNS tersebut masih dalam penyelidikan polisi.(gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

RS Awal Bros Pekanbaru Gelar Simposium Cohesive
Minggu, 25 Februari 2018 - 10:25 wib

Smartphone Kena Air Hujan? Begini Caranya
Minggu, 25 Februari 2018 - 10:18 wib

BPJS TK Launching Perisai
Minggu, 24 Februari 2018 - 20:49 wib

APBD Rohul 2018 Dibatalkan
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:27 wib

Enam Perenang Ikuti Pembinaan di Bali
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:22 wib

BPBD Riau Terbaik Tiga di Wilayah III
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:13 wib
BULAN MEI 2018
Amerika Serikat Tetap Ngotot Buka Kedutaan di Yerusalem
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:08 wib
DICARI DARI KEMENTERIAN LAIN
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:07 wib
Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak

Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:53 wib
PERSOALAN HARTA WARISAN
Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:47 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Nyanyian Nazaruddin Harus Dibuktikan Secara Hukum

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:12 WIB

Besok, Dugaan Kelalaian KPU Diputuskan

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:42 WIB

Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

Hati-hati! Jangan Sampai Ada yang Numpang Tenar karena Kepulangan Novel
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us