Wonderful Indonesia
Ungkap Rahasia Bau Menyengat Durian
Rabu, 11 Oktober 2017 - 15:23 WIB > Dibaca 1096 kali Print | Komentar
Ungkap Rahasia Bau Menyengat Durian
Berita Terkait





SINGAPURA (RIAUPOS.CO) - Bau menyengat durian yang khas dihasilkan salah satu gen pada buah berduri tersebut. Itulah kesimpulan Teh Bin Tean dan rekan-rekannya sesama periset di National Cancer Centre Singapore (NCCS) setelah meneliti buah favorit mereka tersebut. Lewat temuan itu, ilmuwan mungkin bisa menciptakan durian bebas bau tajam pada masa mendatang. ’’Saya selalu penasaran pada genome durian. Gen yang manakah sebenarnya yang menghasilkan bau menyengat itu? Dari pertanyaan itulah, penelitian kami bermula,’’ kata Teh dalam wawancara dengan The Star, Selasa (10/10).

Bersama teman-temannya yang juga suka nongkrong di pecinan setiap akhir pekan untuk sekadar makan durian, Teh lantas meneliti si raja buah tersebut. Mereka membongkar DNA durian. Meski penelitian itu bermula dari keisengan belaka, Teh dan para periset NCCS tersebut akhirnya menyeriusinya. Mereka perlu waktu sekitar tiga tahun untuk menemukan gen penyebab bau tajam durian.

Khususnya durian jenis Durio Zibethinus alias Musang King (Mao Shan Wang). Penjelasan lengkap DNA durian itu, menurut Teh, merupakan yang pertama di dunia. ’’Durian memiliki 46 ribu gen. Dua kali lipat jumlah gen manusia,’’ ungkap Teh yang saat ini menjabat Wakil Direktur Riset NCCS. Genome tumbuhan memang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan manusia atau hewan. Sebab, gen tumbuhan mengalami sejumlah pengulangan. Pada durian, gen yang bertanggung jawab atas bau khas menyengat buah tersebut adalah methionine gamma-lyase (MGL).

MGL menghasilkan volatile sulphur compounds alias VSC yang baunya seperti bau durian yang kita kenal sekarang. Ada yang menganggapnya semacam bawang busuk. Tidak sedikit pula yang menganggap bau itu wangi khas. Patrick Tan, teman Teh dari Duke-NUS Medical School, menyatakan bahwa bau durian bisa sangat menyengat karena terkandung empat MGL dalam setiap buahnya. ’’Itulah jawaban dari bau tajam durian,’’ ujarnya.

Pada masa mendatang, bisa jadi durian boleh dibawa masuk ke kabin pesawat. Sebab, setelah mengetahui penyebab bau tajamnya, ilmuwan bisa saja melakukan rekayasa genetika untuk menghilangkan bau khas tersebut. Dengan begitu, durian punya lebih banyak penggemar. Selama ini banyak orang yang suka dengan rasa durian, tetapi tidak tahan dengan baunya dan memilih untuk tidak menyentuhnya.(c14/any/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Sujono SH, Calon Ketua DPD REI Nomor Urut 1
Jadikan REI sebagai Pusat Informasi dan Solusi Anggota
Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:20 wib
Gubri Buka Musda XI REI Riau 2017
Dua Calon Ketua REI Riau Tandatangani Pakta Integritas
Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:14 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Polres MoU dengan Pemkab
Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:03 wib
Kabupaten Rokan Hilir
2.536 Murid Diimunisasi
Rabu, 18 Oktober 2017 - 13:44 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Tim Nawacita Minta Pemkab Terus Ekspos soal Kelapa
Rabu, 18 Oktober 2017 - 13:18 wib

Soal Pidato Pribumi, Anies Dipolisikan
Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:41 wib

Kunjungi Dahlan, Presiden PKS Minta Saran
Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:29 wib
Kabupaten Rokan Hilir
Usulkan Lokasi untuk Pembenihan di Pesisir
Rabu, 18 Oktober 2017 - 11:48 wib

Enam Reklame Di Simpang SKA Ditertibkan
Rabu, 18 Oktober 2017 - 11:22 wib

Kampung KB, Program Menciptakan Keluarga Berkualitas
Rabu, 18 Oktober 2017 - 11:17 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Roro Dumai-Melaka Beroperasi 2019

Sabtu, 14 Oktober 2017 - 11:05 WIB

Beri Waktu Hingga Senin, Madrid Tunggu Sikap Catalunya soal Kemerdekaannya
Ini Reaksi Israel Terkait Rencana Kemerdekaan Palestina
Palestina Segera Merdeka usai Fatah dan Hamas Berdamai

Jumat, 13 Oktober 2017 - 17:00 WIB

Jamu PM Laos, Presiden Rayakan 60 Tahun Hubungan Diplomatik
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us