Wonderful Indonesia
SEMPAT TERTAHAN DI BANDARA SOETTA
Mabes TNI Simpan Amunisi Mematikan Pesanan Polri
Selasa, 10 Oktober 2017 - 19:30 WIB > Dibaca 1097 kali Print | Komentar
Mabes TNI Simpan Amunisi Mematikan Pesanan Polri
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sempat tertahan di area kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, amunisi tajam pesanan Polri yang ssudah dipindah ke Mabes TNI untuk disimpan.

Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto, amunisi yang akan digunakan Korps Brimob itu sempat tertahan karena belum memperoleh rekomendasi dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

"Sudah dipindahkan ke gudang amunisi Mabes TNI sesuai dengan katalog amunisi tajam itu berjumlah 5.932 butir," ujarnya dalam konferensi Pers di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2017).

Dia menyatakan, dalam katalog senjata itu dijelaskan bahwa amunisi tajam tersebut mempunyai radius mematikan 9 meter dengan capai hingga 400 meter. Amunisi itu memiliki keistimewaan karena setelah meletus, ada ledakan kedua yang mematikan.

"Keistimewaan amunisi adalah setelah meledak kemudian meledak kedua dan menimbulkan pecahan lubang-lubang kecil yang melukai maupun mematikan, geranat bisa meledak sendiri tanpa benturan setelah 14 sampai 19 detik lepas dari laras,” jelasnya.

Amunisi spesial yang dimiliki pasukan elite Polri itu, imbuhnya, tidak dipunyai TNI.

"Ini luar biasa. TNI tidak punya senjata seperti itu," tuntasnya.

Menkopolhukam Wiranto sebelumnya mengumpulkan semua petinggi negara yang terkait keamanan nasional. Hal itu untuk membicarakan polemik senjata jenis stand alone grenade launcher (SAGL) kaliber 40 x 46 milimeter sebanyak 280 pucuk pesanan Polri.(cr5)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIADANG SEJUMLAH ORMAS LOKAL
Kapolri: Belum Ada Laporan Resmi soal Pengusiran Ustaz Somad
Selasa, 12 Desember 2017 - 17:15 wib
POLEMIK DENGAN PKS
Dipecat Lewat Selembar Surat, Begini Komentar Fahri Hamzah
Selasa, 12 Desember 2017 - 17:05 wib
TERKAIT PEMBERANTASAN KORUPSI
Aturan Tumpang Tindih, Kemenkumham Minta KPK Ikuti UNCAC
Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 wib
WACANA PDI P
Pimpinan DPR Tidak Akan Dikocok Ulang, Ini Alasannya
Selasa, 12 Desember 2017 - 16:45 wib

Duta Besar Kanada Berkunjung ke PCR untuk Program PEDP
Selasa, 12 Desember 2017 - 16:43 wib
TEMBILAHAN
Bupati Minta Pendamping Desa Serius
Selasa, 12 Desember 2017 - 15:31 wib
TEMBILAHAN
Maksimalkan Sinergi dalam Pembangunan
Selasa, 12 Desember 2017 - 15:29 wib
TEMBILAHAN
Satu Pelaku Penikaman Masih Boron
Selasa, 12 Desember 2017 - 15:27 wib

Peduli Korban Bencana di Jawa, PAMOR Serahkan Bantuan
Selasa, 12 Desember 2017 - 13:25 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Jadikan Polisi Target, Empat Terduga Teroris Diamankan

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:17 WIB

Eks Kontributor Metro TV Diperiksa KPK

Selasa, 12 Desember 2017 - 11:00 WIB

TNI-Polri Akan Selalu Berjalan Beriringan Hadi Tawarkan Kapolri Ngopi
Tokoh Tionghoa Riau Promosikan Tanjak dalam Munas VI PSMTI
Fadli Zon Gantikan Setya Novanto Jadi Plt Ketua DPR RI

Selasa, 12 Desember 2017 - 03:18 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us