Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SEBAGAI SAKSI NOFEL HASAN
Kader Golkar Kembali Diperiksa Terkait Kasus Bakamla
Selasa, 10 Oktober 2017 - 17:50 WIB > Dibaca 804 kali Print | Komentar
Kader Golkar Kembali Diperiksa Terkait Kasus Bakamla
Fayakhun Andriadi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Untuk kepentingan penyidikan kasus suap proyek pengadaan satelit di Badan Keamanan Laut (Bakamla), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi.

Sejak pukul 10.10 WIB, dia sudah terlihat di gedung KPK. Ketua DPP Golkar DKI Jakarta itu tampak menggunakan kemeja warna putih. Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, penyidik memeriksa Fayakhun sebagai saksi untuk Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla Nofel Hasan yang menjadi tersangka dalam kasus itu.

"Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka NH (Nofel Hasan)," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/10/2017).

KPK saat ini sudah memasukkan nama Fayakhun ke dalam daftar cegah di imigrasi. Hal itu untuk kepentingan penyidikan terkait penggiringan anggaran proyek satelit monitoring Bakamla di DPR. Adapun KPK mencium adanya patgulipat dalam penyusunan anggaran untuk proyek satelit monitoring Bakamla.

Dugaan adanya penggiringan anggaran ini terkuak dalam persidangan perkara suap Bakamla beberapa waktu lalu. Dalam persidangan kasus suap Bakamla, Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia Fahmi Darmawansyah mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp24 miliar kepada politikus muda PDIP Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi.

Dari pengakuan Ali kepada Fahmi, uang sebesar itu dibagikan ke sejumlah anggota DPR periode 2014-2019 termasuk Fayakhun. Di samping itu, uang juga untuk sogokan kepada pejabat di Bappenas dan Kementerian Keuangan.

Adapun Fayakhun juga sempat diperiksa oleh penyidik KPK sebagai saksi untuk tersangka Nofel pada awal Mei 2017. Kala itu, dia tak banyak menjawab pertanyaan awak media. Dia menyebut sudah menjelaskan semua kepada penyidik KPK.(put)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

PLN P3B Sumatera Mandirikan SMK Taruna
Rabu, 13 Desember 2017 - 14:35 wib
TEMBILAHAN
ASN Harus Terus Berinovasi
Rabu, 13 Desember 2017 - 13:45 wib
Sidang Perdana Kasus KTP-el Digelar Hari Ini
Waspada Manuver Setnov
Rabu, 13 Desember 2017 - 13:26 wib
LAMR Keluarkan Warkah Amaran
Adukan Dalang Persekusi Ustaz Abdul Somad ke BK
Rabu, 13 Desember 2017 - 12:23 wib
TEMBILAHAN
Wabup Minta Kades Pro Aktif Urus Soal Warga
Rabu, 13 Desember 2017 - 12:22 wib

Distribusi Tertutup Elpiji Gas 3 Kg Ditunda
Rabu, 13 Desember 2017 - 11:51 wib
TEMBILAHAN
Kalangkaan Elpiji 3 Kg Mesti Ditelusuri
Rabu, 13 Desember 2017 - 11:20 wib

Terduga Teroris Diduga Beli Senjata
Rabu, 13 Desember 2017 - 11:15 wib

RAPP Inginkan Kepastian Hukum dari KLHK
Rabu, 13 Desember 2017 - 10:49 wib
HUKUM & KRIMINAL
Jambret Mahasiswi, Resedivis Ditangkap
Rabu, 13 Desember 2017 - 10:41 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Waspada Manuver Setnov

Rabu, 13 Desember 2017 - 13:26 WIB

Adukan Dalang Persekusi Ustaz Abdul Somad ke BK

Rabu, 13 Desember 2017 - 12:23 WIB

RAPP Inginkan Kepastian Hukum dari KLHK

Rabu, 13 Desember 2017 - 10:49 WIB

Jambret Mahasiswi, Resedivis Ditangkap

Rabu, 13 Desember 2017 - 10:41 WIB

Tidak Ada Alasan Pengusaha Tidak Mengurus Izin

Rabu, 13 Desember 2017 - 10:31 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us