Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIDUGA BERKONTEN PORNOGRAFI
Cari Bukti Perdagangan Orang, Polisi Datangi Rumah Pemilik Situs Nikahsirri.com
Selasa, 26 September 2017 - 17:00 WIB > Dibaca 373 kali Print | Komentar
Cari Bukti Perdagangan Orang, Polisi Datangi Rumah Pemilik Situs Nikahsirri.com
Pengelola situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus situs kontroversial nikahsirri.com terus didalami pihak kepolisian. Untuk mencari bukti penguat, polisi datang ke kediaman tersangka Aris Wahyudi, sang pengelola situs tersebut.

Sebab, diketahui bahwa dalam situs tersebut Aris menawarkan perawan sehingga diduga mengandung konten pornografi. Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, saat ini penyidik tengah menelusuri siapa saja yang menjadi klien dan mitra dari situs nikahsirri.com.

"Penyidik sedang mempelajari siapa saja yang menjadi klien dan mitra di situs itu," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Guna mencari bukti lain proses penyidikan, pihak kepolisian akan mendatangi rumah CEO nikahsirri.com Aris Wahyudi yang terletak di Jalan Manggis, Komplek TNI AU, Ankasa Puri, Jatimekar, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.

"Kami akan menyidik di Bekasi, sekarang ini sedang diidentifikasi. Kami belum dapatkan hasilnya," tuturnya.

Diterangkannya, hal itu dilakukan, untuk menidaklanjuti apakah ada klien atau mitra yang masih di bawah umur. Sebab, batas minimal umur kline dan mitra situs nikahsirri.com berumur 14 tahun.

"Mencari apakah ada anak dibawah umur, ini proses penyudikan lebih mendalam," jelasnya.

Di samping itu, penyidik juga menelusuri adanya unsur perdagangan wanita pada lelang perawan dan nikah siri tersebut.

"Sehingga kami bisa tahu persis tersangka ini ada perdagangan wanita entah apa. Sekarang kami sedang bekerja," tandasnya.

Polisi telah meringkus pemilik situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi pada Ahad (24/9/2017) dinihari. Itu karena situs jasa lelang perawan dan nikah siri tersebut mendapat kecaman dari elemen masyarakat dan pemerintah.

Akibat perbuatannya, Aris dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 27 Ayat (1) Jo Pasal 45 Ayat (1) UU Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, dengan pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda Rp1 miliar. (cr5)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
IKUTI JEJAK TONTOWI/LILIYANA
Dubai World Superseries Finals 2017, Marcus/Kevin Tembus Semifinal
Sabtu, 15 Desember 2017 - 21:00 wib
AKIBAT KETIADAAN BLANGKO
Ikut Soroti Kasus Novanto, Giring Nidji Ternyata Jadi Korban e-KTP
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:30 wib
GUGATAN DITOLAK
Kontroversial, Ini Tanggapan Fadli Zon soal Putusan MK Terkait LGBT
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:00 wib
DIGELAR MUI
Aksi Bela Palestina Akan Diramaikan Ribuan Alumni 212
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:30 wib
DITENTUKAN SETELAH MUNASLUB
Nama-nama Elite Golkar Ini Dinilai Pantas Jadi Ketua Parlemen
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:00 wib
DIJADIKAN IBUKOTA ISRAEL
Ditulis Orang yang Sama, Ini Penjelasan KPAI soal Buku Sebut Yerusalem
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:30 wib
SAAT RAPAT BAMUS DPR
PKS Kirim Surat soal Penarikan Fahri, Fadli Zon Bilang Begini
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:15 wib

Ratusan Ribu Hektre Sawit Di-Replanting
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:03 wib
JELANG MUNASLUB
Pengukuhan Airlangga sebagai Ketum Golkar Bakal Dihadiri Jokowi
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kasus Persekusi Ustaz Somad, FPI Sudah Buat Laporan

Jumat, 15 Desember 2017 - 17:40 WIB

Hukuman Penjara Seumur Hidup Mulai Mengancam Novanto, Penyebabnya...
Novanto Terdakwa Pertama dari Unsur Politik, Ini Komentar KPK
BK Segera Proses Persekusi terhadap UAS

Jumat, 15 Desember 2017 - 13:44 WIB

Setnov Belum Mau Sebut Politisi Lain

Jumat, 15 Desember 2017 - 13:37 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini