Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIDUGA BERUNSUR PORNOGRAFI
Sikapi Kasus Nikahsirri.com, Ini Imbauan Kementerian Agama
Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB > Dibaca 587 kali Print | Komentar
Sikapi Kasus Nikahsirri.com, Ini Imbauan Kementerian Agama
Situs nikahsirri.com. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemilik situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi (43) telah diamankan Polda Metro Jaya. Penangkapan itu dilakukan karena situs tersebut dinilai melelang perawan dan mengandung unsur pornografi.

Kementerian Agama Republik Indonesia yang ikut menyikapi hal itu berharap agar masyarakat bisa lebih berhati-hati dan tidak mudah terkecoh oleh oknum yang menyediakan jasa nikah siri. Menurut Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin, lembaga perkawinan adalah sesuatu yang sangat mulia dan dihargai oleh semua agama, terlebih Islam.

Oleh sebab itu, sepatutnya pernikahan harus dilaksanakan dengan tata cara dan spirit yang benar.

“Pernikahan itu sepatutnya dilaksanakan dengan mengikuti seluruh kaidah yang ada. Jangan melihat pernikahan hanya sebatas penyaluran kebutuhan seksual yang dilakukan dengan segala cara, sehingga menabrak norma dan nilai-nilai luhur agama,” katanya ketika dikonfirmasi, Senin (25/9/2017).

Dia menyatakan, situs nikahsirri.com telah membuat masyarakat resah. Sebab, praktik yang dilakukan oleh nikahsirri.com tidak sesuai nilai agama dan merendahkan manusia. Lantas, dia mendesak kepolisian untuk memproses para pelaku karena telah meresahkan dan merusak tatanan norma dan tata nilai di masyarakat.

Dengan tegas dia menyatakan, apa yang dilakukan pelaku telah mengeksploitasi perempuan dan melecehkan lembaga pernikahan.

“Pelaku ini harus diproses, pasalnya telah mengeksploitasi perempuan sebagai obyek seksual dan melecehkan lembaga pernikahan yang sangat agung di mata Islam," sebutnya.

Dikatakannya, tata cara pernikahan telah diatur secara rinci dan lengkap oleh fikih dan hukum positif dalam UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Karena itu, dia meminta kepada masyarakat agar memperhatikan seluruh persyaratan dan prosedur yang telah diatur oleh regulasi dan dilayani oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan yang tersebar di seluruh Nusantara.

“Kepada masyarakat untuk melaksanakan pernikahan dengan tata cara yang telah diatur oleh hukum positif melalui KUA. Catatkan peristiwa nikah di KUA agar para pihak yang terlihat dilindungi oleh hukum. Jauhi pernikahan tidak tercatat karena dapat merugikan perempuan dan anak-anak hasil pernikahan,” tuntasnya. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

BPJS TK Launching Perisai
Minggu, 24 Februari 2018 - 20:49 wib

APBD Rohul 2018 Dibatalkan
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:27 wib

Enam Perenang Ikuti Pembinaan di Bali
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:22 wib
Pencuri Motor dan Penadah Diringkus

Pencuri Motor dan Penadah Diringkus
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:18 wib

BPBD Riau Terbaik Tiga di Wilayah III
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:13 wib
DICARI DARI KEMENTERIAN LAIN
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:07 wib
Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak

Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:53 wib
PERSOALAN HARTA WARISAN
Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:47 wib
KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet

KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:46 wib
Promo Besar-besaran

Promo Besar-besaran
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:34 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Nyanyian Nazaruddin Harus Dibuktikan Secara Hukum

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:12 WIB

Besok, Dugaan Kelalaian KPU Diputuskan

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:42 WIB

Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

Hati-hati! Jangan Sampai Ada yang Numpang Tenar karena Kepulangan Novel
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini