Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIDUGA BERUNSUR PORNOGRAFI
Sikapi Kasus Nikahsirri.com, Ini Imbauan Kementerian Agama
Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB > Dibaca 397 kali Print | Komentar
Sikapi Kasus Nikahsirri.com, Ini Imbauan Kementerian Agama
Situs nikahsirri.com. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemilik situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi (43) telah diamankan Polda Metro Jaya. Penangkapan itu dilakukan karena situs tersebut dinilai melelang perawan dan mengandung unsur pornografi.

Kementerian Agama Republik Indonesia yang ikut menyikapi hal itu berharap agar masyarakat bisa lebih berhati-hati dan tidak mudah terkecoh oleh oknum yang menyediakan jasa nikah siri. Menurut Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin, lembaga perkawinan adalah sesuatu yang sangat mulia dan dihargai oleh semua agama, terlebih Islam.

Oleh sebab itu, sepatutnya pernikahan harus dilaksanakan dengan tata cara dan spirit yang benar.

“Pernikahan itu sepatutnya dilaksanakan dengan mengikuti seluruh kaidah yang ada. Jangan melihat pernikahan hanya sebatas penyaluran kebutuhan seksual yang dilakukan dengan segala cara, sehingga menabrak norma dan nilai-nilai luhur agama,” katanya ketika dikonfirmasi, Senin (25/9/2017).

Dia menyatakan, situs nikahsirri.com telah membuat masyarakat resah. Sebab, praktik yang dilakukan oleh nikahsirri.com tidak sesuai nilai agama dan merendahkan manusia. Lantas, dia mendesak kepolisian untuk memproses para pelaku karena telah meresahkan dan merusak tatanan norma dan tata nilai di masyarakat.

Dengan tegas dia menyatakan, apa yang dilakukan pelaku telah mengeksploitasi perempuan dan melecehkan lembaga pernikahan.

“Pelaku ini harus diproses, pasalnya telah mengeksploitasi perempuan sebagai obyek seksual dan melecehkan lembaga pernikahan yang sangat agung di mata Islam," sebutnya.

Dikatakannya, tata cara pernikahan telah diatur secara rinci dan lengkap oleh fikih dan hukum positif dalam UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Karena itu, dia meminta kepada masyarakat agar memperhatikan seluruh persyaratan dan prosedur yang telah diatur oleh regulasi dan dilayani oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan yang tersebar di seluruh Nusantara.

“Kepada masyarakat untuk melaksanakan pernikahan dengan tata cara yang telah diatur oleh hukum positif melalui KUA. Catatkan peristiwa nikah di KUA agar para pihak yang terlihat dilindungi oleh hukum. Jauhi pernikahan tidak tercatat karena dapat merugikan perempuan dan anak-anak hasil pernikahan,” tuntasnya. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
RESMI JADI KADER
Elektabilitas Prabowo Dibebankan kepada Ahmad Dhani? Ini Kata Gerindra
Kamis, 18 Oktober 2017 - 21:00 wib
REGISTRASI SIM CARD PRABAYAR
Unik, Kemenkominfo Gunakan Ibu "Pengabdi Setan" untuk Pemberitahuan
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:45 wib
TIMBULKAN PRO DAN KONTRA
Belum Bersikap, Mendagri Pelajari Teks Pidato Anies Singgung Pribumi
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:30 wib
JADI PERTIMBANGAN
Tolak Pembentukan Densus Antikorupsi, JK Diyakini Sudah Tanya Menteri
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:15 wib
PILIH LIBURAN KE LABUAN BAJO
Djarot Tak Hadir Sertijab, Pengamat: Kelihatan Panggung Aslinya
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:00 wib
HASIL SURVEI MEDIAN
Ternyata, Prabowo Jadi Pilihan Konstituen Parpol Pendukung Pemerintah
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:40 wib
BUTUH WAKTU 27 MENIT
Denmark Open, Tunggal Putra Indonesia Melaju ke Babak Kedua
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:30 wib
SIRATKAN KETIDAKSETUJUAN
Jusuf Kalla Dikritik Fahri Hamzah Terkait Densus Tipikor
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:20 wib
PERNAH IKUT KONVENSI DEMOKRAT
Mungkinkah Anies Berambisi Maju Pilpres 2019? Ini Kata Pengamat
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:10 wib
PANDANGAN PENGAMAT
Anies Berpeluang Diusung Tiga Partai Ini di Pilpres 2019
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Laporan terhadap Anies Baswedan Masih Dikaji Mabes Polri
Dalam Sel, Dua Napi Perempuan Miliki Sabu

Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:53 WIB

Satu Anggota Saracen Segera Disidangkan

Rabu, 18 Oktober 2017 - 09:11 WIB

Ganti Rugi Jembatan Lubukjambi Belum Tuntas

Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:16 WIB

Deyu Minta Dikonfrontir dengan Nama-nama yang Disebutnya
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini