Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIDUGA BERUNSUR PORNOGRAFI
Sikapi Kasus Nikahsirri.com, Ini Imbauan Kementerian Agama
Selasa, 26 September 2017 - 16:15 WIB > Dibaca 504 kali Print | Komentar
Sikapi Kasus Nikahsirri.com, Ini Imbauan Kementerian Agama
Situs nikahsirri.com. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemilik situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi (43) telah diamankan Polda Metro Jaya. Penangkapan itu dilakukan karena situs tersebut dinilai melelang perawan dan mengandung unsur pornografi.

Kementerian Agama Republik Indonesia yang ikut menyikapi hal itu berharap agar masyarakat bisa lebih berhati-hati dan tidak mudah terkecoh oleh oknum yang menyediakan jasa nikah siri. Menurut Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin, lembaga perkawinan adalah sesuatu yang sangat mulia dan dihargai oleh semua agama, terlebih Islam.

Oleh sebab itu, sepatutnya pernikahan harus dilaksanakan dengan tata cara dan spirit yang benar.

“Pernikahan itu sepatutnya dilaksanakan dengan mengikuti seluruh kaidah yang ada. Jangan melihat pernikahan hanya sebatas penyaluran kebutuhan seksual yang dilakukan dengan segala cara, sehingga menabrak norma dan nilai-nilai luhur agama,” katanya ketika dikonfirmasi, Senin (25/9/2017).

Dia menyatakan, situs nikahsirri.com telah membuat masyarakat resah. Sebab, praktik yang dilakukan oleh nikahsirri.com tidak sesuai nilai agama dan merendahkan manusia. Lantas, dia mendesak kepolisian untuk memproses para pelaku karena telah meresahkan dan merusak tatanan norma dan tata nilai di masyarakat.

Dengan tegas dia menyatakan, apa yang dilakukan pelaku telah mengeksploitasi perempuan dan melecehkan lembaga pernikahan.

“Pelaku ini harus diproses, pasalnya telah mengeksploitasi perempuan sebagai obyek seksual dan melecehkan lembaga pernikahan yang sangat agung di mata Islam," sebutnya.

Dikatakannya, tata cara pernikahan telah diatur secara rinci dan lengkap oleh fikih dan hukum positif dalam UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Karena itu, dia meminta kepada masyarakat agar memperhatikan seluruh persyaratan dan prosedur yang telah diatur oleh regulasi dan dilayani oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan yang tersebar di seluruh Nusantara.

“Kepada masyarakat untuk melaksanakan pernikahan dengan tata cara yang telah diatur oleh hukum positif melalui KUA. Catatkan peristiwa nikah di KUA agar para pihak yang terlihat dilindungi oleh hukum. Jauhi pernikahan tidak tercatat karena dapat merugikan perempuan dan anak-anak hasil pernikahan,” tuntasnya. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR PERTENGAHAN FEBRUARI
Duel Super Panas Tersaji di Babak 16 Besar Liga Champions, Ini Hasil Undiannya
Senin, 11 Desember 2017 - 20:45 wib
SIDANG PRAPERADILAN KASUS E-KTP
Saksi Ahli Sebut Hak Novanto Dirampas, KPK: Kami Terkejut
Senin, 11 Desember 2017 - 20:30 wib
USAI RAPAT BAMUS
Batal Jadi Ketua DPR, Begini Komentar Aziz Syamsudin
Senin, 11 Desember 2017 - 20:20 wib
PENUHI PANGGILAN
Sambangi KPK Terkait Kasus Novanto, Ini Komentar Eks Wartawan Metro TV
Senin, 11 Desember 2017 - 20:10 wib
TERKAIT TUDINGAN SUDAH MENIKAH
Ayu Ting Ting Kaget Periasnya Disomasi Via Vallen
Senin, 11 Desember 2017 - 20:00 wib
PUNCAK PERINGATAN HAKI
Kasus Korupsi Jerat 313 Kepala Daerah dalam 13 Tahun Terakhir
Senin, 11 Desember 2017 - 19:40 wib
TERKAIT TARGET PEMERINTAH
Meski Sering Dikritik, Menko Darmin Sebut Ekonomi Indonesia Baik, Alasannya
Senin, 11 Desember 2017 - 19:30 wib
LAKUKAN PREVENTIVE STRIKE
Jelang Natal dan Tahun Baru, Polri Belum Dengar Informasi Adanya Teror
Senin, 11 Desember 2017 - 19:20 wib
SHARING DAN EDUKASI INKLUSI
Kesadaran Pajak Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi
Senin, 11 Desember 2017 - 19:14 wib
TERKAIT ADANYA PRODUK KEDALUWARSA
YLKI Imbau Konsumen Waspadai Diskon dan Cuci Gudang Akhir Tahun
Senin, 11 Desember 2017 - 19:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Saksi Ahli Sebut Hak Novanto Dirampas, KPK: Kami Terkejut
Sambangi KPK Terkait Kasus Novanto, Ini Komentar Eks Wartawan Metro TV
Kasus Korupsi Jerat 313 Kepala Daerah dalam 13 Tahun Terakhir
Jelang Natal dan Tahun Baru, Polri Belum Dengar Informasi Adanya Teror
Suka Mainkan Harga Jelang Tahun Baru, Ini Ancaman Polri untuk Mafia Pangan
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us