Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Dugaan Korupsi Pajak Kendaraan Bermotor Belum Ada Tersangka
Selasa, 26 September 2017 - 12:08 WIB > Dibaca 492 kali Print | Komentar
Dugaan Korupsi Pajak Kendaraan Bermotor Belum Ada Tersangka
ilustrasi
Berita Terkait



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskirmsus) Polda Riau hingga kini tak kunjung menetapkan tersangka, setelah mengulang penyidikan  setelah surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dugaan korupsi pajak kendaraan bermotor dikembalikan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Penyidik masih berkutat pada pemeriksaan belasan saksi dan penghimpunan barang bukti.

Korupsi pajak kendaraan bermotor di Dispenda Riau ini diduga dilakukan terhadap ratusan kendaraan roda empat dengan jumlah mencapai miliaran rupiah. Kasus ini bergulir saat Ditreskrimsus Polda Riau mencurigai adanya korupsi pajak kendaraan di Dispenda Riau. Hasil penyidikan, polisi menemukan barang bukti sebanyak 400 mobil memiliki surat ketetapan pajak daerah (SKPD) tanpa izin Direktorat Lalu Lintas Polda Riau. Akibat korupsi yang terjadi sejak 2014 itu, ditaksir kerugian negara mencapai miliaran rupiah.

Dalam penyidikan ulang ini, penggeledahan sempat dilakukan terhadap Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Jumat (8/9) lalu. Dari penggeledahan diamankan berbagai dokumen yang terkait dengan  kasus yang ditangani.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Senin (25/9)  mengatakan, dalam penyidikan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti terkait. ‘’Masih, kita kumpulkan bukti, saksi sudah belasan orang dari pihak Dispenda (Bapenda, red) serta Samsat,’’ kata Guntur.

Korupsi pajak kendaraan itu terbongkar saat anggota kepolisian lalu lintas merazia sebuah mobil yang melanggar rambu lalu lintas. Saat surat-surat kendaraan diperiksa, ditemukan keganjilan pada surat ketetapan pajak daerah. Surat itu dikeluarkan tanpa persetujuan Ditlantas Polda Riau. Dari penelusuran yang dilakukan,  setidaknya 400 kendaraan memiliki surat ketetapan pajak daerah yang tidak wajar.

Guntur menyebut, hingga kini pihaknya memang belum melakukan penetapan tersangka. Penyidik masih perlu merangkum keterangan saksi dan ahli, serta menunggu hasil audit. ‘’Belum penetapan tersangka,’’ imbuhnya.

Tahun 2016 lalu, Polda Riau merilis dan dimuat dalam berbagai pemberitaan bahwa sudah menetapkan empat pegawai Dinas Pendapatan Daerah Riau sebagai tersangka korupsi pajak kendaraan bermotor. Mereka adalah D dan J. Mereka pegawai rendahan di bawah koordinasi SY, Kepala Seksi Penagihan dan Pembukuan dan WD, Kepala Seksi Penerimaan dan Penetapan.(ali)





Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
POLITIK
Kewajiban Konstitusional DPD RI Belum Optimal
Sabtu, 18 November 2017 - 13:28 wib

TNI-Polri Bebaskan 344 Warga Terisolasi
Sabtu, 18 November 2017 - 12:57 wib
Babak 8 Besar Liga 2 2017
Masih Bingung Hitung Kerugian
Sabtu, 18 November 2017 - 11:55 wib
Egy Maulana Vikri
Klub Malaysia Getol Buru Tanda Tangan Egy
Sabtu, 18 November 2017 - 11:53 wib
China Open Super Series Premier (SSP) 2017
Dua Ganda Putra Melesat ke 8 Besar
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib

Usai Dipindah, KPK Tahan Setnov
Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 wib
Menjemput Beruang Madu di Pelosok Kampar
Dari Sehat, Tiba-tiba Sakit, Lalu Mati
Sabtu, 18 November 2017 - 11:39 wib

Hukuman RZ Dipangkas 4 Tahun
Sabtu, 18 November 2017 - 11:38 wib

Lanjutkan Sukses SEA Games di Prancis Open
Sabtu, 18 November 2017 - 11:33 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Usai Dipindah, KPK Tahan Setnov

Sabtu, 18 November 2017 - 11:45 WIB

Hukuman RZ Dipangkas 4 Tahun

Sabtu, 18 November 2017 - 11:38 WIB

Novanto Sempat Disembunyikan Jurnalis Metro TV? Ini Kata Polisi
Pemenang Sayembara Cari Novanto Ternyata Bukan Tiang Listrik, melainkan...
Setya Novanto Kecelakaan Naik Fortuner, Begini Penjelasan Toyota
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us