Wonderful Indonesia
ANALISIS PENGAMAT POLITIK
Penayangan Film G30S/PKI Terancam Batal jika Simpatisan PKI Bergerak
Senin, 25 September 2017 - 20:20 WIB > Dibaca 3810 kali Print | Komentar
Penayangan Film G30S/PKI Terancam Batal jika Simpatisan PKI Bergerak
Penggalan film G30S PKI. (YOUTUBE)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tekanan dari pihak-pihak yang tidak suka akan adanya film G30S/PKI, menjadi salah satu alasan penayangan film itu oleh stasiun televisi swasta TV One terancam batal.

Hal itu merupakan analisa pengamat politik, Ahmad Baidhowi. Dia menilai, ajakan nonton bareng (Nobar) film G30S yang pertama kali digaungkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pasti akan mendapatkan banyak perlawanan.

"Setelah adanya perintah nobar film G 30S PKI, muncul dengan sendirinya orang-orang yang menentangnya. Patut diduga, orang-orang ini simpatisan PKI. Rakyat bisa menilai sendiri siapa saja mereka, tanpa harus Panglima TNI menunjukkan orangnya,” katanya saat dihubungi, Senin (25/9/2017).

Menurutnya, Panglima TNI tengah memainkan taktik yang sangat efektif untuk memberikan informasi kepada rakyat siapa saja pihak-pihak yang menjadi simpatisan PKI saat ini.

"Kalau Panglima menuduh simpatisan PKI tanpa bukti bisa saja dituntut. Tetapi, dengan orang-orang yang protes terhadap nobar, maka rakyat bisa menilai siapa saja simpatisan PKI itu,” paparnya.

Di luar itu, dia memandang antusiasme nobar film G 30S PKI menunjukkan rakyat Indonesia percaya penuh kepada Panglima TNI.

"Langkah yang dilakukan Panglima TNI dengan mengajak nobar sudah sangat tepat di tengah krisis ideologi masyarakat,” jelasnya.

"Rakyat bersama-sama dengan TNI nobar. Dan rakyat dengan antusias bergotong royong untuk nobar,” imbuhnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
IKUTI JEJAK TONTOWI/LILIYANA
Dubai World Superseries Finals 2017, Marcus/Kevin Tembus Semifinal
Sabtu, 15 Desember 2017 - 21:00 wib
AKIBAT KETIADAAN BLANGKO
Ikut Soroti Kasus Novanto, Giring Nidji Ternyata Jadi Korban e-KTP
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:30 wib
GUGATAN DITOLAK
Kontroversial, Ini Tanggapan Fadli Zon soal Putusan MK Terkait LGBT
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:00 wib
DIGELAR MUI
Aksi Bela Palestina Akan Diramaikan Ribuan Alumni 212
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:30 wib
DITENTUKAN SETELAH MUNASLUB
Nama-nama Elite Golkar Ini Dinilai Pantas Jadi Ketua Parlemen
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:00 wib
DIJADIKAN IBUKOTA ISRAEL
Ditulis Orang yang Sama, Ini Penjelasan KPAI soal Buku Sebut Yerusalem
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:30 wib
SAAT RAPAT BAMUS DPR
PKS Kirim Surat soal Penarikan Fahri, Fadli Zon Bilang Begini
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:15 wib

Ratusan Ribu Hektre Sawit Di-Replanting
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:03 wib
JELANG MUNASLUB
Pengukuhan Airlangga sebagai Ketum Golkar Bakal Dihadiri Jokowi
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Aksi Bela Palestina Akan Diramaikan Ribuan Alumni 212

Jumat, 15 Desember 2017 - 19:30 WIB

Februari, Semua Angkutan Online Harus Patuhi Standar

Jumat, 15 Desember 2017 - 10:29 WIB

MK Cabut Larangan Nikah Satu Kantor

Jumat, 15 Desember 2017 - 10:27 WIB

Kemendikbud Keluarkan Ralat Ibu Kota Israel

Jumat, 15 Desember 2017 - 00:02 WIB

Pesan AM Fatwa ke Tjahjo: Hati-hati soal Kolom Aliran Kepercayaan
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini