Wonderful Indonesia
Trek Alam dan Bukit Awan Menjadi Magnet Toraja Mountainbike 2017
Minggu, 24 September 2017 - 07:27 WIB > Dibaca 665 kali Print | Komentar
Trek Alam dan Bukit Awan Menjadi Magnet Toraja Mountainbike 2017
Trek Alam dan Bukit Awan Menjadi Magnet Toraja Mountainbike 2017.
TORAJA - Toraja Mountainbike 2017 bukan cuma memacu adrenalin peserta beradu nyali menuruni jalan perbukitan Toraja, lebih dari itu para pesepeda mendapat bonus pemandangan alam sepanjang 21 KM selama kurang lebih 2 jam bersepeda. 

Sport Tourism menurut Menpar Arief Yahya adalah cara pintar daerah untuk membangun infrastruktur dan sekaligus mempromosikan daerahnya. Sebab, media value atau indirect impact nya jauh lebih besar, di hampir semua sport event berkaliber dunia. 

"Tentu juga ada direct impact nya buat masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di daerah. Memperkenalkan Toraja melalui cycling itu lebih dahsyat promosinya," ungkap Arief Yahya. 

Gumpalan awan putih dan kabut pegunungan menyambut para peserta saat start di Tongkonan Lampe, Sabtu, (23/9).  Sebanyak 384 peserta mulai dari dewasa sampai anak-anak ambil bagian dalam event bertajuk ‘Jelajah Negeri di Atas Awan’ ini.

Sebelum start, panitia mementaskan tarian tradisional khas Toraja, Tarian Ma’Gellu lengkap dengan iringan instrumen musik suling dan gendang Toraja. Selama 10 menit panitia menyuguhkan pentas seni pada peserta.
Hendry Noviardi selaku Kepala Bidang Promosi Wisata Alam Kementrian Pariwisata didampingi Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Toraja Utara, Harli Patriatno melepas peserta pukul 8 pagi WITA waktu setempat. 

Menuruni perbukitan sepanjang 21 KM dari start sampai finis di Lapangan Bakti, para peserta mendapat panorama alam perbukitan Toraja. Mereka melewati perkampungan adat dengan rumah-rumah tradisional Toraja, Tongkonan. 

Kemudian para peserta diajak melintasi bukit dengan jalur tebing  berkelok-kelok di sisi sungai . Trek ini menuntut fisik para peserta. Bahkan, banyak dari mereka menyerah karena trek terlalu berat. Para peserta mengakhiri perjalanan sekitar pukul 11 siang.

Harli menjelaskan, Disbudpar Toraja Utara sedang gencar  mempromosikan wisata alam di samping terus menggiatkan wisata budaya di Toraja. Dia menyadari betul segmentasi wisata budaya sangat  sempit atau terbatas.  

Melihat  fakta itu, Hari menilai, Disbudpar perlu menggenjot atraksi wisata lain untuk mendukung destiansi wisata alam. Harli berharap, melalui event Toraja Mountainbike 2017 bisa menjadi “batu loncatan” Dispudpar Toraja Utara untuk mempromosikan wisata alam.

“Kami berharap, melalui ajang sepeda gunung ini menjadi pintu masuk diversifikasi destinasi wisata alam di Toraja. Apalagi dengan kontur pegununan, olahraga-olaharaga bersifat petualangan seperti paralayang, off-road dan motor trail cocok di Toraja,” ujar Harli di lokasi start.

Rampung bersepada, panitia menggelar pertunjukan musik di Lapangan Bakti. Panitia membagi-bagikan doorprize kepada peserta berupa alat-alat elektronik sampai motor. Peserta Toraja Mountaibike 2017 bukan hanya berasal dari Toraja, tetapi juga dari luar daerah seperti Makassar, Gowa, sampai Pangkep. 


Selain dari Sulawesi. Peserta bukan hanya dari Sulawesi tetapi juga berasal dari Kalimantan dan Papua. Terbukti,  event Toraja Mountainbike 2017 telah menjadi daya tarik bagi penggila sepeda.

Senada dengan Harli, Hendry, merasa Toraja Mountaibike wajib menjadi agenda tetap. Terlebih, Toraja Utara sudah dua kali menghelat dua agenda serupa pada 2011 dan 2013 lalu. Atraksi -atraksi wisata itu bukan sebatas sepeda gunung, tetapi bisa berkembang menjadi trekking, rafting bahkan potensi atraksi panjat tebing bisa menjadi atraksi menantang di Toraja Utara.

“Sport tourism harus berkembang di Toraja. Terlebih, melihat kontur pegunungan, Toraja berpotensi besar mengundang wisman dan wisnus untuk mencoba destinasi wisata alam baru di sini selain wisata budaya. Atraksi -atraksi wisata wajib dikembangkan untuk mendukung destinasi wisata alam di sini, ” papar Hendry.(*)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
IKUTI JEJAK TONTOWI/LILIYANA
Dubai World Superseries Finals 2017, Marcus/Kevin Tembus Semifinal
Sabtu, 15 Desember 2017 - 21:00 wib
AKIBAT KETIADAAN BLANGKO
Ikut Soroti Kasus Novanto, Giring Nidji Ternyata Jadi Korban e-KTP
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:30 wib
GUGATAN DITOLAK
Kontroversial, Ini Tanggapan Fadli Zon soal Putusan MK Terkait LGBT
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:00 wib
DIGELAR MUI
Aksi Bela Palestina Akan Diramaikan Ribuan Alumni 212
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:30 wib
DITENTUKAN SETELAH MUNASLUB
Nama-nama Elite Golkar Ini Dinilai Pantas Jadi Ketua Parlemen
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:00 wib
DIJADIKAN IBUKOTA ISRAEL
Ditulis Orang yang Sama, Ini Penjelasan KPAI soal Buku Sebut Yerusalem
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:30 wib
SAAT RAPAT BAMUS DPR
PKS Kirim Surat soal Penarikan Fahri, Fadli Zon Bilang Begini
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:15 wib

Ratusan Ribu Hektre Sawit Di-Replanting
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:03 wib
JELANG MUNASLUB
Pengukuhan Airlangga sebagai Ketum Golkar Bakal Dihadiri Jokowi
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:00 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Festival Danau Ranau 2017 Tawarkan Eksotime Alam dan Budaya
Pesona Nuansa Adat Budaya Bali di Pemuteran Bay  Festival 2017
Ini Dia Dukungan BRI untuk ViWI 2018 di Rakornas IV Pariwisata
Buyers Antusias, Macau Potensi Baru Pariwisata Indonesia
Halaltraveling, halalkan gaya hidupmu

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:37 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini