Wonderful Indonesia
Polisi Telusuri Masuknya 12 Ton Bahan PCC
Sabtu, 23 September 2017 - 09:40 WIB > Dibaca 1672 kali Print | Komentar
Polisi Telusuri Masuknya 12 Ton Bahan PCC
Berita Terkait



BINTAN (RIAUPOS.CO) - Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigudsian memerintahkan jajarannya menelusuri jalur pengiriman 12 ton serbuk obat berbahaya yang masuk ke Kepri. Tim gabungan yang terdiri atas Ditnarkoba dan Ditreskrimsus Polda Kepri diminta bekerja dan mengungkap modus dari kelompok yang mengekspor bahan baku pembuat pil PCC tersebut.

‘’Bagaimana barang ini aman-aman saja masuk dari India ke Singapura, Batam, Bintan dan rencana akan dibawa ke Jakarta. Saya minta tim bekerja mencari tahu itu, apakah mereka menggunakan jalur biasa? Padahal, barang yang mereka angkut sudah dilarang sejak tahun 2013,’’ tegasnya.

Sejauh ini, untuk mengelabui aparat, ia menerangkan, kelompok ini membuat dokumen barang sparepart sehingga lolos masuk ke Batam. Akan tetapi, ini akan ditelusuri, sebab barang obat berbahaya ini diduga akan dipasok ke berbagai tempat di Pulau Jawa dan sebagai bahan baku dari pil PCC. ‘’Kita menduga dari bahan baku yang sama ini, ada keterkaitan hubungan antara jaringan yang melakukan penyebaran di tempat lain, di Pulau Jawa. Seperti penangkapan terhadap pemasok obat PCC yang dilakukan Bareskrim Polri, baru-baru ini,’’ ungkap Sam saat melakukan ekspose di Polres Bintan, Jumat (22/9). Dengan tertangkapnya kelompok ini, telah memutus jaringan pemasok bahan baku pil PCC. Dari 480 tong bahan baku obat berbahaya itu, ia menyebut, sebanyak 395 tong adalah bahan yang biasa digunakan untuk bahan baku pil PCC, yakni Carisoprodol.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
RESMI JADI KADER
Elektabilitas Prabowo Dibebankan kepada Ahmad Dhani? Ini Kata Gerindra
Kamis, 18 Oktober 2017 - 21:00 wib
REGISTRASI SIM CARD PRABAYAR
Unik, Kemenkominfo Gunakan Ibu "Pengabdi Setan" untuk Pemberitahuan
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:45 wib
TIMBULKAN PRO DAN KONTRA
Belum Bersikap, Mendagri Pelajari Teks Pidato Anies Singgung Pribumi
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:30 wib
JADI PERTIMBANGAN
Tolak Pembentukan Densus Antikorupsi, JK Diyakini Sudah Tanya Menteri
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:15 wib
PILIH LIBURAN KE LABUAN BAJO
Djarot Tak Hadir Sertijab, Pengamat: Kelihatan Panggung Aslinya
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:00 wib
HASIL SURVEI MEDIAN
Ternyata, Prabowo Jadi Pilihan Konstituen Parpol Pendukung Pemerintah
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:40 wib
BUTUH WAKTU 27 MENIT
Denmark Open, Tunggal Putra Indonesia Melaju ke Babak Kedua
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:30 wib
SIRATKAN KETIDAKSETUJUAN
Jusuf Kalla Dikritik Fahri Hamzah Terkait Densus Tipikor
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:20 wib
PERNAH IKUT KONVENSI DEMOKRAT
Mungkinkah Anies Berambisi Maju Pilpres 2019? Ini Kata Pengamat
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:10 wib
PANDANGAN PENGAMAT
Anies Berpeluang Diusung Tiga Partai Ini di Pilpres 2019
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Cyber Patrol Pantau Status di Medsos

Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:34 WIB

271 Kasus Konflik Tanah di Sumbar Tak Tuntas

Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:33 WIB

Petugas BC dan Bareskrim Tangkap Empat Awak Kapal

Selasa, 17 Oktober 2017 - 11:24 WIB

Wisatawan Asing Sumbar Turun

Selasa, 17 Oktober 2017 - 11:19 WIB

Kepri Perlu Investasi Rp70 T

Kamis, 12 Oktober 2017 - 11:15 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini