Wonderful Indonesia
Perihal Bunga Bangkai di Cagar Alam Bukit Bungkuk dan Desa Bukit Melintang, Kampar (1)
Tumbuh karena Hutannya Masih Terjaga
Jumat, 22 September 2017 - 14:38 WIB > Dibaca 1207 kali Print | Komentar
Tumbuh karena Hutannya Masih Terjaga
FOTO BERSAMA: Pengunjung foto bersama di bawah bunga bangkai langka amorphopallus gigas yang ditemukan di Cagar Alam Bukit Bungkuk, Kampar, baru-baru ini. Hutan alam yang masih terjaga berpotensi menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata alam.
Berita Terkait

Bisa Jadi Lokasi Wisata Alam Terbesar

Lagi, Puluhan Bunga Bangkai Ditemukan



Bunga bangkai (amorphopallus gigas) kembar ditemukan di kawasan Cagar Alam Bukit Bungkuk, Kampar, Rabu (13/9) lalu. Ini kabar yang tidak biasa. Apalagi salah satunya diklaim yang tertinggi di dunia.

KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Tanpa ragu Riau Pos bergegas berangkat memenuhi unda­ngan tim lapangan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Riau. Beruntung sekali, karena masuk dalam kawasan ini tidak bisa dengan bebas.

Harus ada izin pihak terkait, seperti Dinas Kehutanan dan BBKSDA. Keberangkatan Kamis (14/9) itu untuk melihat dan mengukur langsung bunga tersebut. Setelah diukur, tinggi bunga mencapai 3,97 meter (bunga 1) dan 3,30 meter (bunga 2). Lalu, diyakini inilah bunga bangkai tertinggi di dunia. Tapi kemudian BBKSDA melakukan pengukuran ulang, Senin (18/9). Ternyata hasilnya lebih tinggi, yakni mencapai 4,3 meter (bunga 1) dan 3,50 meter (bunga 2).

Sepanjang jalan menuju lokasi bunga yang berjarak sekitar 2 km dari Desa Bukit Melintang, tim me­lalui jalur sungai. Masyarakat setempat menyebutnya Sungai Singalan. Persis di tepi sungai inilah bunga itu tumbuh dan mekar. Suara air sungai terdengar renyah. Arusnya mengalir di antara bebatuan warna-warni; cokelat, putih tulang, bahkan kemerah-kemerahan. Di antaranya juga berwarna hijau karena diselimuti lumut. Baik di permukaan maupun dasar lubuk yang dalamnya mencapai 4-5 meter. Salah satunya Lubuk Sati. Sejuk. Jernih. Bersih. Tak lengah, setiap kali melewati lubuk, langsung terjun, menyelam, berenang dan memilih air terbersih untuk langsung diminum. Ah, segar.

Suara ungko (hylobates agilis), sejenis kera arboreal yang termasuk ke dalam suku hylobatidae, terdengar nyaring. Terpekik-pekik panjang seperti orang minta tolong. Bersahut-sahutan. Sangat bising. Padahal perjalanan belum sampai satu jam. Ungko-ungko ini menggantungkan hidupnya pada hutan alami, dan mereka memakan buah dari hutan alam juga. Perubahan kondisi hutan dan pemanfaatan yang tidak semestinya, hewan yang hanya ada di Pulau Sumatera ini telah dinyatakan dalam status endangered (terancam punah).

Pohon-pohon berkualitas sebesar empat kali tubuh orang dewasa dan tinggi, juga banyak ditemukan di sepanjang tepian sungai. Ada meranti (shorea sp), bintangur (calophyllum spp), kempas (koompassia malaccensis maing), keruing (dipterocarpus sp), balam (palaquium gulta), durian hutan (durio sp), kulim (scorodocarpus boonensis), suntai (palagium walsunrifolium), dan rengas (gluta renghas). Pinang hutan juga banyak ditemukan. Tak heran, jika terik matahari yang memburat di celah ranting dan daun siang menjelang petang itu tidak terasa hangatnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DUKUNGAN UNTUK EKOSISTEM DIGITAL YANG POSITIF
Family Protect, Layanan Internet Aman dari Telkomsel
Selasa, 16 Oktober 2017 - 17:45 wib

Menghadirkan Busana Muslimah Berfashion
Selasa, 16 Oktober 2017 - 15:48 wib
PEKANBARU CLEAN
Desain Indah, Agar Warga Cintai Lingkungan
Selasa, 16 Oktober 2017 - 15:32 wib

Mesin Sensor Internet Rp194 M
Selasa, 16 Oktober 2017 - 13:30 wib

Dinilai Tidak Akan Efektif
Selasa, 16 Oktober 2017 - 13:07 wib

Urban View + Yoga = Positive Vibes
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:30 wib
Kabupaten Rokan Hilir
Bupati Apresiasi Peran Mahasiswa
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:21 wib

Benturan Keras, Kiper Persela Meninggal
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:12 wib
Pekanbaru, riau
MAN 2 Pekanbaru Juara Olimpiade Science
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:10 wib
Pekanbaru, riau
BEI Riau Ajak Menabung Saham
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:08 wib
Cari Berita
Begini Ceritanya Terbaru
Lama Dipasung, Zulkaisar Dikirim ke RSJ Tampan

Senin, 16 Oktober 2017 - 10:47 WIB

Teror Istri Tua

Senin, 16 Oktober 2017 - 10:40 WIB

Pacar Tak Tahu Diri

Sabtu, 14 Oktober 2017 - 10:46 WIB

Izinkan Suami Nikah dengan Orang Kaya

Jumat, 13 Oktober 2017 - 10:33 WIB

Maling Sikat Lima Laptop di Ruangan Kelas

Jumat, 13 Oktober 2017 - 10:11 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini