Wonderful Indonesia
Perjuangan Partito Berdakwah di Pedalaman Mentawai
Terjungkal ke Laut, Diminta Tausiyah di Gereja
Jumat, 22 September 2017 - 11:46 WIB > Dibaca 3055 kali Print | Komentar
Terjungkal ke Laut, Diminta Tausiyah di Gereja
TAUSIAH: Partito menyampaikan tausiah di salah satu masjid di Pedalaman Mentawai, Sumatera Barat, beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Menjadi pendakwah di daerah pedalaman bukanlah perkara yang mudah. Apalagi di tengah masyarakat yang mayoritas non-muslim. Banyak rintangan yang harus dihadapi. Selain budaya masyarakat, akses yang tak mudah menjadi hambatan dalam menyiarkan agama Islam. Namun hal tersebut bukan halangan bagi Partito.

PADANG (RIAUPOS.CO) - MENGGELUTI dunia dakwah dan membawa misi menyebarkan Islam di daerah pedalaman  Mentawai sudah dilakoni Portito sejak 9 tahun lalu. Pria asli Solok itu, memilih berdakwah di daerah pedalaman dengan alasan panggilan jiwa. Salah satu tempat yang dipilihnya adalah Kepulauan Mentawai, tepatnya di Sagulubbek, Kecamatan Siberut Barat Daya. Ini merupakan daerah terluar Indonesia dan langsung berhadapan dengan Samudera Indonesia.

Portito menuturkan, pada tahun 2009, ia diutus ke Mentawai untuk menegakkan ajaran Islam. Sekitar enam tahun, ia habiskan di daerah pedalaman yang masyarakatnya baru mengenal pakaian dan masih memakai kabit atau koteka (pakaian khas daerah Mentawai).

Memutuskan berdakwah di Bumi Sikerei bukanlah hal yang mudah. Karena Pulau Mentawai merupakan pusat gempa yang sewaktu-waktu dapat terjadi tsunami. Namun, akhir 2008, ia putuskan untuk menetap di pulau tersebut dan mulai mengenal kebudayaan dan masyarakatnya.  

Tak terbilang kendala yang dialaminya ketika berdakwah di daerah itu. Mulai dari terapung di tengah laut, terjun di tengah laut dari speed boat yang ditumpanginya karena dihantam ombak, terjungkal ke laut hingga penolakan secara tidak langsung dari masyarakat yang tidak menginginkan kehadirannya.

‘’Pernah suatu ketika, ada orang murtad yang ketika mendengar azan selalu mengeraskan volume radionya. Sehingga suara keras radio itu  menandingi suara azan. Tapi tiba-tiba saja, radionya masuk pasir dan tidak bisa lagi menandingi suara azan. Mungkin itu lah cara Allah menunjukkan kekuasaannya,’’ ujar Partito via WhatsApp kepada Padang Ekspres (Riau Pos Group, red), Rabu (20/9).  

Menurutnya, berdakwah di Mentawai tidak semudah membalikan telapak tangan. Ia harus berpandai-pandai, karena masyarakat di pulau itu sangat sensitif. Partito harus mempelajari karakteristik masyarakat. Bapak satu anak ini tidak pernah menyentuh adat istiadat, sebelum mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Pretzel, si Kue Gurih Manis Asal Eropa
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:12 wib

STMIK Hang Tuah-Multimatics Jalin MoU
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:09 wib

RESEP PRETZEL RUMAHAN
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:06 wib

OSIS SMAN 12 Pekanbaru Taja Lomba Antar Kelas
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:05 wib

Dinas Koperasi dan UKM Pekanbaru Gelar FGD Ranperda
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:00 wib
YANG KENA PECAT DIREHABILITASI
Airlangga Beri Jabatan pada Kader yang Dicopot Setya Novanto
Kamis, 14 Desember 2017 - 01:12 wib
GANTIKAN SETYA NOVANTO
Rabu Tengah Malam, Airlangga Hartarto Ditetapkan Jadi Ketua Umum Golkar
Kamis, 14 Desember 2017 - 00:55 wib
BERPOTENSI MEMBERIKAN ANCAMAN
Sabtu Lusa Ada Asteroid Bergerak Mendekati Bumi
Kamis, 14 Desember 2017 - 00:32 wib
SIGRA DI POSISI TERATAS
Jelang Tutup Tahun, Daihatsu Jual Mobil 173.353 Unit
Kamis, 14 Desember 2017 - 00:12 wib
MARET, PENERIMAAN DIBUKA
Syarat Ini Jadi Prioritas untuk Lulus Jadi CPNS
Kamis, 14 Desember 2017 - 00:10 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Penerimaan Dana Bagi Hasil Kepri untuk 2018 Turun Drastis
Ke Tanjungpinang? Selfienya di Sini Lho...

Rabu, 13 Desember 2017 - 18:27 WIB

Desak Pergub, Pengusaha Angkot Demo

Selasa, 12 Desember 2017 - 11:30 WIB

Nasib Anjing Bertukar dengan Melayangnya Nyawa Manusia

Selasa, 12 Desember 2017 - 01:16 WIB

Kenagarian Padang Sibusuk Dilanda Air Bah

Senin, 11 Desember 2017 - 10:44 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us