Wonderful Indonesia
DINILAI PENUH UNSUR KEKERASAN
KPAI Minta Sekolah Kaji Kembali Rencana Pemutaran Film G30S/PKI
Rabu, 20 September 2017 - 18:00 WIB > Dibaca 602 kali Print | Komentar
KPAI Minta Sekolah Kaji Kembali Rencana Pemutaran Film G30S/PKI
Pengunjung mengambil gambar diorama peristiwa G30S/PKI di Museum Jenderal Besar DR AH Nasution. (ISMAIL POHAN/INDOPOS/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pro dan kontra mencuat di tengah rencana pemerintah untuk memutar kembali film G 30S PKI. Sebab, generasi saat ini belum seluruhnya mengetahui sejarah tersebut melalui film, seperti pada masa Orde Baru.

Menurut Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto, pelajaran sejarah memang penting bagi anak. Akan tetapi, dia menyarankan agar ada revitalisasi terkait kemasan dan metodenya.

"Terkait G 30S PKI, perspektif sejarahnya perlu diketahui oleh anak namun bukan berarti menyuguhkan film tersebut untuk anak," sebutnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/9/2017).

Oleh sebab itu, dia meminta rencana pemutaran film itu untuk dikaji ulang. Terlebih, jika diputar di setiap sekolah dan ditonton seluruh siswa. Itu karena dia menilai film G 30S PKI memiliki nuansa ragam kekerasan dan sadisme.

Sementara, sambungnya, untuk usia anak itu, lekat dengan peniruan.

"Perkembangan cara berpikir dan bersikap pada anak lebih banyak distimulus oleh proses lingkungan termasuk apa yang ditonton oleh mereka," jelasnya.

Dia memandang, apabila film itu diputar kembali, akan lebih banyak mudaratnya bagi anak. Dia meminta rencana itu dipikirkan ulang.

"Jika kekerasan dan kekejaman dipertontonkan, maka mudaratnya akan lebih banyak dibandingkan dampak positifnya. Maka, rencana nonton bareng film G 30S PKI sejumlah sekolah perlu dipikirkan ulang," tuntasnya. (ika)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR DI ASIT
Suku Teater Mulai Pementasan Perdana "Dilanggar Todak"
Jumat, 23 Februari 2018 - 01:20 wib
DIBERIKAN ANDI NAROGONG
Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Jumat, 22 Februari 2018 - 21:00 wib
JADI POLEMIK
Soal Perppu MD3, Bamsoet Akui Sepakat dengan Jokowi, Ini Alasannya
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:50 wib
POLEMIK DUALISME
Fraksi dan AKD di DPR Dirombak OSO, Kubu Sudding Naik Pitam
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:40 wib
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNALSUB 2016
Tepis Isu Jual Jabatan Ketum ke OSO, Wiranto Bilang Begini
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:10 wib
KESEPAKATAN PEMERINTAH DAN DPR
Jokowi Tolak Tanda Tangani UU MD3 karena Pencitraan? Kata Zulkifli Hasan...
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:00 wib
SYUKURAN LOLOS PEMILU
Sudding Dipecat dari Jabatan Sekjen Hanura, OSO: Wiranto Setuju
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:50 wib
SEPAKBOLA INDONESIA
Kick Off Liga 1 Musim 2018 Digelar 10 Maret Mendatang
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:40 wib
JALANI PEMERIKSAAN MEDIS
Resmi! Dhawiya Ditahan Polda Metro Terkait Kasus Narkoba
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Ketika Novel Baswedan Akhirnya Tiba di Gedung KPK

Kamis, 22 Februari 2018 - 18:30 WIB

Aliansi BEM Se-Indonesia Tolak UU MD3

Kamis, 22 Februari 2018 - 17:51 WIB

4 Provinsi Siaga Darurat Karhutla

Kamis, 22 Februari 2018 - 12:45 WIB

Siap Bongkar Penganiayaan Ulama

Kamis, 22 Februari 2018 - 12:33 WIB

Stop Tunjangan Kehormatan Ribuan Profesor

Kamis, 22 Februari 2018 - 12:04 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us