Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KERJA SAMA DENGAN KPK
Jadi "Role Model", Demokrat Diharapkan Terdepan Cegah Korupsi
Rabu, 13 September 2017 - 20:20 WIB > Dibaca 479 kali Print | Komentar
Jadi "Role Model", Demokrat Diharapkan Terdepan Cegah Korupsi
SBY berpidato dalam acara Partai Demokrat. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Praktik korupsi yang banyak berasal dari sektor politik membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak Partai Demokrat bekerja sama mencegah praktik rasuah tersebut.

"Kita tahu 32 persen pasien yang ada di KPK itu merupakan aktor politik," kata Komisioner KPK Basaria Panjaitan di hadapan Ketua Umum Partai Demokrat dan jajarannya di Kantor DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Setidaknya, imbuh Basaria, ada 78 kepada daerah yang menjadi pasien KPK terhitung pada Juni 2017. Kemudian, ada 134 anggota legislatif baik di pusat dan daerah yang juga menjadi tersangka korupsi.

"Kami harapkan ini update yang terakhir untuk tidak bertambah lagi ini angka 78 dan 134," tuturnya.

Terlebih, pelbagai kasus korupsi politik mendapatkan atensi besar dan sekaligus menurunkan kepercayaan masyarakat. Itu karena parpol lah yang menghasilkan pimpinan-pimpinan kepala daerah dan juga para anggota legislatif tersebut. Diterangkannya, ada empat faktor utamanya mengapa timbul praktik korupsi dari kalangan politisi itu.

Pertama, tidak adanya standar-standar etik dari partai politik tempat mereka bernaung. Kedua, rekrutmen politik dan kaderisasi berjalan secara tradisional dimana tidak ada aturan dan tidak tertata dengan baik. Ketiga adalah masalah pendanaan yang belum memadai.

Dana bantuan parpol saat ini memang naik menjadi Rp1.000 rupiah dari Rp108 rupiah per suara. Akan tetapi, KPK menilai standar yang pas untuk pendanaan parpol adalah Rp10 ribu per suara. Sementara yang keempat adalah tidak transparan dan akuntabel. Khususnya masalah sumber pendanaan parpol.

Karena itu, diharapkan ada tindak lanjut dari Partai Demokrat mengenai hal itu. Tentu menerapkan peraturan dengan catatan dari KPK tersebut.

"Ini merupakan langkah awal dari kolaborasi. Dengan harapan, pertemuan awal ini akan mengawali langkah kita berikutnya di dalam mencapai sistem parpol yang bersih," ucap mantan staf ahli sosial politik kapolri itu.

Lebih jauh, KPK juga meminta perwakilan dari Partai Demokrat untuk bekerja sama dalam program-program pencegahan korupsi. Meski, diketahui sudah ada departemen yang khusus berhubungan dengan KPK.

"Kami harapkan nanti Partai Demokrat ini menjadi yang paling terdepan karena Demokrat ini sebenarnya sudah melakukan langkah-langkah lebih duluan, mudah-mudahan menjadi role model untuk partai-partai yang lainnya," tutupnya. (dna)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK

Selasa, 21 November 2017 - 19:42 WIB

Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?

Selasa, 21 November 2017 - 19:36 WIB

Ini Saran ICW untuk Golkar Terkait Calon Pengganti Setnov

Selasa, 21 November 2017 - 19:30 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini