Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
AJAK JOKOWI DUKUNG PENGUATAN
SBY: Rakyat Tahu dan Tolak Pelemahan KPK
Rabu, 13 September 2017 - 20:00 WIB > Dibaca 449 kali Print | Komentar
SBY: Rakyat Tahu dan Tolak Pelemahan KPK
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) konsisten diberikan oleh Partai Demokrat. Oleh sebab itu, pelemahan yang dilakukan terhadap KPK akan ditolak oleh partai berlambang mercy tersebut.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan hal itu saat menerima kunjungan Komisioner KPK Basaria Panjaitan beserta jajarannya di Kantor DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

"Demokrat mendukung penuh KPK. Demokrat menolak pelemahan KPK," katanya.

Di sisi lain, Presiden Keenam RI itu juga mengajak semua pihak mulai dari pimpinan lembaga hingga presiden untuk mendukung KPK dalam agenda pemberantasan korupsi. Jangan sampai jikalau salah satu kadernya korupsi, malah dilindungi.

"Harapan kami ini terbuka semua lembaga negara dan pemerintah di negeri ini harapan saya kepada Presiden Jokowi dan para pemimpin lembaga negara, ketua MPR, ketua DPR, ketua DPD, semua dukunglah KPK," imbaunya.

Menurut SBY, rakyat semakin cerdas dan pasti tahu jika ada agenda untuk melemahkan KPK. Demikian halnya dengan dirinya.

"Saya tahu, saya bukan anak kemarin sore dalam dunia politik dan kehidupan bernegara dan pemerintahaan. Apa pun alasannya, dalihnya, kalau itu untuk melemahkan KPK, rakyat tahu, kita tahu, dan Demokrat sekali lagi menolak pelemahan KPK," tegasnya.

Kendati tak menampik banyak kadernya yang terjerat korupsi, SBY menegaskan bahwa Demokrat tetap konsisten untuk terus mendukung KPK.

"Demokrat menolak pelemahan KPK. Apalagi kalau ada yang ingin membekukan dan membubarkan KPK," tandasnya. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK

Selasa, 21 November 2017 - 19:42 WIB

Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?

Selasa, 21 November 2017 - 19:36 WIB

Ini Saran ICW untuk Golkar Terkait Calon Pengganti Setnov

Selasa, 21 November 2017 - 19:30 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini