Wonderful Indonesia
TERKAIT SURAT PENUNDAAN PEMERIKSAAN
Gunakan DPR untuk Kepentingan Pribadi, Setnov Dinilai Manfaatkan Jabatan
Rabu, 13 September 2017 - 18:45 WIB > Dibaca 674 kali Print | Komentar
Gunakan DPR untuk Kepentingan Pribadi, Setnov Dinilai Manfaatkan Jabatan
Ketua DPR Setya Novanto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Setya Novanto dinilai sudah memanfaatkan DPR untuk kepentingan pribadinya. Hal itu dikatakan Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia.

Tudingan Doli itu yakni Setnov, panggilan Setya, menggunakan DPR untuk melindungi posisinya dari jerat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menyampaikan hal itu untuk menanggapi surat pimpinan DPR yang meminta KPK menghentikan proses penyidikan terhadap Setnov.

Pasalnya, tersangka kasus e-KTP itu sedang mengajukan gugatan praperadilan terhadap KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Inilah salah satu contoh konkret bagaimana SN (Setya Novanto, red) menggunakan dan memanfaatkan jabatan serta pengaruhnya dalam menghadapi kasus yang sebenarnya adalah masalah individunya sendiri," ujarnya di Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Diterangkannya, kasus hukum yang menyeret Novanto tidak ada kaitannya dengan institusi mana pun termasuk DPR. Oleh sebab itu, dia menganggap Setnov telah mempermainkan hukum.

"Selama ini mungkin SN sudah merasa terbiasa bahwa hukum di Indonesia ini semua bisa diatur dan direkayasa. Dan yang sangat berbahaya adalah bahwa kebiasaannya yang seperti itu saat ini sedang dilembagakan menjadi budaya atau kebiasaan institusi," tegas mantan ketua KNPI itu.

Doli menambahkan, yang lebih parah, tak ada anggota DPR yang merasa keberatan. Padahal ada 560 anggota DPR dari 10 fraksi.

"Yang saya heran, kenapa dari 560 anggota Dewan Yang Terhormat tidak ada satu orang pun yang bersuara? Semua seakan diam bahkan terkesan setuju berada di belakang dan mendukung sikap dan tindakan SN yang selama ini menurunkan citra institusi DPR itu," tutupnya. (fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini

Selasa, 21 November 2017 - 20:20 WIB

Kader Ingin Pertahankan Setnov, Rapat Pleno Golkar Panas

Selasa, 21 November 2017 - 20:10 WIB

Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rapat MKD Bahas Nasib Setya Novanto Kemungkinan Dihadiri KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini