Wonderful Indonesia
SOAL PENUNDAAN PEMERIKSAAN NOVANTO
Muzani: DPR Lampaui Kewengan Sendiri Terkait Surat ke KPK
Rabu, 13 September 2017 - 18:30 WIB > Dibaca 333 kali Print | Komentar
Muzani: DPR Lampaui Kewengan Sendiri Terkait Surat ke KPK
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Parlemen dinilai melampaui kewenangannya sendiri terkait adanya surat pimpinan DPR yang dikirimkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar menunda penyidikan Setya Novanto sebagai tersangka korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

“Surat tadi kalau betul dikirim sekjen ke pimpinan KPK meminta penundaan, menurut saya itu sesuatu yang melampaui kewenangan DPR,” ujar Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Pimpinan DPR itu, kata dia, merupakan corong atau perpanjangan mulut anggota DPR. Muzani menilai, proses hukum yang ditangani lembaga independen KPK harus dihormati.

“Pimpinan DPR harus menghormati proses ini. Bahwa surat itu ditandatangani Fadli Zon sama saja, mau Fadli Zon, siapa saja menurut saya itu di luar dan melampaui kewenangan DPR,” tuturnya.

Dia sendiri sangat menyesalkan bahwa surat itu bisa dikirim ke KPK. Ditegaskannya, pimpinan DPR seharusnya tidak melakukan hal itu sambil terus menghormati keputusan KPK.

“Juga menghormati praperadilan Novanto,” ucap Anggota Komisi I DPR itu.

Lebih jauh dikatakannya, jika praperadilan nanti menyatakan tak bersalah, hal itu pun harus dihormati. Jangan sampai ada kesan melakukan intervensi terhadap proses hukum yang sedang dilakukan komisi antikorupsi.

“Saya tidak mencampuri, terserah KPK yang punya mekanisme sendiri. Cuma kami sayangkan pimpinan DPR yang menurut saya melampaui batas kewenangannya. Sebagai pimpinan dia speaker, perpanjangan mulut anggota DPR dan fraksi-fraksi,” terangnya.

Di sisi lain, dia berjanji akan menanyakan langsung ke Fadli Zon mengapa sampai bisa menulis surat seperti itu. Dia menilai, seharusnya, hal itu dibicarakan para anggota badan musyawarah (Bamus).

“Ini pernah dibicarakan, ketika itu Fraksi Gerindra menyatakan ketidaksetujuannya,” tandasnya. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Ajukan Pengaspalan melalui Camat
Rabu, 20 September 2017 - 14:00 wib

Rabu, 20 September 2017 - 13:59 wib

Koruptor Makin Canggih
Rabu, 20 September 2017 - 13:53 wib
POLITIK
Kader Demokrat Banyak Mumpuni
Rabu, 20 September 2017 - 13:42 wib

Indonesia di Ambang Krisis Petani
Rabu, 20 September 2017 - 13:31 wib

Pemko Dukung Program Dakwah
Rabu, 20 September 2017 - 13:20 wib

Arisan Buat Seru-seruan
Rabu, 20 September 2017 - 12:59 wib

Lagi, Puluhan Bunga Bangkai Ditemukan
Rabu, 20 September 2017 - 12:50 wib

Uangnya buat Keperluan
Rabu, 20 September 2017 - 12:38 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Kader Demokrat Banyak Mumpuni

Rabu, 20 September 2017 - 13:42 WIB

Sandy Alivia Menangis Terima Sepatu Baru dari Lukman Edy
Muhammad Amin Pimpin Hanura Kampar

Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

KPK dan LIPI Ajak Golkar Kerja Sama

Rabu, 20 September 2017 - 11:38 WIB

Dua Pandangan DPR soal Hasil Temuan Dugaan Pelanggaran KPK

Selasa, 19 September 2017 - 17:45 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us