Wonderful Indonesia
Pilih Tunggu Putusan MK
KPK Tolak Hadir di Pansus Angket
Rabu, 13 September 2017 - 11:50 WIB > Dibaca 700 kali Print | Komentar
KPK Tolak Hadir di Pansus Angket
IKUTI RAPAT: Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) bersama Wakil Ketua Laode M Syarif (kiri) dan Basaria Panjaitan (kanan) mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/9/2017). RDP tersebut membahas mekanisme dan tata kerja di Direktorat Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK.
Berita Terkait

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - DPR tidak hanya memanggil KPK untuk hadir dalam rapat dengar pendapat dengan komisi III. Para wakil rakyat itu juga meminta KPK agar memenuhi panggilan Pansus Hak Angket KPK. Namun, permintaan itu ditolak. Komisi yang diketuai Agus Rahardjo itu akan memenuhi panggilan tersebut jika sudah ada putusan uji materi tentang keabsahan hak angket DPR terhadap KPK dari Mahkamah Konstitusi (MK).


Harapan adanya buka-bukaan antara DPR dan KPK semakin besar tatkala lembaga antirasuah itu menghadiri undangan rapat Komisi III DPR. Pertemuan bahkan dilakukan Senin hingga Selasa (12/9). Berbagai persoalan dibahas dalam pertemuan terbuka tersebut. Selain soal penanganan barang rampasan, anggota dewan menanyakan laporan masyarakat yang masuk ke pengaduan masyarakat (dumas).

Komisi III DPR juga mempertanyakan audit hasil yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap KPK, operasi tangkap tangan (OTT), dan proses penyadapan. Bukan hanya itu, komisi yang membidangi masalah hukum tersebut juga menanyakan pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo yang dianggap mengancam anggota pansus hak angket. Ancaman itu muncul terkait dengan sikap pansus yang dinilai obstruction of justice atau menghalang-halangi penanganan perkara hukum.

Anggota Komisi III Masinton Pasaribu menyesalkan pernyataan yang pernah disampaikan Agus. ‘’Kalau yang mengatakan itu bukan pejabat negara, tapi orang awam, mungkin bisa saya maklumi. Tapi, ini yang menyampaikan kan pejabat negara,’’ terang Masinton yang juga anggota pansus hak angket KPK.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ACARA NGUNDUH MANTU PUTRI PRESIDEN RI
Telkom Group Antisipasi Lonjakan Trafik Telekomunikasi
Rabu, 22 November 2017 - 17:35 wib
KIRIM SURAT TULISAN TANGAN
Novanto Minta Tak Dicopot dari Ketua DPR, Begini Kata Ketua MKD
Rabu, 22 November 2017 - 17:30 wib
TERKAIT REVISI
UU Ormas Belum Miliki Nomor Registrasi, Komitmen Pemerintah Dipertanyakan
Rabu, 22 November 2017 - 17:15 wib
TERKAIT PENISTAAN AGAMA
Simak! Begini Kata MUI soal Penghentian Kasus Viktor Laiksodat
Rabu, 22 November 2017 - 17:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Keras! Natalius Pigai Sebut Jokowi Cuci Tangan dalam Kasus Setnov
Rabu, 22 November 2017 - 16:50 wib
PUBLIK MERESPONS NEGATIF
Setnov Tersangka e-KTP, Golkar: Hormati Proses Hukum
Rabu, 22 November 2017 - 16:30 wib
KESAKSIAN DOKTER RSKO
Sejak SMP, Ello Ternyata Sudah Kecanduan Ganja
Rabu, 22 November 2017 - 16:20 wib
HASIL PLENO DPP
GMPG Sebut Setya Novanto Kembali Menang atas Partai Golkar
Rabu, 22 November 2017 - 16:10 wib
KONTRAK TIDAK DIPERPANJANG
Tugas di Timnas U-19 Berakhir, Indra Sjafri: Selamat Berjuang
Rabu, 22 November 2017 - 16:00 wib
DUKUNG PENGUSUTAN
Setnov Ditahan, KPK Diminta Seret Nama Lain dalam Kasus e-KTP
Rabu, 22 November 2017 - 15:50 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Novanto Minta Tak Dicopot dari Ketua DPR, Begini Kata Ketua MKD
UU Ormas Belum Miliki Nomor Registrasi, Komitmen Pemerintah Dipertanyakan
Simak! Begini Kata MUI soal Penghentian Kasus Viktor Laiksodat
Keras! Natalius Pigai Sebut Jokowi Cuci Tangan dalam Kasus Setnov
Setnov Tersangka e-KTP, Golkar: Hormati Proses Hukum

Rabu, 22 November 2017 - 16:30 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us