Wonderful Indonesia
Asia-Pacific Trade Facilitation Forum
Peserta APTFF Yogyakarta Kepincut Layanan Spa Ala Keraton
Minggu, 10 September 2017 - 10:57 WIB > Dibaca 628 kali Print | Komentar
Peserta APTFF Yogyakarta Kepincut Layanan Spa Ala Keraton
YOGYAKARTA (RIAUPOS.CO) - Promosi wisata Kementerian Pariwisata terus menukik tajam. Termasuk dalam mempopulerkan potensi wisata di Yogyakarta. Bahkan masuk di kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang bertajuk Asia-Pacific Trade Facilitation Forum (APTFF).

Kemenpar menyajikan stand atau booth yang berkaitan dengan layanan spa di kota Yogyakarta yang digelar di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, 5-8 September 2017.

Layanan spa yang ditampilkan kali ini nggak main-main, kelas super VVIP. Nurkadhatyan Spa, layanan dengan nuansa jawa tradisional yang menyediakan treatment spa ala putri keraton.

Hasilnya? Puluhan peserta MICE, sepertinya selalu menunggu saat-saat break time acara forum APTFF. Begitu moderator menyatakan break time, peserta yang kebanyakan pejabat atau pengusaha besar di negaranya ini kepincut layanan spa dan langsung langsung ngacir dan rela mengantri di lokasi layanan spa Nurkadhatyan Spa.

"Setiap break, stand terasa sesak dan sempit, mereka rela mengantri untuk menikmati layanan spa yang kami namai Lenging Bondowoso ini," kata Worro H Astuti, master spa yang juga penanggung jawab Nurkadhatyan Spa ini.

Worro menjelaskan, dalam tehnik massage Lengin Bondowoso ini langsung memijat pada titik-titik energi pada tubuh. Sehingga bisa tepat pada sasaran sesuai dengan kondisi tubuh yang dirasakan.

"Konsep yang diterapkan untuk perawatan tubuh adalah konsep pijat Jawa kuno yang berbeda dengan menu treatment spa di kebanyakan tempat lain. Pijat Jawa kuno ini harus dilestarikan, karena Yogya memiliki banyak kekayaan jamu tradisional dan juga rempah-rempah yang bisa dimanfaatkan untuk perawatan tubuh dan ada beberapa tradisi seperti gelangsur, idak-idak, urut, itu yang akan dipakai sebagai teknik untuk pemijatannya," lanjut Worro H Astuti.

Nurkadhatyan yang berlokasi di Gandhok Ambarukmo ini adalah sebuah perusahaan yang berdiri sendiri di bawah Keraton Ngayogyakarta dengan nama PT Nur Kawitarasmi, yang pengelolaannya dipegang oleh putri-putri Keraton yakni GKR Pembayun, GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GRAy Nurabra Juwita dan GKR Bendoro.

Nurkadhatyan Spa Gandhok hadir untuk memperkenalkan kepada masyarakat pengalaman unik perawatan tubuh tradisional yang dilakukan oleh keluarga Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Bagi Kemenpar, mengenalkan potensi wisata di Yogyakarta memang tanpa sebab. "Bicara tentang Jogjakarta, pastinya kental dengan adat tradisionalnya. Nuansa jawa tradisional dapat ditemukan dengan mudah di setiap sudut kota," kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Asdep Bisnis dan Pemerintah Kemenpar Eddy Susilo.

Esthy melanjutkan pesan yang ingin disampaikan adalah wisata Yogyakarta tidak hanya terbatas dengan Malioboro, Keraton, Candi Prambanan, Borobudur, wisata pantai maupun gunung. Tetapi ada potensi lain yang bisa menambah pernik kelengkapan dunia wisata. Salah satunya adalah fasilitas spa. Karena orang berwisata atau yang sudah lelah ikut acara MICE bisa menikmati suasana relaks dan sehat di tempat-tempat spa, termasuk di Nurkadhatyan Spa, salah satu tempat yang menyediakan treatment spa ala putri keraton.

Bagi Menpar Arief Yahya, Wisata spa di Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Tengok saja pengakuan dunia pada 2009 dan 2012 silam. Saat itu, International Wellness Awards memberikan gelar The Best Spa Destination in The World kepada Indonesia.

Senses Magazine di Eropa juga pernah menobatkan Bali sebagai The Best Spa Destination in The World pada 2009. Hasil ini diperoleh dari hasil voting 60.000 pembaca majalah tersebut.

Belum lagi saat World Luxury Spa Awards 2015 di Harbour Grand Hong Kong, Indonesia berhasil meraih 11 penghargaan terbaik dunia. Dari destinasi spa terbaik se-Asia hingga destinasi spa mewah terbaik sedunia, semuanya diborong Indonesia.

"Spa ini kan bagian dari kebudayaan kita, culture kita, jadi kita harus perkenalkan budaya selain juga pariwisata kita. Untuk pasar wisatawan mancanegara, mereka itu senang dengan masalah-masalah culture seperti ini. ni gagasan cerdas dan sensasional," tambahnya.

"Indonesia itu surganya spa. Selain perawatan layaknya raja kraton, juga ada yang disetting, di tepi sawah, pinggiran pantai, bantaran sungai, di atas gunung atau ditemani sensasi gemercikan air sungai, semuanya ada di Indonesia, silahkan nikmati layanan spa di Indonesia," pungkasnya.(*)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Pengawasan Peredaran Barang Ilegal Terus Diperketat

Pengawasan Peredaran Barang Ilegal Terus Diperketat
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:46 wib
Pemkab Lelang Aset Kendaraan

Pemkab Lelang Aset Kendaraan
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:42 wib
Maret, PLN Perawang Migrasi Prabayar

Maret, PLN Perawang Migrasi Prabayar
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:39 wib
Lampu Jalan Hilang Bukan Tanggung Jawab Dishub

Lampu Jalan Hilang Bukan Tanggung Jawab Dishub
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:18 wib
DIGELAR DI ASIT
Suku Teater Mulai Pementasan Perdana "Dilanggar Todak"
Jumat, 23 Februari 2018 - 01:20 wib
JADI POLEMIK
Soal Perppu MD3, Bamsoet Akui Sepakat dengan Jokowi, Ini Alasannya
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:50 wib
POLEMIK DUALISME
Fraksi dan AKD di DPR Dirombak OSO, Kubu Sudding Naik Pitam
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:40 wib
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:30 wib
DISAMBUT HANGAT REKAN KPK
Hati-hati! Jangan Sampai Ada yang Numpang Tenar karena Kepulangan Novel
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:20 wib
GELAR MUNALSUB 2016
Tepis Isu Jual Jabatan Ketum ke OSO, Wiranto Bilang Begini
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:10 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Bedah Bisnis dan Gaya Hidup Halal, Sapta Nirwandar Rilis Buku ’Halal Lifestyle’
Penginapan Murah di Jogja Dekat Malioboro, Cocok Buat Backpacker
Sunrise, Hamparan Awan,  dan Puncak Tungkus Nasi

Minggu, 21 Januari 2018 - 11:37 WIB

Taman Tengku Agung  Destinasi Wisata Baru

Kamis, 11 Januari 2018 - 12:57 WIB

Indahnya Berwisata di Batang Bio dan Desa Ludai

Minggu, 07 Januari 2018 - 15:08 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us