Wonderful Indonesia
DUNIA TUNGGU AKSI NYATA AUNG SAN SUU KYI
Soal Krisis Rohingya, PKS Sarankan Gelar KTT Darurat ASEAN
Sabtu, 09 September 2017 - 18:25 WIB > Dibaca 965 kali Print | Komentar
Soal Krisis Rohingya, PKS Sarankan Gelar KTT Darurat ASEAN
REAKSI: Foto Aung San Suu Kyi tertempel di tembok setelah selesai demo solidaritas untuk Rohingya di Kalkata, India. (BIKAS DAS/AP)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Menunggu aksi nyata Aung San Suu Kyi dan militer Myanmar untuk menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya hingga saat ini membuat publik dunia hampir hilang kesabaran.

Hal itu dikatakan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman. Apalagi, katanya, pernyataan peraih Nobel Perdamaian yang kini menjadi pemimpin de facto di Myanmar itu tidak secara jelas menyinggung keselamatan bagi warga Rohingya.

Dalam pandangannya, sejauh ini masih ada aksi pembakaran rumah-rumah warga Rohingya. Oleh sebab itu, imbuhnya, harus ada aksi nyata dari pihak yang berkuasa di Myanmar untuk menghentikan kekerasan terhadap etnis muslim Rohingya.

"Korban jiwa juga masih berjatuhan. Ini sangat menyedihkan karena telah berlangsung lebih dari dua pekan dan tidak ada tindakan nyata dari pemerintah Myanmar," ujarnya di kantor DPP PKS, Jumat (8/9/2017).

Diterangkannya, langkah diplomasi yang dilakukan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi patut diapresiasi dan didukung. Akan tetapi, pendekatan itu masih belum cukup.

"Langkah soft diplomacy ini perlu ada timeline untuk bisa dievaluasi sudah seberapa jauh bisa menghentikan tindak kekerasan yang terjadi," sebutnya.

Lebih jauh dikatakannya, jika dalam waktu dekat tindak kekerasan terhadap warga Rohingya masih tetap berlangsung, perlu ada langkah lanjutan yang lebih kuat. Dia menyebut salah satu langkah lanjutan yang lebih kuat adalah dengan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Darurat ASEAN.

Di sisi lain, mantan rektor Universitas Paramadina itu berharap Presiden Joko Widodo mengambil inisiatif untuk langsung membujuk para kepala negara di kawasan Asia Tenggara untuk menggelar KTT Darurat ASEAN.

"Jika perlu Indonesia bisa bertindak sebagai tuan rumah," tuntasnya.

Dia menyebut, PKS melalui Crisis Center for Rohingya (CC4R) secara intensif terus melakukan kajian dan evaluasi terhadap perkembangan situasi di Rakhine, Myanmar.(boy/fat)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MUI PERTANYAKAN KE POLISI
Apa Iya Penyerang para Ulama adalah Orang Gila?
Kamis, 22 Februari 2018 - 01:16 wib
POLISI PATROLI DI DUNIA MAYA
Hati-hati Bermedia Sosial, Belasan Tersangka sudah Ditangkap
Kamis, 22 Februari 2018 - 00:25 wib

Gitaris Slank Proses Cerai, Mediasi Gagal
Kamis, 22 Februari 2018 - 00:02 wib
MASIH BERADA DI SAUDI
Terkuak! Ini Alasan Habib Rizieq Batal Pulang Hari Ini
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:55 wib
SEDANG DIINCAR POLISI
Maudy Koesnaedi Bantah Dirinya Artis Inisial MK Terkait Kasus Narkoba
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:45 wib
GELAR BAKTI SOSIAL DONOR DARAH
HUT Ke-61, Astra Tetap Tumbuh dan Gesit
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:36 wib
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Kata KPK, Dokter yang Tangani Novanto di RS Permata Hijau Segera Disidang
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:30 wib
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
UU MD3 Tidak Ditandatangani Jokowi, DPR Bilang Begini

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:40 WIB

Prabowo Jadi Cawapres Jokowi, Ruhut: Apa Salahnya Berdampingan?
AHY Disarankan Jadi Anggota DPR Dulu, Baru Cawapres

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us