Wonderful Indonesia
TERKAIT PEMBANTAIAN OLEH MILITER
Krisis Rohingya Diharapkan Tidak Sulut Emosi Masyarakat Indonesia
Sabtu, 09 September 2017 - 18:05 WIB > Dibaca 492 kali Print | Komentar
Krisis Rohingya Diharapkan Tidak Sulut Emosi Masyarakat Indonesia
Ilustrasi. (AFP)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar diharapkan tidak menyulut emosi masyarakat di Indonesia. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto.

Dia kemudian membandingkan hal itu dengan langkah nyata yang sudah dilakukan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, dalam merespon krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar.

"Saat orang sibuk bicara banyak tentang Rohingya, Pramuka sudah lebih dulu melakukan tindakan konkret dengan memberikan bantuan kepada mereka. Ini prestasi yang bagus," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/9/2017).

Dia pun memandang bahwa aksi penggalangan dana melalui Bumbung Kemanusiaan yang diinisiasi Kwarnas, dinilai sebagai cara unik dan tepat sasaran untuk membantu Rohingya. Agus kemudian mengapresiasi Andalan Nasional Kwarnas Eko Sulistio yang berhasil menembus sejumlah kantong pengungsian etnis Rohingya guna mendistribusikan bantuan.

Menurutnya, keberhasilan itu bukan hanya mengharumkan nama Gerakan Pramuka, melainkan juga Indonesia.

"Apa yang dilakukan oleh Kak Eko bukan hanya mengharumkan nama baik Pramuka, tapi juga Indonesia. Pramuka bisa mewakili masyarakat Indonesia atas keprihatinan yang terjadi di Rohingya," tuturnya.

Adapun Kwarnas Gerakan Pramuka akan kembali ke Myanmar untuk menyalurkan bantuan untuk pengungsi Rohingya. Rencana itu akan dilaksanakan usai dana yang saat ini digalang melalui aksi “Bumbung Kemanusiaan” Gerakan Pramuka untuk Rohingya terkumpul.

Dikatakan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, cara itu sering dilakukan oleh anggota Gerakan Pramuka di berbagai tempat.  Aksi “Bumbung Kemanusiaan” adalah cara unik Pramuka menggalang dana kepedulian untuk sebuah tujuan tertentu.

Dahulu, aksi itu biasanya menggunakan media bambu untuk menampung dana yang dikumpulkan.

“Setelah tanggal 16 September, Kwarnas Gerakan Pramuka akan kembali ke Myanmar membawa bantuan. Fokus kami, bantuan untuk anak-anak, wanita dan warga Rohingya yang lanjut usia,” tuntasnya. (ika)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DUKUNGAN UNTUK EKOSISTEM DIGITAL YANG POSITIF
Family Protect, Layanan Internet Aman dari Telkomsel
Selasa, 16 Oktober 2017 - 17:45 wib

Menghadirkan Busana Muslimah Berfashion
Selasa, 16 Oktober 2017 - 15:48 wib
PEKANBARU CLEAN
Desain Indah, Agar Warga Cintai Lingkungan
Selasa, 16 Oktober 2017 - 15:32 wib

Mesin Sensor Internet Rp194 M
Selasa, 16 Oktober 2017 - 13:30 wib

Dinilai Tidak Akan Efektif
Selasa, 16 Oktober 2017 - 13:07 wib

Urban View + Yoga = Positive Vibes
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:30 wib
Kabupaten Rokan Hilir
Bupati Apresiasi Peran Mahasiswa
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:21 wib

Benturan Keras, Kiper Persela Meninggal
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:12 wib
Pekanbaru, riau
MAN 2 Pekanbaru Juara Olimpiade Science
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:10 wib
Pekanbaru, riau
BEI Riau Ajak Menabung Saham
Selasa, 16 Oktober 2017 - 12:08 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Mesin Sensor Internet Rp194 M

Senin, 16 Oktober 2017 - 13:30 WIB

Dinilai Tidak Akan Efektif

Senin, 16 Oktober 2017 - 13:07 WIB

Benturan Keras, Kiper Persela Meninggal

Senin, 16 Oktober 2017 - 12:12 WIB

Pertanyakan Dasar Hukum Densus Tipikor

Senin, 16 Oktober 2017 - 12:05 WIB

Vaksin MR Belum Halal

Senin, 16 Oktober 2017 - 11:51 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini