Wonderful Indonesia
TERKAIT PEMBANTAIAN OLEH MILITER
Krisis Rohingya Diharapkan Tidak Sulut Emosi Masyarakat Indonesia
Sabtu, 09 September 2017 - 18:05 WIB > Dibaca 590 kali Print | Komentar
Krisis Rohingya Diharapkan Tidak Sulut Emosi Masyarakat Indonesia
Ilustrasi. (AFP)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar diharapkan tidak menyulut emosi masyarakat di Indonesia. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto.

Dia kemudian membandingkan hal itu dengan langkah nyata yang sudah dilakukan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, dalam merespon krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar.

"Saat orang sibuk bicara banyak tentang Rohingya, Pramuka sudah lebih dulu melakukan tindakan konkret dengan memberikan bantuan kepada mereka. Ini prestasi yang bagus," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/9/2017).

Dia pun memandang bahwa aksi penggalangan dana melalui Bumbung Kemanusiaan yang diinisiasi Kwarnas, dinilai sebagai cara unik dan tepat sasaran untuk membantu Rohingya. Agus kemudian mengapresiasi Andalan Nasional Kwarnas Eko Sulistio yang berhasil menembus sejumlah kantong pengungsian etnis Rohingya guna mendistribusikan bantuan.

Menurutnya, keberhasilan itu bukan hanya mengharumkan nama Gerakan Pramuka, melainkan juga Indonesia.

"Apa yang dilakukan oleh Kak Eko bukan hanya mengharumkan nama baik Pramuka, tapi juga Indonesia. Pramuka bisa mewakili masyarakat Indonesia atas keprihatinan yang terjadi di Rohingya," tuturnya.

Adapun Kwarnas Gerakan Pramuka akan kembali ke Myanmar untuk menyalurkan bantuan untuk pengungsi Rohingya. Rencana itu akan dilaksanakan usai dana yang saat ini digalang melalui aksi “Bumbung Kemanusiaan” Gerakan Pramuka untuk Rohingya terkumpul.

Dikatakan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, cara itu sering dilakukan oleh anggota Gerakan Pramuka di berbagai tempat.  Aksi “Bumbung Kemanusiaan” adalah cara unik Pramuka menggalang dana kepedulian untuk sebuah tujuan tertentu.

Dahulu, aksi itu biasanya menggunakan media bambu untuk menampung dana yang dikumpulkan.

“Setelah tanggal 16 September, Kwarnas Gerakan Pramuka akan kembali ke Myanmar membawa bantuan. Fokus kami, bantuan untuk anak-anak, wanita dan warga Rohingya yang lanjut usia,” tuntasnya. (ika)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
IKUTI JEJAK TONTOWI/LILIYANA
Dubai World Superseries Finals 2017, Marcus/Kevin Tembus Semifinal
Sabtu, 15 Desember 2017 - 21:00 wib
AKIBAT KETIADAAN BLANGKO
Ikut Soroti Kasus Novanto, Giring Nidji Ternyata Jadi Korban e-KTP
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:30 wib
GUGATAN DITOLAK
Kontroversial, Ini Tanggapan Fadli Zon soal Putusan MK Terkait LGBT
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:00 wib
DIGELAR MUI
Aksi Bela Palestina Akan Diramaikan Ribuan Alumni 212
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:30 wib
DITENTUKAN SETELAH MUNASLUB
Nama-nama Elite Golkar Ini Dinilai Pantas Jadi Ketua Parlemen
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:00 wib
DIJADIKAN IBUKOTA ISRAEL
Ditulis Orang yang Sama, Ini Penjelasan KPAI soal Buku Sebut Yerusalem
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:30 wib
SAAT RAPAT BAMUS DPR
PKS Kirim Surat soal Penarikan Fahri, Fadli Zon Bilang Begini
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:15 wib

Ratusan Ribu Hektre Sawit Di-Replanting
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:03 wib
JELANG MUNASLUB
Pengukuhan Airlangga sebagai Ketum Golkar Bakal Dihadiri Jokowi
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Aksi Bela Palestina Akan Diramaikan Ribuan Alumni 212

Jumat, 15 Desember 2017 - 19:30 WIB

Februari, Semua Angkutan Online Harus Patuhi Standar

Jumat, 15 Desember 2017 - 10:29 WIB

MK Cabut Larangan Nikah Satu Kantor

Jumat, 15 Desember 2017 - 10:27 WIB

Kemendikbud Keluarkan Ralat Ibu Kota Israel

Jumat, 15 Desember 2017 - 00:02 WIB

Pesan AM Fatwa ke Tjahjo: Hati-hati soal Kolom Aliran Kepercayaan
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini