Wonderful Indonesia
PILPRES 2019
Pengamat Sebut Prabowo Subianto Tak Sesuai Pilihan Millennial, Ini Alasannya
Sabtu, 09 September 2017 - 17:15 WIB > Dibaca 11627 kali Print | Komentar
Pengamat Sebut Prabowo Subianto Tak Sesuai Pilihan Millennial, Ini Alasannya
Prabowo Subianto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dinilai sudah tak sesuai zaman jika masih ingin ikut di Pilpres 2019. Hal itu dikatakan Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran, Muradi.

Menurutnya, peluang Prabowo sangat tipis untuk menjadi pemenang Pilpres 2019. Terlebih, apabila lawannya adalah Joko Widodo.

“Prabowo, orang sudah jenuh. Generasi millennial, sekitar 80 jutaan saat ini membutuhkan orang yang bisa paham keberadaan mereka sebagai entitas,” ujar dosen sarjana dan pascasarjana politik dan pemerintahan, FISIP Unpad itu seperti diberitakan Indopos.

Muradi menilai, mungkin bagi masyarakat yang berada di atas usia 30 tahun, mudah saja mengidentifikasi siapa yang mereka pilih.

“Persoalannya di pemilih generasi millennial, yang jumlahnya tidak kecil, sekitar 80 jutaan. Mereka punya cara pandang yang berbeda dalam menentukan pilihan, dan pilihan itu bukan pada figur seperti Prabowo,” tuturnya.

Wikipedia melansir, Milenial (juga dikenal sebagai Generasi Y) adalah kelompok demografi setelah Generasi X (Gen-X). Tidak ada batas waktu yang pasti untuk awal dan akhir dari kelompok ini. Para ahli dan peneliti biasanya menggunakan awal 1980-an sebagai awal kelahiran kelompok itu dan pertengahan tahun 1990-an hingga awal 2000-an sebagai akhir kelahiran.

Pada umumnya, millennial adalah anak-anak dari generasi Baby Boomers dan Gen-X yang tua. Milenial kadang-kadang disebut sebagai "Echo Boomers" karena adanya ’booming’ (peningkatan besar) tingkat kelahiran di tahun 1980-an dan 1990-an. Muradi justru cenderung pada figur baru seperti Agus Yudhoyono, meski dia langsung menggarisbawahi bahwa Pilpres 2019 belum menjadi panggung yang tepat buat Agus.

Berkaca kepada kenyataan itu, dia ragu dengan peluang Prabowo kali ini untuk bisa terpilih di pilpres 2019. Apalagi, jika memang tidak ada dinamika politik maupun tsunami politik, dia menilai Joko Widodo akan kembali menang, tentu dengan asumsi keja-kerja nyata Jokowi.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ACARA NGUNDUH MANTU PUTRI PRESIDEN RI
Telkom Group Antisipasi Lonjakan Trafik Telekomunikasi
Rabu, 22 November 2017 - 17:35 wib
KIRIM SURAT TULISAN TANGAN
Novanto Minta Tak Dicopot dari Ketua DPR, Begini Kata Ketua MKD
Rabu, 22 November 2017 - 17:30 wib
TERKAIT REVISI
UU Ormas Belum Miliki Nomor Registrasi, Komitmen Pemerintah Dipertanyakan
Rabu, 22 November 2017 - 17:15 wib
TERKAIT PENISTAAN AGAMA
Simak! Begini Kata MUI soal Penghentian Kasus Viktor Laiksodat
Rabu, 22 November 2017 - 17:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Keras! Natalius Pigai Sebut Jokowi Cuci Tangan dalam Kasus Setnov
Rabu, 22 November 2017 - 16:50 wib
PUBLIK MERESPONS NEGATIF
Setnov Tersangka e-KTP, Golkar: Hormati Proses Hukum
Rabu, 22 November 2017 - 16:30 wib
KESAKSIAN DOKTER RSKO
Sejak SMP, Ello Ternyata Sudah Kecanduan Ganja
Rabu, 22 November 2017 - 16:20 wib
HASIL PLENO DPP
GMPG Sebut Setya Novanto Kembali Menang atas Partai Golkar
Rabu, 22 November 2017 - 16:10 wib
KONTRAK TIDAK DIPERPANJANG
Tugas di Timnas U-19 Berakhir, Indra Sjafri: Selamat Berjuang
Rabu, 22 November 2017 - 16:00 wib
DUKUNG PENGUSUTAN
Setnov Ditahan, KPK Diminta Seret Nama Lain dalam Kasus e-KTP
Rabu, 22 November 2017 - 15:50 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Novanto Minta Tak Dicopot dari Ketua DPR, Begini Kata Ketua MKD
UU Ormas Belum Miliki Nomor Registrasi, Komitmen Pemerintah Dipertanyakan
Simak! Begini Kata MUI soal Penghentian Kasus Viktor Laiksodat
Keras! Natalius Pigai Sebut Jokowi Cuci Tangan dalam Kasus Setnov
Setnov Tersangka e-KTP, Golkar: Hormati Proses Hukum

Rabu, 22 November 2017 - 16:30 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us