Wonderful Indonesia
ANGGAP SETNOV SEMENA-MENA
Sebut Pemecatan Tak Sah, Doli Tegaskan Masih Bagian Golkar
Sabtu, 09 September 2017 - 00:30 WIB > Dibaca 648 kali Print | Komentar
Sebut Pemecatan Tak Sah, Doli Tegaskan Masih Bagian Golkar
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Situasi Partai Golkar saat ini dinilai tak kondusif, terutama sejak di bawah kepemimpinan Setya Novanto. Hal itu terlihat saat salah satu kadernya yang berbeda pandangan dipecat dari keanggotaan.

Menurut Politikus Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, pemecatan dirinya tidak sesuai prosedur. Karena itu, dia memandang sampai saat ini masih menjadi bagian dari partai berlogo pohon beringin tersebut.

"Pemecatan itu saya anggap cacat, dan tidak sesuai dengan prosedur," katanya saat dihubungi, Jumat (8/9/2017).

Diakuinya, dirinya merasa aneh kenapa dirinya diperlakukan semena-mena oleh Partai Golkar di bawah Setya Novanto. Padahal, selama ini, dia berjuang untuk memulihkan citra partai berlogo pohon beringin, untuk menjadi partai yang bersih dari korupsi.

"Padahal, saya ini berjuang supaya Partai Golkar ini bisa selamat," tuturnya.

Dijelaskannya, pihaknya juga tidak pernah menerima surat peringatan dari Partai Golkar. Tiba-tiba ia mendapatkan surat pemberitahuan bahwa telah dipecat dari keanggotaan partai. Karena itu, dia menilai pemecatan terhadap dirinya adalah cacat.

Sebab, kata dia lagi, hal itu tidak berdasarkan prosedur yang berlaku. Bahkan, imbuhnya, sangat terlihat jelas pemecatan dirinya keinginan Setya Novanto.

"Pertanyaanya apakah Partai Golkar ini yang punya Setya Novanto," tuntasnya.

Ahmad Doli Kurnia sebelumnya tergabung dalam Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG). Melalui GMPG, Doli terus berusaha menjatuhkan Setya Novanto dari kursi ketua umum. Langkahnya itu disebabkan Setya Novanto sudah menjadi tersangka, dalam kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Karena itu, dia memandang perlu penyelamatan Partai Golkar agar tidak terpuruk dalam menghadapi angenda-agenda politik ke depan. Seperti Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019 nanti. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Ajukan Pengaspalan melalui Camat
Rabu, 20 September 2017 - 14:00 wib

Rabu, 20 September 2017 - 13:59 wib

Koruptor Makin Canggih
Rabu, 20 September 2017 - 13:53 wib
POLITIK
Kader Demokrat Banyak Mumpuni
Rabu, 20 September 2017 - 13:42 wib

Indonesia di Ambang Krisis Petani
Rabu, 20 September 2017 - 13:31 wib

Pemko Dukung Program Dakwah
Rabu, 20 September 2017 - 13:20 wib

Arisan Buat Seru-seruan
Rabu, 20 September 2017 - 12:59 wib

Lagi, Puluhan Bunga Bangkai Ditemukan
Rabu, 20 September 2017 - 12:50 wib

Uangnya buat Keperluan
Rabu, 20 September 2017 - 12:38 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Kader Demokrat Banyak Mumpuni

Rabu, 20 September 2017 - 13:42 WIB

Sandy Alivia Menangis Terima Sepatu Baru dari Lukman Edy
Muhammad Amin Pimpin Hanura Kampar

Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

KPK dan LIPI Ajak Golkar Kerja Sama

Rabu, 20 September 2017 - 11:38 WIB

Dua Pandangan DPR soal Hasil Temuan Dugaan Pelanggaran KPK

Selasa, 19 September 2017 - 17:45 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us