Wonderful Indonesia
TELAH CAPAI KESEPAKATAN
Soal Aksi Bela Rohingya di Candi Borobudur, Ini Klarifikasi Gubernur Jateng
Kamis, 07 September 2017 - 19:45 WIB > Dibaca 688 kali Print | Komentar
Soal Aksi Bela Rohingya di Candi Borobudur, Ini Klarifikasi Gubernur Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Rencana aksi Bela Rohingya yang dikabarkan akan digelar di Candi Borobudur pada Jumat (8/9/2017) besok, dikomentari oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

Dia menegaskan, aksi tersebut tak akan digelar di sekitar candi karena melanggar aturan. Sebab, kata Ganjar, berdasarkan kesepakatan yang telah dibicarakan bersama koordinator lapangan aksi itu, mereka sepakat aksi dilakukan 500 meter dari kawasan Candi Borobudur.

"Enggak jadi. Besok, hari Jumat aksinya di Masjid Annur. Aturannya kan harus 500 meter dari candi. Tidak boleh untuk itu. Jadi, bukan dilarang, tapi aturannya memang gitu," ujarnya saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2017).

Dijelaskannya, kesepakatan itu muncul bukan karena didesak. Akan tetapi, lantaran para massa aksi pada akhirnya memutuskan untuk menaati peraturan yang ada dalam menyampaikan pendapat.

"Ya kalau mau sampaikan pendapat diperkenankan, tentu harus dengan cara lain. Pemerintah sudah bagus kok. Saya kira Indonesia paling bagus," sebutnya.

Lebih jauh, dia berharap massa aksi bisa menyampaikan aspirasi mereka dengan tidak anarkis.

"Yang pentig tetap jaga keamanan dalam aksi," tuntas Politikus PDI Perjuangan tersebut.

Ketua Presidium Alumni Aksi Bela Islam 212 yang juga anggota Front Pembela Islam (FPI), Slamet Maarif, Rabu (6/9/2017) kemarin, menyatakan bahwa FPI tetap akan menggelar aksi di Candi Borobudur. Menurutnya, kepolisian dipersilakan berkoordinasi dengan massa supaya aksi berjalan damai.

"Informasi dari teman-teman daerah tetap hari Jumat akan dilaksanakan aksi di Borobudur. Silakan umat Islam yang dekat Klaten, Jogja, bisa bergabung," ucapnya. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

PLN P3B Sumatera Mandirikan SMK Taruna
Rabu, 13 Desember 2017 - 14:35 wib
TEMBILAHAN
ASN Harus Terus Berinovasi
Rabu, 13 Desember 2017 - 13:45 wib
Sidang Perdana Kasus KTP-el Digelar Hari Ini
Waspada Manuver Setnov
Rabu, 13 Desember 2017 - 13:26 wib
LAMR Keluarkan Warkah Amaran
Adukan Dalang Persekusi Ustaz Abdul Somad ke BK
Rabu, 13 Desember 2017 - 12:23 wib
TEMBILAHAN
Wabup Minta Kades Pro Aktif Urus Soal Warga
Rabu, 13 Desember 2017 - 12:22 wib

Distribusi Tertutup Elpiji Gas 3 Kg Ditunda
Rabu, 13 Desember 2017 - 11:51 wib
TEMBILAHAN
Kalangkaan Elpiji 3 Kg Mesti Ditelusuri
Rabu, 13 Desember 2017 - 11:20 wib

Terduga Teroris Diduga Beli Senjata
Rabu, 13 Desember 2017 - 11:15 wib

RAPP Inginkan Kepastian Hukum dari KLHK
Rabu, 13 Desember 2017 - 10:49 wib
HUKUM & KRIMINAL
Jambret Mahasiswi, Resedivis Ditangkap
Rabu, 13 Desember 2017 - 10:41 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Distribusi Tertutup Elpiji Gas 3 Kg Ditunda

Rabu, 13 Desember 2017 - 11:51 WIB

Terduga Teroris Diduga Beli Senjata

Rabu, 13 Desember 2017 - 11:15 WIB

Lawan Arogansi AS Bersama-sama

Rabu, 13 Desember 2017 - 10:09 WIB

Segera Dibawa ke Indonesia, Ini Kata Kapolri soal Pelaku Bom Panci di Malaysia
Jadikan Polisi Target, Empat Terduga Teroris Diamankan

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:17 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us