Wonderful Indonesia
Kelainan Genetika, Kulit Bayi Hafizi Sensitif
Kalau Sudah Cuaca Panas, Kulit Mengelupas
Selasa, 05 September 2017 - 06:02 WIB > Dibaca 844 kali Print | Komentar
Kalau Sudah Cuaca Panas, Kulit Mengelupas
DIGENDONG: Bayi M Al Hafizi yang kulitnya mengering dan mengelupas digendong ibunya Dewi Lestari (32) didampingi ayahnya Musdianto (37) saat berobat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Senin (4/9/2017).
Berita Terkait



Bayi mungil bernama Muhammad Al Hafizi (4 bulan) kembali harus dirawat di RSUD Arifin Achmad. Kulitnya kembali mengelupas.

KOTA (RIAUPOS.CO) - TIBA di Poliklinik Kulit dan Kelamin lantai 2  RSUD Arifin Achmad, Dewi menggendong Hafizi dengan menggunakan kain batik. Dewi menunggu panggilan petugas rumah sakit untuk memeriksa kesehatan  Hafizi.

Kulit kering yang mulai mengelupas itu terlepas saat ada gerakan sedikit dari Hafizi. “Karena mau diperiksa, makanya dipakaikan baju. Di rumah gak dikasih baju. Takut mengelupas dan berdarah,” ujar Dewi.

Hafizi yang sudah dua hari tidak bisa tidur nyenyak, kini tertidur pulas di gendongan Dewi. “Semalam rewel, menangis terus, sekarang alhamdulillah bisa tidur” ujarnya.

Saat ini mulut bayi muggil ini tidak bisa bergerak bebas saat menyusui. Kulit di sekitar mulut sudah mengering dan kaku. Jika ada gerakan mengisap, kulit kering tersebut akan terkelupas. “Sekarang jadi susah menyusunya. Sudah kaku,” ujar Dewi. Mulut Al Hafizi saat ini selalu terbuka, tak bisa tertutup.

Dewi menceritakan, karena kelelahan dan waktu tidur yang kurang, pada Ahad malam (3/9), Dewi tertidur saat menyusui Hafizi. Ia tak sadar, semut merah telah banyak mengegrogoti pipi dan leher anaknya. “Saat saya tersentak, pas saya lihat, semut merah banyak, menggigit kulit-kulit Hafizi yang jadi kerak, tapi masih nempel di pipi dan leher,” ujar Dewi sedih.

Ia pun langsung membersihkan semut merah sembari memohon maaf kepada Hafizi atas keteledorannya. “Maafkan ibu, ya Nak. Maaf ibu tertidur,” cerita Dewi sambil menyeka air matanya.

Saat ini, Dewi dan suaminya sangat menjaga kebersihan rumah dan lingkungannya. “Saya ganti sumur sekarang. Sudah pasang mesin air. Beli air galon Aqua untuk dia kalau mau dilap,” ujar Dewi.

Kebersihan menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan dokter saat pulang ke rumah beberapa waktu lalu setelah Hafizi dirawat di RSUD Arifin Achmad. “Sekarang anak-anak saya yang lain kalau mau lihat adiknya, harus cuci tangan dan mandi, baru boleh masuk ke kamar,” ujarnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Ajukan Pengaspalan melalui Camat
Rabu, 20 September 2017 - 14:00 wib

Rabu, 20 September 2017 - 13:59 wib

Koruptor Makin Canggih
Rabu, 20 September 2017 - 13:53 wib
POLITIK
Kader Demokrat Banyak Mumpuni
Rabu, 20 September 2017 - 13:42 wib

Indonesia di Ambang Krisis Petani
Rabu, 20 September 2017 - 13:31 wib

Pemko Dukung Program Dakwah
Rabu, 20 September 2017 - 13:20 wib

Arisan Buat Seru-seruan
Rabu, 20 September 2017 - 12:59 wib

Lagi, Puluhan Bunga Bangkai Ditemukan
Rabu, 20 September 2017 - 12:50 wib

Uangnya buat Keperluan
Rabu, 20 September 2017 - 12:38 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
11 Aktivitas yang Bisa Membuat Bahagia

Selasa, 19 September 2017 - 10:07 WIB

Kurang Tidur  Berisiko Diabetes

Selasa, 19 September 2017 - 10:05 WIB

Si Pahit Ini Punya  Khasiat Dahsyat

Selasa, 19 September 2017 - 10:03 WIB

Waspadai Tanda-tanda Stres pada Anak

Selasa, 19 September 2017 - 10:01 WIB

Wow! Ekstrak Cacing Laut Bisa Obati Diabetes Meletus

Minggu, 17 September 2017 - 00:40 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us