Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS SUAP
Ini Tanggapan Patrialis Akbar usai Divonis 8 Tahun Penjara
Senin, 04 September 2017 - 19:07 WIB > Dibaca 473 kali Print | Komentar
Ini Tanggapan Patrialis Akbar usai Divonis 8 Tahun Penjara
Patrialis Akbar. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Tipikor menjatuhkan vonis 8 tahun penjara, denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan terhadap Patrialis Akbar.

Patrialis dianggap terbukti menerima suap dari importir daging Basuki Hariman, terkait uji materi undang-undang nomor 41 tahun 2014 tentang kesehatan hewan ternak. Adapun putusan itu dibacakan langsung oleh ketua majelis hakim Nawawi Pamolango. Atas putusan itu, Patrialis meminta waktu untuk berpikir apakah menerima atau mengajukan upaya hukum banding.

Demikian halnya dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Majelis pun memberikan waktu selama satu minggu kepada mereka. Patrialis meminta waktu untuk naik banding atau tidak karena dirinya tidak merasa bersalah dalam perkara itu.

"Di persidangan, saya sudah memberikan pembelaan sesuai dengan fakta persidangan. Saya juga mengatakan bahwa saya tidak bersalah," ujarnya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2017).

Diakui Patrialis, pembelaan dirinya di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor sudah maksimal. Namun, hakim berpendapat dirinya dinilai terbukti menerima suap dari bos impor daging Basuki Hariman dan stafnya NG Fenny, melalui Kamaludin sebesar US$ 10 ribu dan Rp4 juta.

"Saya tidak akan memberikan penilaian (vonis) karena ini otoritas hakim. Saya menyerahkan kepada Allah mana yang benar dan mana yang tidak," tutur mantan Hakim Majelis Konstitusi itu.

Hakim dalam amar putusannya itu menilai mantan politikus PAN itu melanggar Pasal 12 huruf c Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Diketahui, vonis majelis hakim terhadap mantan menteri Hukum dan HAM lebih ringan ketimbang tuntutan dari jaksa penuntut umum KPK. Dalam tuntutannya, jaksa menuntut Patrialis 12 tahun 6 bulan penjara denda Rp500 juta atau subsider 6 bulan kurungan penjara.  (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
IKUTI JEJAK TONTOWI/LILIYANA
Dubai World Superseries Finals 2017, Marcus/Kevin Tembus Semifinal
Sabtu, 15 Desember 2017 - 21:00 wib
AKIBAT KETIADAAN BLANGKO
Ikut Soroti Kasus Novanto, Giring Nidji Ternyata Jadi Korban e-KTP
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:30 wib
GUGATAN DITOLAK
Kontroversial, Ini Tanggapan Fadli Zon soal Putusan MK Terkait LGBT
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:00 wib
DIGELAR MUI
Aksi Bela Palestina Akan Diramaikan Ribuan Alumni 212
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:30 wib
DITENTUKAN SETELAH MUNASLUB
Nama-nama Elite Golkar Ini Dinilai Pantas Jadi Ketua Parlemen
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:00 wib
DIJADIKAN IBUKOTA ISRAEL
Ditulis Orang yang Sama, Ini Penjelasan KPAI soal Buku Sebut Yerusalem
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:30 wib
SAAT RAPAT BAMUS DPR
PKS Kirim Surat soal Penarikan Fahri, Fadli Zon Bilang Begini
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:15 wib

Ratusan Ribu Hektre Sawit Di-Replanting
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:03 wib
JELANG MUNASLUB
Pengukuhan Airlangga sebagai Ketum Golkar Bakal Dihadiri Jokowi
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kasus Persekusi Ustaz Somad, FPI Sudah Buat Laporan

Jumat, 15 Desember 2017 - 17:40 WIB

Hukuman Penjara Seumur Hidup Mulai Mengancam Novanto, Penyebabnya...
Novanto Terdakwa Pertama dari Unsur Politik, Ini Komentar KPK
BK Segera Proses Persekusi terhadap UAS

Jumat, 15 Desember 2017 - 13:44 WIB

Setnov Belum Mau Sebut Politisi Lain

Jumat, 15 Desember 2017 - 13:37 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini