Wonderful Indonesia
KEWENANGAN DPP
Tak Setuju Pemecatan Doli, Ini Kata Ketua Dewan Pakar Golkar
Jumat, 01 September 2017 - 20:40 WIB > Dibaca 887 kali Print | Komentar
Tak Setuju Pemecatan Doli, Ini Kata Ketua Dewan Pakar Golkar
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Perbedaan pendapat yang menjadi alasan pemecatan terhadap Koordinator GMPG Ahmad Doli Kurnia dari Golkar menuai tanggapan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono.

Adapun Agung mengaku tidak setuju dengan pemecatan itu. Namun, kata dia, keputusan tersebut tergantung dewan pimpinan pusat partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Ya sebetulnya itu kewenangan DPP, saya sendiri terhadap pemecatan itu kurang setuju," katanya saat dihubungi awak media, Jumat (1/8/2017).

Menurutnya, DPP Partai Golkar sejatinya diberi hak untuk memecat anggota sepanjang dipandang dapat mengganggu dan menimbulkan masalah dan bertentangan dengan kebijakan partai. Namun, harus ditempuh sesuai prosedur yang benar.

"Yang saya persoalkan itu prosedurnya. Prosedurnya itu yang dilakukan terhadap Doli itu bagaimana?" tanya dia.

Sementara itu, terkait apakah Dewan Pakar Partai Golkar akan memediasi Doli dengan DPP,  dia menilai tidak perlu. Itu karena kedua belah pihak bisa berkomunikasi secara langsung. Kecuali kalau mereka benar-benar sudah putus komunikasi.

"Tapi kan sesama temen sendiri mungkin bisa lah. Langsung saja," sebutnya.

Ketua Kosgoro 1957 itu kembali memgingatkan, yang terpenting menurutnya, kewenangan jangan digunakan dengan sewenang-wenang.

"Cepat diambil dan kemudian pada waktunya kalau dipandang untuk bersatu kembali kan lebih baik," paparnya.

Lebih jauh, Agung berharap agar persoalan ini tidak perlu dibesar-besarkan.

"Semoga bisa selesai dengan baik agar soliditas, kekompakan tetap terjaga karena banyak pekerjaan besar lainnya," tandasnya. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
ISTANA TANGGAPI PERNYATAAN FAHRI
Jokowi Memang Pernah Bertemu Setya Novanto, tapi...
Rabu, 21 November 2017 - 21:00 wib
USAI JADI TERSANGKA E-KTP
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Rabu, 21 November 2017 - 20:50 wib
SUDAH INKRACHT DI PENGADILAN
Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
Rabu, 21 November 2017 - 20:40 wib
RESMI DIBERHENTIKAN PSSI
Berakhir Sudah Tugas Indra Indra Sjafri di Timnas U-19, Selanjutnya...
Rabu, 21 November 2017 - 20:30 wib
USAI SETNOV DITAHAN KPK
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini
Rabu, 21 November 2017 - 20:20 wib
344 WARGA PENDATANG DIBEBASKAN
Bebaskan Sandera KKSB, Kekuatan TNI-Polri Jauh Lebih Besar
Rabu, 21 November 2017 - 20:00 wib
BANYAK KEJANGGALAN DALAM KASUS E-KTP
Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:54 wib
DITAHAN TERKAIT KASUS E-KTP
Dua Malam "Menginap," Setnov Sebut Sel Tahanan KPK Cukup Layak
Rabu, 21 November 2017 - 19:48 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ketika Setya Novanto Tidur saat Diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2017 - 19:42 wib
BANTU KPK
Kapolri Tak Ikut Campur dalam Kasus Novanto, Sudah Tepat?
Rabu, 21 November 2017 - 19:36 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Ini Penjelasan Ketua MKD soal Pembatalan Rapat Pergantian Setnov
Kursi Ketua DPR Layak Diisi Enam Kader Golkar Ini

Selasa, 21 November 2017 - 20:20 WIB

Kader Ingin Pertahankan Setnov, Rapat Pleno Golkar Panas

Selasa, 21 November 2017 - 20:10 WIB

Minta Pansus Angket Investigasi, Fahri Hamzah Ancam Bubarkan KPK
Rapat MKD Bahas Nasib Setya Novanto Kemungkinan Dihadiri KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini