PEMBINAAN BELUM OPTIMAL

Kata Ketua ICMI, Napi yang Taubat Hanya 30 Persen, Selebihnya...

Nasional | Jumat, 01 September 2017 - 17:45 WIB

Kata Ketua ICMI, Napi yang Taubat Hanya 30 Persen, Selebihnya...
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie, mengatakan, hanya 30 persen saja narapidana yang taubat usai menjalani masa tahanan di LP.

Hal itu terjadi lantaran belum optimalnya pembinaan terhadap para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

"Dari survei, yang tobat keluar dari penjara itu cuma 30 persen. 30 persen lagi, jadi pendendam. Begitu keluar, justru mengganggu aktivitas masyarakat, karena dia keluar karena merasa tidak bersalah," katanya dilansir RMol Sumut (Jawa Pos Grup), Kamis (31/8/2017).

Lantas, bagaimana dengan 40 persen lainnya?

"40 persen, dia makin jadi," tutur Profesor Hukum Universitas Indonesia itu.

Dia menerangkan, teknisnya, begitu masuk penjara berstatus sebagai pencopet, setelah keluar bisa jadi perampok. Kemudian, napi yang sebelumnya terpidana kasus pengguna narkoba, begitu keluar malah jadi bandar.

"Jadi, kita mesti hati-hati dengan sistem kebijakan pemenjaraan. Masyarakat seharusnya dididik. Karena ada masalah dengan sistem pemenjaraan," sebut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi pertama itu.

Terkait itu, dia mengimbau agar masyarakat bisa memahami hukuman apa yang sebaiknya diterapkan. Pasalnya, selama ini hanya penjara, penjara dan penjara saja yang berlaku.

"Kalau suatu permasalahan kita dekati dengan pendekatan hukum dan peradilan nggak menyelesaikan masalah. Serius, terutama kalau jabatan publik," tuntasnya. (mam)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU