Wonderful Indonesia
Bulan Juli 2017, Capaian Wisman Naik Sampai 15,2 Persen
Jumat, 01 September 2017 - 04:34 WIB > Dibaca 1961 kali Print | Komentar
Bulan Juli 2017, Capaian Wisman Naik Sampai 15,2 Persen
JAKARTA - Keputusan Presiden Joko Widodo untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor prioritas dan core economy bangsa rupanya tepat. Capaian kunjungan wisman dan wisnus  dalam 3 tahun ini, masih on target. Ujungnya, 2019 menuju 20 juta wisman ke Indonesia. 

Tahun 2014 jumlah wisman mencapai 9,3 juta, tahun 2015 naik menjadi 10,4 juta, dan tahun 2016 naik lagi di angka 12 juta. Tahun 2017 ini, hingga semester I, Januari sampai Juni masih ok, bahkan growth 22,4% dibandingkan tahun lalu. 

Angka pertumbuhan tercepat, di ASEAN bersama Vietnam. Bahkan Indonesia termasuk 20 besar the fastest growing di dunia. Capaian Juni 2017 sudah 1.128.000 dan bulan Juli 2017 diperkirakan 1.300.000 atau naik lagi 15,2%. "Dibandingkan dengan tahun 2016 yang tercapai 1.032.741, bulan Juli 2017 diperkirakan sekitar 1.300.000. Growth nya sekitar 25,9%," ungkap Menpar Arief Yahya. 

Sampai dengan bulan Juli 2017, dalam 7 bulan diperkirakan 7.778.069, atau naik 22,9% dibandingkan dengan capaian tahun 2016, yakni 6.324.324. "Targat di Bulan Juli 2017 adalah 7,3 juta, dengan angka itu maka capaiannya 106,5%" ungkap Arief Yahya. 

Performance pariwisata yang terus melesat, kata Menpar Arief Yahya saat ini dipandang optimistik oleh banyak kalangan. Termasuk perusahaan-perusahaan besar yang sedang membangun kemitraan dalam co branding bersama Wonderful Indonesia. 

"Bahkan kami hanya membatasi sampai dengan 100 perusahaan, yang sama-sama mempromosikan produk dengan brand Wonderful Indonesia. Ini menjadi indikator bahwa branding pariwisata Indonesia yang sudah mendunia itu mulai dilirik oleh perusahaan swasta nasional kita," ungkap Arief Yahya. 

Menurut Arief Yahya, di dunia bisnis dikenal 3 bidang, yakni Tourism, Trade and Investment. Disingkat TTI. "Kalau tourism kuat, maka akan mendorong trade dan investment ke Indonesia," ungkap Arief Yahya. 

Terkait dengan TTI itu, Presiden Jokowi sudah meminta kepada jajarannya untuk memanfaatkan momentum kepercayaan dunia. Presiden mengumpulkan jajarannya untuk merumuskan upaya-upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam sidang kabinet paripurna yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri anggota Kabinet Kerja, dan digelar di Istana Merdeka pada Selasa, 29 Agustus 2017 lalu, Presiden secara khusus menyinggung soal momentum yang sesungguhnya telah ada di depan mata dan menunggu dioptimalisasi. 

"Sekarang ini kita memiliki momentum kepercayaan internasional terhadap negara kita Indonesia. Ini yang harus kita manfaatkan betul-betul secepat-cepatnya, momentum tidak akan datang dua atau tiga kali. Ini momentumnya sudah ada di tangan," Presiden menegaskan.

Sebagaimana kita ketahui bersama, beberapa waktu lalu Indonesia juga telah memperoleh predikat sebagai negara layak investasi. Penilaian dan predikat tersebut disematkan oleh sejumlah lembaga pemeringkat internasional seperti Fitch Ratings, Moody’s, dan Standard and Poor’s.

Selain itu, United Nations Conference on Trade and Developments (UNCTAD) pada Juni lalu menempatkan Indonesia di peringkat ke-4 sebagai negara tujuan investasi yang prospektif dalam kurun waktu 2017-2019. Dalam daftar tersebut, Indonesia mampu melesat ke posisi 4 setelah sebelumnya hanya berada pada posisi 8.

"Ini juga kepercayaan internasional terhadap kita," ujarnya.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TETAP JADI KETUA UMUM
Golkar Pertahankan Setya Novanto, Begini Komentar Nasdem
Kamis, 22 November 2017 - 21:00 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Dinilai Janggal, Kesaksian Nazaruddin Harus Diuji
Kamis, 22 November 2017 - 20:45 wib
TERKAIT ELEKTABILITAS PADA TAHUN POLITIK
Golkar Pertahankan Setnov, Zainal Bintang: Ini Bunuh Diri
Kamis, 22 November 2017 - 20:30 wib
USAI DIPERIKSA KPK
Setnov Ditahan, Akom Beri Nasihat Ini untuk Kader Golkar
Kamis, 22 November 2017 - 20:15 wib
SARING SEJUMLAH NAMA
Kata PSSI, Pengganti Indra Sjafri Harus Cocok dengan Filanesia
Kamis, 22 November 2017 - 20:00 wib
JIKA DIBUTUHKAN KETERANGAN
Tenang Saja, MKD Bakal Kunjungi Rutan Setya Novanto
Kamis, 22 November 2017 - 19:30 wib
TERKAIT PERTEMUAN DENGAN SETNOV
Pedas! Fahri Minta Jubir Jokowi Tak Banyak Bicara kalau...
Kamis, 22 November 2017 - 19:15 wib
SOROTI DUA SURAT TULISAN TANGAN
Pengamat: Meski Cuma Sebentar, Setnov Tak Bisa Hidup Tanpa Kekuasaan
Kamis, 22 November 2017 - 19:00 wib
SUDAH PENUHI PRASYARAT
Segera Surati Jokowi, Khofifah Siap Bertarung di Jatim
Kamis, 22 November 2017 - 18:45 wib
BANDINGKAN DENGAN RJ LINO
Setnov Ditahan, Fahri: Politik kan Maunya Begitu
Kamis, 22 November 2017 - 18:30 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Lewat Perkampungan Adat Nagari, Robert Muller Berjaya di Etape III TdS
Ingin Meeting Sambil Menyantap Kuliner? Yuk ke The Sixty Two Resto and Lounge Bandung
Minggu, 26 November, GenPI Luncurkan Tiga Pasar Baru Lagi
Menpar Arief Yahya Tinjau Persiapan Sail Sabang 2017

Rabu, 22 November 2017 - 09:54 WIB

Judika Menghentak Festival Crossborder Atambua

Rabu, 22 November 2017 - 09:40 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini