Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN PENODAAN LAMBANG NEGARA
Polda Jabar Kirim Anggota ke Interpol Terkait Kasus Rizieq
Rabu, 30 Agustus 2017 - 20:15 WIB > Dibaca 698 kali Print | Komentar
Polda Jabar Kirim Anggota ke Interpol Terkait Kasus Rizieq
Habib Rizieq. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kepolisian terus menangani sejumlah kasus yang menyeret Rizieq Shihab. Diketahui, tak hanya menjadi tersangka di Polda Metro Jaya, pria bergelar Habib itu juga menjadi tersangka di Polda Jawa Barat.

Rizieq sendiri dianggap melakukan penodan lambang negara dengan menghina Pancasila. Menurut Direskrimum Polda Jawa Barat Kombes Umar Surya Fana, pihaknya telah berkoordinasi dengan Interpol Indonesia. Tujuannya untuk memanggil Imam Besar Front Pembela Islam itu sebagai tersangka.

"Untuk urusan keluar (negeri) kami tetap satu pintu lewat interpol jadi kami tunggu perintah. Ada dua orang dari kami yang tetap nempel di Interpol Mabes," ujarnya di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (30/8/2017).

Bukan hanya berkoordinasi dengan Interpol, dia pun telah menempatkan seorang Liaison Officer (LO) atau Perwira Penghubung di Arab Saudi Tengah.

"Kami ada LO yang di Timur Tengah. Ya nanti antara LO di Timur Tengah berkoordinasi dengan Interpol sini. Saluran itulah yang kami pakai," sebutnya.

Rizieq Shihab sendiri terjerat sejumlah kasus, amtara lain, dugaan penodaan Pancasila, dan perkara dugaan chat mesum. Adapun dalam kasus chat mesum, Rizieq saat ini telah berstatus tersangka bersama Firza Husein. Di samping itu, dia dilaporkan ke polisi atas ceramahnya yang dinilai menyinggung Tuhan serta umat agama tertentu.

Kemudian, dia pun dilaporkan mengenai penghasutan atas ucapannya soal uang rupiah baru emisi 2016 bergambar palu arit. Lebih jauh, hansip di Jakarta dan Kalimantan Timur juga melaporkan Rizieq karena dalam salah satu ceramahnya dia dianggap menghina mantan Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan dan hansip. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Smartphone Kena Air Hujan? Begini Caranya
Minggu, 25 Februari 2018 - 10:18 wib

BPJS TK Launching Perisai
Minggu, 24 Februari 2018 - 20:49 wib

APBD Rohul 2018 Dibatalkan
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:27 wib

Enam Perenang Ikuti Pembinaan di Bali
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:22 wib
Pencuri Motor dan Penadah Diringkus

Pencuri Motor dan Penadah Diringkus
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:18 wib
BULAN MEI 2018
Amerika Serikat Tetap Ngotot Buka Kedutaan di Yerusalem
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:08 wib
DICARI DARI KEMENTERIAN LAIN
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:07 wib
Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak

Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:53 wib
PERSOALAN HARTA WARISAN
Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:47 wib
KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet

KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:46 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Nyanyian Nazaruddin Harus Dibuktikan Secara Hukum

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:12 WIB

Besok, Dugaan Kelalaian KPU Diputuskan

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:42 WIB

Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

Hati-hati! Jangan Sampai Ada yang Numpang Tenar karena Kepulangan Novel
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Smartphone Kena Air Hujan? Begini Caranya