Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERUS DIBURU TIM BARESKRIM POLRI
Buronan Korupsi Aset Pertamina Ini Masuk Daftar Cekal Imigrasi
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:37 WIB > Dibaca 299 kali Print | Komentar
Buronan Korupsi Aset Pertamina Ini Masuk Daftar Cekal Imigrasi
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Keberadaan Gathot Harsono, tersangka kasus dugaan korupsi penjualan aset tanah PT Pertamina yang terjadi pada tahun 2011, sampai kini terus dilacak oleh tim dari Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.

Dikatakan Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol Erwanto Kurniadi, pasca-ditetapkan sebagai tersangka, pelaku memang telah menghilang.

"Tersangka Gathot belum tertangkap, dia menghilang, sampai sekarang masih dikejar oleh anggota kami," katanya, Rabu (23/8/2017).

Menurutnya, Bareskrim telah menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO) terhadap tersangka Gathot Harsono guna mencari informasi keberadaan tersangka.

"Sudah menerbitkan (surat) DPO dan sekarang terus dikejar," tuturnya.

Bukan itu saja, Bareskrim pun telah berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi untuk mengeluarkan surat pencekalan bagi tersangka.

"Sudah dicekal (pencegahan dan penangkalan) sejak ditetapkan sebagai tersangka," tegasnya.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri sebelumnya menetapkan Senior Vice President (SVP) Asset Management PT Pertamina, Gathot Harsono sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset PT Pertamina pada 2011. Aset yang dijual oleh Pertamina ini berupa tanah seluas 1.088 meter persegi di daerah Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dia ditetapkan sebagai tersangka pada 15 Juni 2017 setelah gelar perkara dilakukan. Adapun tanah seluas 1.088 meter persegi di Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan telah disita oleh penyidik Bareskrim. Sementara dari hasil analisis Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara akibat kasus korupsi ini mencapai Rp40,9 miliar.

Kasus itu mulai diselidiki Bareskrim pada Desember 2016, kemudian naik ke tahap penyidikan pada awal tahun 2017. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Syamsuar Ajak Warga Introspeksi Diri
Jumat, 22 September 2017 - 15:47 wib

Tenda Bantuan Berhasil Dibangun
Jumat, 22 September 2017 - 14:54 wib

18 CSO Tinjau Pembangunan Lingkungan Siak
Jumat, 22 September 2017 - 14:44 wib

Auditor BPK Terima Suap
Jumat, 22 September 2017 - 14:41 wib

KPU Ajak Peretas Bantu Jaga Sipol
Jumat, 22 September 2017 - 14:41 wib

Balon Wagubri Khairuddin Bentuk Tim Relawan
Jumat, 22 September 2017 - 14:30 wib

Siak dan Rohil Buka Pendaftaran Panwascam
Jumat, 22 September 2017 - 14:30 wib

Titip Kepedulian untuk Rekan Alumni SMAN 428
Jumat, 22 September 2017 - 13:59 wib

SSBI Muda Empat Balai Bernuansa Islami
Jumat, 22 September 2017 - 13:04 wib
KAB BENGKALIS
Tiga Kecamatan Belum Terdaftar Di Kemendagri sebagai Pemilih
Jumat, 22 September 2017 - 12:55 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Bos Besar Produsen CC Ditangkap

Kamis, 21 September 2017 - 10:44 WIB

Garis Polisi Proyek Ruang Pengawas Dilepas

Kamis, 21 September 2017 - 10:10 WIB

JPU Sebut Uang Diberi ke ZH

Kamis, 21 September 2017 - 09:41 WIB

Polisi Amankan Bandara Terkait Kabar Kepulangan Habib Rizieq
Tak Hadiri Panggilan Pansus Hak Angket, Ini Alasan KPK

Rabu, 20 September 2017 - 20:30 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us