Wonderful Indonesia
PERMENHUB DICABUT MA
Organda Khawatir Angkutan Konvensional dan Online Kembali Bergejolak
Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:33 WIB > Dibaca 508 kali Print | Komentar
Organda Khawatir Angkutan Konvensional dan Online Kembali Bergejolak
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek resmi dicabut oleh Mahkamah Agung (MA).

Menurut Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan, dirinya khawatir akan timbul lagi gejolak di lapangan antara taksi berbasis online dengan angkutan lain.

Sebab, kata dia, syarat tarif batas atas dan bawah yang diperuntukkan bagi taksi online telah dicabut.

"Apa yang dilakukan oleh putusan MA khawatir memicu kericuhan di seluruh Indonesia," katanya saat dihubungi, Selasa (23/8/2017).

Shafruhan menambahkan, MA seharusnya tak menghapuskan tarif batas dan bawah taksi online karena hal itu dianggap tidak adil. Sebab, transportasi umum tarifnya diatur oleh pemerintah, sedangkan taksi atau angkutan berbasis online tidak diatur oleh pemerintah.

"Jadi, mereka (transportasi online) dilepaskan menentukan tarif‎. Nanti tatanan transportasi amburadul semua," tuturnya.

Putusan Nomor 37 P/HUM/2017 sebelumnya ditetapkan dalam rapat permusyawaratan MA yang diadakan pada 20 Juni 2017 lalu. Adapun dalam keputusannnya MA menyebut bahwa 14 poin peraturan itu harus dicabut karena bertentangan dengan Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 dan Pas 7 UU Nomor 20/2008, karena dianggap tidak membantu usaha untuk tumbuh berkembang.

Di samping itu, poin-poin tersebut juga bertentangan dengan Pasal 183 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009, yang menetapkan bahwa tarif ditentukan berdasar tarif batas atas dan batas bawah yang diusulkan dari Gubernur/Kepala Badan yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal atas nama Menteri, dan bukannya didasarkan pada kesepatan antara konsumen dan perusahaan penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR DI ASIT
Suku Teater Mulai Pementasan Perdana "Dilanggar Todak"
Jumat, 23 Februari 2018 - 01:20 wib
DIBERIKAN ANDI NAROGONG
Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Jumat, 22 Februari 2018 - 21:00 wib
JADI POLEMIK
Soal Perppu MD3, Bamsoet Akui Sepakat dengan Jokowi, Ini Alasannya
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:50 wib
POLEMIK DUALISME
Fraksi dan AKD di DPR Dirombak OSO, Kubu Sudding Naik Pitam
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:40 wib
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNALSUB 2016
Tepis Isu Jual Jabatan Ketum ke OSO, Wiranto Bilang Begini
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:10 wib
KESEPAKATAN PEMERINTAH DAN DPR
Jokowi Tolak Tanda Tangani UU MD3 karena Pencitraan? Kata Zulkifli Hasan...
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:00 wib
SYUKURAN LOLOS PEMILU
Sudding Dipecat dari Jabatan Sekjen Hanura, OSO: Wiranto Setuju
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:50 wib
SEPAKBOLA INDONESIA
Kick Off Liga 1 Musim 2018 Digelar 10 Maret Mendatang
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:40 wib
JALANI PEMERIKSAAN MEDIS
Resmi! Dhawiya Ditahan Polda Metro Terkait Kasus Narkoba
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Ketika Novel Baswedan Akhirnya Tiba di Gedung KPK

Kamis, 22 Februari 2018 - 18:30 WIB

Aliansi BEM Se-Indonesia Tolak UU MD3

Kamis, 22 Februari 2018 - 17:51 WIB

4 Provinsi Siaga Darurat Karhutla

Kamis, 22 Februari 2018 - 12:45 WIB

Siap Bongkar Penganiayaan Ulama

Kamis, 22 Februari 2018 - 12:33 WIB

Stop Tunjangan Kehormatan Ribuan Profesor

Kamis, 22 Februari 2018 - 12:04 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us