Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Meski Miryam Murka, Anton Tak Akan Cabut Keterangan soal Markus Nari
Selasa, 22 Agustus 2017 - 00:32 WIB > Dibaca 932 kali Print | Komentar
Meski Miryam Murka, Anton Tak Akan Cabut Keterangan soal Markus Nari
Markus Nari. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Advokat Anton Taufik menegaskan tak akan mencabut keterangannya menyangkut Politikus Partai Golkar Markus Nari yang mengaku akan menanggung seluruh kebutuhan hidup Miryam dan keluarganya.

Hal itu dikatakannya menanggapi tudingan pelecehan keras oleh Miryam yang dialamatkan kepadanya.

"Yang bicara itu pak Markus, saya tetap (pada keterangan saya)," katanya yang dihadirkan sebagai saksi dari terdakwa Miryam di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (21/82/2017).

Anton sendiri sebelumnya mengatakan, Markus Nari akan menanggung seluruh kebutuhan hidup Miryam S Haryani dan keluarganya jika politikus Partai Hanura itu masuk penjara karena kasus korupsi e-KTP.

"Waktu sepulang dari kantor bu Elza, saya ketemu Gugun (supir Markus Nari) jadi kalau dia masuk penjara, dia akan menanggulangi biayanya, yang ngomong Pak Markus. Tapi saya tidak tahu pembicaraannya di Mampang," ucapnya.

Adapun jaminan Markus itu akan diberikan asalkan Miryam tidak menyebut-nyebut namanya terlibat dalam kasus korupsi e-KTP.

"Kalu ketemu jangat sebut nama saya (Markus Nari) karena di BAP Miryam disebut Pak Markus. Jadi waktu dapatkan BAP itu, kan saya sempat kasih BAP itu, disebutkan di situ, (Markus Nari) menerima, jangan sebut-sebut-sebut nama saya," bebernya.

Terkait pernyataan Anton tersebut, Miryam murka. Dia membantah dan menyebut apa yang dikatakan bahwa pengacaranya dibayar Markus adalah sebuah pelecehan.  (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR DI ASIT
Suku Teater Mulai Pementasan Perdana "Dilanggar Todak"
Jumat, 23 Februari 2018 - 01:20 wib
DIBERIKAN ANDI NAROGONG
Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Jumat, 22 Februari 2018 - 21:00 wib
JADI POLEMIK
Soal Perppu MD3, Bamsoet Akui Sepakat dengan Jokowi, Ini Alasannya
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:50 wib
POLEMIK DUALISME
Fraksi dan AKD di DPR Dirombak OSO, Kubu Sudding Naik Pitam
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:40 wib
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNALSUB 2016
Tepis Isu Jual Jabatan Ketum ke OSO, Wiranto Bilang Begini
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:10 wib
KESEPAKATAN PEMERINTAH DAN DPR
Jokowi Tolak Tanda Tangani UU MD3 karena Pencitraan? Kata Zulkifli Hasan...
Jumat, 22 Februari 2018 - 20:00 wib
SYUKURAN LOLOS PEMILU
Sudding Dipecat dari Jabatan Sekjen Hanura, OSO: Wiranto Setuju
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:50 wib
SEPAKBOLA INDONESIA
Kick Off Liga 1 Musim 2018 Digelar 10 Maret Mendatang
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:40 wib
JALANI PEMERIKSAAN MEDIS
Resmi! Dhawiya Ditahan Polda Metro Terkait Kasus Narkoba
Jumat, 22 Februari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

Hati-hati! Jangan Sampai Ada yang Numpang Tenar karena Kepulangan Novel
KPK: Operasi Mata Kembali Dijalani Novel Bulan Depan

Kamis, 22 Februari 2018 - 19:20 WIB

Novel Baswedan saat Tiba di KPK: Terima Kasih Bapak Presiden
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us