Wonderful Indonesia
Ekahani Yuliandra SH (Ilmu Hukum UIR, 2007)
Terbiasa Disiplin, Komit Tegakkan Aturan
Senin, 14 Agustus 2017 - 11:07 WIB > Dibaca 2357 kali Print | Komentar
Terbiasa Disiplin, Komit Tegakkan Aturan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Terbiasa disiplin semenjak sekolah di pondok pesantren, bekerja di bidang penegakan hukum membuat Ekahani Yuliandra SH tidak canggung lagi. Apalagi ia mengambil kuliah Ilmu Hukum di Jurusan Ilmu Hukum tertua di Riau di Universitas Islam Riau (UIR). Kematangan, senioritas dan kemapanan ilmu para dosen di kampus tersebut berperan besar bagi dirinya dalam membentuk pengetahuan dan karakternya.

     Apalagi, cerita Eka, dosen Ilmu Hukum Unilak itu tidak hanya sudah dosen senior kaliber doktor dan profesor hukum, tapi mereka rata-rata sangat disiplin. Ketegasan dan kedisiplinan dosen ini membuat Eka salut hingga ia benar-benar dapat menguasai pengetahuan di bidang hukum. Hal itu pula membuatnya percaya diri menjalankan tugasnya saat ini di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.

     ‘’Dosen banyak yang senior, mereka rata-rata sangat disiplin dan tegas. Memang terasa sulitnya mendapatkan ilmu di sana, tapi itu justru memberikan dampak yang sangat besar setelah tamat. Kita di sana benar-benar merasakan diri kita layak menyandang gelar Sarjana Hukum. Berbagai ilmu yang ditransfer dosen melekat kuat, sampai sekarang,’’ sebut Eka.

     Saat masih SLTA, Eka memang berniat mengambil jurusan Ilmu Hukum. Ia sempat punya cita-cita menjadi pengacara. Namun ternyata tidak mudah menuju ke sana. Ia sempat luntang-lantung memanfaatkan segala peluang untuk memulai karir. Bahkan ia sempat ikut menjadi kontraktor di Kuantan Singingi. Sampai suatu ketika ada kabar penerimaan di Perhubungan. Tidak disangka, ia diterima.

     Saat pelatihan menjelang diangkat PNS di Perhubungan menurut Eka berat bagi orang tidak biasa. Sebagai orang lapangan, calon pegawai Perhubungan mendapatkan pelatihan semi militer. Terbiasa disiplin di kampus dan di pesantren menurut Eka membuat segalanya lebih mudah. Eka memang tidak merasa disiplin sepenuhnya, namun ia sudah terbiasa disiplin. Ia juga sudah paham bagaimana kalau disiplin di kesatuannya itu dilanggar.

      ‘’Saya sudah terbiasa di pesantren. Di sana disiplin yang paling utama, terlambat bisa kena rotan betis. Itu sudah biasa. Juga pada waktu kuliah, dosen-dosen Ilmu Hukum itu kadang ada yang tidak bisa kompromi. Jangan coba-coba rambut gimbal kalau mau masuk kelas. Jadi dari sana, selain ilmu, karakter itu sudah terbangun. Insya Allah sekarang lebih percaya diri, lebih enjoy dan bisa berkomitmen penuh menegakkan aturan,’’ kata Eka.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Taman Alam Mayang Sejuk dan Asri
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:00 wib
GUNA HINDARI PERCERAIAN
Perlunya Bimbingan Menjaga Ketahanan Keluarga
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:52 wib

Juni, Cak Imin Putuskan Maju Cawapres
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:48 wib
DATUK SERI ULAMA SETIA NEGARA
Buah Pengembaraan
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:59 wib
Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib

Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:49 wib
MASUK WILAYAH TARGET BRG
70 Ha Lahan Gambut di Dumai Terbakar
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:43 wib

Taman Bunga Pinggiran Sungai
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:39 wib
KOMUNITAS PILOT DRONE RIAU
Wadah Edukasi dan Berbagi Informasi
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:35 wib
Hari Berpikir Sedunia
Hati-hati Bunda, Keseringan Bilang "Jangan" pada Anak Bisa Bahaya
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:31 wib
ALINEA
Rumah Sunting yang Kian “Cling”
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:29 wib
Cari Berita
ALUMNI Terbaru
IKA FISIP UR Dilantik, Diharapkan  Beri Kontribusi untuk Almamater
Alumni SMP Seng, SMP Pertama di Duri Gelar Reuni Akbar

Senin, 23 Oktober 2017 - 09:42 WIB

Berani Hadapi Tantangan

Senin, 11 September 2017 - 12:03 WIB

Sekretaris Dinas Termuda, Mengabdi dengan Cerdas, Ikhlas dan Berintegritas
Bangun Karir di Perbankan

Senin, 21 Agustus 2017 - 10:44 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us