Wonderful Indonesia
Turis Tiongkok Seksi, Repeater Jadi Kunci
Bedah Persaingan Pariwisata Indonesia vs Vietnam
Minggu, 13 Agustus 2017 - 08:12 WIB > Dibaca 1073 kali Print | Komentar
Bedah Persaingan Pariwisata Indonesia vs Vietnam
JAKARTA (RIAUPOS.CO)   - Industri pariwisata Indonesia memiliki musuh baru di Asia Tenggara. Setelah melibas Thailand yang tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada semester pertama 2017 hanya 4,41 persen, Indonesia kini bersaing ketat dengan Vietnam.

Tren kunjungan wisman ke Indonesia dan Vietnam pada paruh pertama 2017 menunjukkan pertumbuhan tertinggi di Asia Tenggara.

Laman TTR Weekly melaporkan, Vietnam dikunjungi 6.206.336 wisman sejak Januari hingga Juni. Jumlah itu meningkat 30,2 persen dibandingkan periode yang sama 2016 lalu.
Tiongkok menjadi penyumbang turis terbesar bagi Vietnam sepanjang semester pertama 2017.

Jumlahnya mencapai 1.887.495 wisman. Angka itu naik 56,7 persen dibandingkan semester pertama 2017. Posisi kedua diduduki turis asal Korea Selatan sebanyak 1.066.257 alias melesat  43,9 persen dibandingkan periode yang sama 2016.

Khusus kunjungan sepanjang Juni, turis Tiongkok juga menjadi pendongkrak utama pariwisata Vietnam. Sebanyak 315.312 wisman asal Tiongkok berkunjung ke Vietnam. Jumlah itu naik 4,9 persen dibandingkan Mei 2017.

Posisi kedua dihuni turis asal Korsel sebanyak 177.061. Namun, tren kunjungan wisman Korsel turun 5,5 persen dibandingkan Mei 2017.

Sementara itu, Indonesia dikunjungi 6,48 juta wisman sepanjang semester pertama 2017.
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah itu melesat 22,42 persen dibandingkan periode yang sama 2016. Saat itu, kunjungan wisman mencapai 5,20 juta.

Khusus Juni 2017, kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 1,13 juta. Angka itu melesat 31,61 persen dibandingkan Juni 2016 yang berjumlah 857,65 ribu.

Sama seperti Vietnam, Indonesia juga digempur turis asal Tiongkok. Sepanjang Juni lalu, sebanyak 160.200 turis asal Tiongkok pelesiran ke Indonesia.

Itu berarti turis asal Negeri Panda, julukan Tiongkok berkontribusi sebesar 14,19 persen.
Di posisi kedua adalah turis asal Singapura yang berjumlah 131.908 orang atau mencapai 11,66 persen.

Sedangkan urutan ketiga adalah wisatawan asal Australia sejumlah 108.028 orang atau berkontribusi 9,57 persen. Meski lebih unggul dibandingkan Indonesia perihal tren kunjungan wisman, Vietnam memiliki kendala serius.

Sebab, mayoritas turis enggan menjadi repeater alias ogah kembali ke Vietnam.

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Rumah 2 Lantai Seharga Rp500 Jutaan
Sari Residence Pekanbaru Hadirkan Hunian Mewah
Jumat, 15 Desember 2017 - 13:10 wib
Bandar Narkoba Eri Jack Ajukan Banding
Tolak Cium Ibu Usai Divonis Mati
Jumat, 15 Desember 2017 - 11:46 wib
Akui Kemerdekaan Palestina
Minta Uni Eropa dan Negara Lain
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:41 wib

Anggota DPD AM Fatwa Tutup Usia
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:35 wib

Kencan Buta untuk Lansia
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:30 wib

Februari, Semua Angkutan Online Harus Patuhi Standar
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:29 wib

MK Cabut Larangan Nikah Satu Kantor
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:27 wib

Hari Ini, PKL Wajib Masuk ke Pasar Higienis
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:22 wib

Dimutilasi, Alat Vital Dimakan Pelaku Ayah dan Anak
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:20 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Festival Danau Ranau 2017 Tawarkan Eksotime Alam dan Budaya
Pesona Nuansa Adat Budaya Bali di Pemuteran Bay  Festival 2017
Ini Dia Dukungan BRI untuk ViWI 2018 di Rakornas IV Pariwisata
Buyers Antusias, Macau Potensi Baru Pariwisata Indonesia
Halaltraveling, halalkan gaya hidupmu

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:37 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us