Wonderful Indonesia
Ubud Jazz Village Festival, Momen Berbagi Kebahagiaan di Bali
Minggu, 13 Agustus 2017 - 08:10 WIB > Dibaca 925 kali Print | Komentar
Ubud Jazz Village Festival, Momen Berbagi Kebahagiaan di Bali
UBUD (RIAUPOS.CO) - Siapa bilang jazz musik yang susah dinikmati? Musiknya orangtua dan kalangan mapan? Di Ubud Jazz Village Festival (UJVF) 2017, jazz bisa dinikmati semua kalangan. Tua-muda, laki-laki-perempuan, anak sekolahan-kalangan profesional, semua berbaur jadi satu. Dan 80% penontonnya adalah wisatawan mancanegara.

UJVF 2017 memang benar-benar menampilkan musik jazz dengan cara yang berbeda. Tidak hanya menampilkan musisi besar dan band internasional serta nasional, tetapi juga memberikan pengalaman yang mengesankan kepada para penonton.

Desain lay out yang canggih dipadupadankan dengan kemasan membumi. Dari mulai alang-alang hingga  bambu, semua dirancang sedemikian rupa oleh tim arsitektur Archimetriz Design untuk memastikan bahwa penonton masih bisa merasakan kearifan lokal.

Alhasil, sejak pembukaan Jumat (11/8) hingga Sabtu (12/8), Arma ARMA Museum dan Resort Ubud Bali yang menjadi lokasi UJVF, tak pernah sepi. Penonton yang didominasi bule berbagai negara itu ditemani nuansa pedesaan, balutan persawahan khas Ubud dan suara kodok di pinggir sawah. Tikar anyaman juga ikut menyambut pengunjung yang ingin duduk lesehan menikmati musik jazz.

Semua terlihat happy. Semua enjoy. Tiga panggung yang disediakan untuk masing-masing musikus jazz, yaitu Padi, Giri, dan Subak ikutan heboh. Semua ikut diserbu sekitar 5000 penonton.

“Mereka ke Bali khusus untuk nonton Ubud Jazz Village Festival. Ini luar biasa. Sejak Selasa, mereka sudah membooking hotel dan resort di sekitar ARMA. Penginapan langsung full dimana-mana karena penonton yang beli tiket jumlahnya mencapai 5000 orang,” terang Astrid Sulaiman, Committee UJVF, Sabtu (12/8).

Aturan nonton jazz yang harus diam, tenang, dan tak berisik tak lantas menjadikan ARMA Museum dan Resort Ubud senyap. Ubud justru makin bergairah. Musisi muda berbakat yang meraih empat kali nominasi penghargaan bergengsi, GRAMMY Award Gerald Clayton Trio yang tampil dengan Joe Sanders (bass) dan Gregory Hutchinson (drum), membuat ribuan penonton terkesima.

Ditambah lagi aksi panggung keren dari Steve Barry Quartet, pemenang Bell Award 2013 untuk Young Artist Jazz Australia of the Year dan runner-up di National Awards Jazz 2013.

Sihir UJVF makin kinclong manakala Insititut Francaise Indonesia yang membawa serta Samy Thiebault Trio, sebuah grup jazz dari Prancis yang akan mengusung konsep jazz modern, naik ke atas panggung.

Tidak ketinggalan pula Glen Buschmann Jazz Academy Big Band, yang merupakan gabungan dari 22 musisi asal Jerman akan tampil membawakan komposisi dan aransemen baru lagu-lagu Jazz standar dan beberapa lagu popular, seperti “Come with me” dari Tania Maria.

“Mereka kategori wisman high end. Spent money mereka rata-rata Rp 2 juta - Rp 3 juta per hari. Dan mereka pasti lama di Indonesia. Umumnya 7-10 hari karena setelah nonton jazz mereka biasanya leisure di tempat lain,” tambah Astrid. 

Astrid tak berlebihan. Tiket yang dijual saja angkanya menembus Rp 440 ribu hanya untuk menonton jazz satu hari. Dan semua sold out. Itu belum termasuk sewa mobil, hotel dan makan minum selama di Ubud. Karenanya, UJVF tak cuma pesta buat para musisi jazz dunia.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Rumah 2 Lantai Seharga Rp500 Jutaan
Sari Residence Pekanbaru Hadirkan Hunian Mewah
Jumat, 15 Desember 2017 - 13:10 wib
Bandar Narkoba Eri Jack Ajukan Banding
Tolak Cium Ibu Usai Divonis Mati
Jumat, 15 Desember 2017 - 11:46 wib
Akui Kemerdekaan Palestina
Minta Uni Eropa dan Negara Lain
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:41 wib

Anggota DPD AM Fatwa Tutup Usia
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:35 wib

Kencan Buta untuk Lansia
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:30 wib

Februari, Semua Angkutan Online Harus Patuhi Standar
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:29 wib

MK Cabut Larangan Nikah Satu Kantor
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:27 wib

Hari Ini, PKL Wajib Masuk ke Pasar Higienis
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:22 wib

Dimutilasi, Alat Vital Dimakan Pelaku Ayah dan Anak
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:20 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Festival Danau Ranau 2017 Tawarkan Eksotime Alam dan Budaya
Pesona Nuansa Adat Budaya Bali di Pemuteran Bay  Festival 2017
Ini Dia Dukungan BRI untuk ViWI 2018 di Rakornas IV Pariwisata
Buyers Antusias, Macau Potensi Baru Pariwisata Indonesia
Halaltraveling, halalkan gaya hidupmu

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:37 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us