Wonderful Indonesia
PASCAPEMBUBARAN HTI
Tunggu Waktunya, Pemerintah Segera Bubarkan Lima Ormas Lagi
Minggu, 13 Agustus 2017 - 00:30 WIB > Dibaca 852 kali Print | Komentar
Tunggu Waktunya, Pemerintah Segera Bubarkan Lima Ormas Lagi
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebanyak lima organisasi masyarakat yang ditengarai anti-Pancasila dan anarkistis mulai menjadi bidikan pemerintah pascapembubaran HTI.

Adapun saat ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah bersiap-siap mengeksekusi sejumlah ormas yang berada di sejumlah daerah tersebut.

“Kemendagri menerima laporan daerah ada ormas-ormas kecil tapi cukup punya nama. Nah, hasil analisa Kemendagri ini kami serahkan ke Kejaksaan, Kepolisian, Kemenkopolhukam, tokoh agama, tokoh masyarakat dan daerah. Ini penting, karena kami memutuskan ormas ini layak dibubarkan atau tidak harus memiliki bukti kuat seperti HTI,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di sela-sela diskusi publik Dinamika Politik dan UU Pemilu di Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Sebelum membubarkan HTI, terangnya, pihaknya sudah 10 tahun meneliti dan mengumpulkan bukti-buktinya. Untuk lima ormas, Kemendagri meneliti dua tahun belakangan sehingga datanya masih kurang.

"Kami harus melakukan klarifikasi apa ada data lain, apa ada fotonya, ada videonya. Jadi, sabarlah, tunggu waktunya," tuturnya.

Dia memastikan, pembubaran lima ormas itu tidak dalam waktu dekat. Meski begitu, sudah dicermati akan hal tersebut. Ormas yang dibubarkan tidak terbatas ormas agama.

Sebab, ormas umum, sosial, radikal pun tetap bisa dibubarkan. Sementara itu, terkait penyebaran ormas kecil yang bakal dibubarkan itu, kata Tjahjo, ada di daerah-daerah. Sayangnya, dia enggan menyebutkannya.

"Mengapa mereka diselidiki karena ideologinya antiPancasila, ada juga yang anarkistis. Kalau ganggu ketertiban kan bisa langsung ditangani Kepolisian, tunggu saja tanggal mainnya," jelasnya.

Terkait apakah FPI termasuk dalam lima ormas tersebut, dia enggan menjawabnya.

"Tunggu tanggal mainnya saja. Itu ormas kecil kok tapi punya nama," tandasnya.(esy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PEMAIN TERBAIK PIALA DUNIA ANTARKLUB
Modric: Ini Tahun Sempurna Madrid
Minggu, 17 Desember 2017 - 15:52 wib

Berharap Setnov “Bernyanyi”
Minggu, 17 Desember 2017 - 13:49 wib

Mega Minta Lima Persen APBN untuk Riset
Minggu, 17 Desember 2017 - 12:44 wib

Jutaan Massa Aksi Bela Palestina
Minggu, 17 Desember 2017 - 11:47 wib
10 Kabupaten Rusak Parah
Sehari, 3 Gempa Hantam Indonesia
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:53 wib

Jangan Pernah Menyerah
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:42 wib

Senja di Semenanjung Sungai Kampar
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:39 wib

Slank Banting Setir Jualan Kopi
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:37 wib
sheila majid
Boneka untuk Fans
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:36 wib
Rizal Armada
Kalau Jodoh, Mau Bagaimana?
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:35 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Apresiasi Airlangga, GMPG: Perubahan Golkar Bukan Sekadar Ganti Ketum
Setnov Jadi Tersangka, Golkar Sengaja Dijatuhkan di Pilpres 2019?
Kontroversial, Ini Tanggapan Fadli Zon soal Putusan MK Terkait LGBT
Nama-nama Elite Golkar Ini Dinilai Pantas Jadi Ketua Parlemen
Jadi Ketum Golkar, Airlangga Disarankan Mundur dari Jabatan Menteri
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us