Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
BUTUH 10 TAHUN UNTUK KAJIAN
Terkait Perppu Ormas, Tjahjo: Siapa Membangkang Harus Disikat
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 20:00 WIB > Dibaca 360 kali Print | Komentar
Terkait Perppu Ormas, Tjahjo: Siapa Membangkang Harus Disikat
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Organisasi kemasyarakatan (ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dianggap bertentangan dengan Pancasila telah dibubarkan pemerintah.

Adapun pembubaran HTI tersebut berdasarkan terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2/2017 tentang Ormas. Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, pemerintah butuh 10 tahun melakukan kajian dan mengumpulkan bukti-bukti sebelum resmi membubarkan HTI.

"Tentang Peppu Ormas ini‎ pemerintah sudah punya datanya, kemudian juga ormas Gafatar yang ketahuan ingin membangun negara lagi," katanya dalam diskusi mengenai UU Pemilu yang diselenggarakan Galang Kemajuan di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Diakuinya, sebelum mengeluarkan UU tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tidak ingin adanya ormas-ormas yang bertentangan dengan Pancasila. Karena itu, perlu dibuatnya Peppu untuk menertibkan ormas anti terhadap Pancasila.

"Pak Jokowi tegas tidak ingin ada negara lain di Indonesia," sebutnya.

Karena itu, dengan adanya Perppu tersebut pemerintah akan melakukan tindakan membubarkan ormas‎ yang tidak sejalan dengan ideologi di Indonesia. Pemerintah tidak ingin kecolongan dengan keberadaan ormas-ormas tersebut.

"Siapa yang membangkang harus disikat, siapa yang anti-Pancasila harus disikat, ormas keagamana boleh ‎ada asalkan tidak keluar dari Alquran dan hadis," tuntasnya. (cr2)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SECARA AGAMA
Caisar Ternyata Sudah Ceraikan Indadari, tapi...
Minggu, 20 Agustus 2017 - 04:30 wib
TERDAPAT DI BUKU SOUVENIR
Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games 2017, Kemenpora Ajukan Protes
Minggu, 20 Agustus 2017 - 04:00 wib
KALAHKAN WOLSFBURG
Dortmund Sempurna di Pembukaan Bundesliga, Bayern Tergeser
Minggu, 20 Agustus 2017 - 03:28 wib
SUDAH DICEK KAPOLDA DAN PROPAM
Berani Rekam Pungli Oknum Polantas, Sopir Truk Dapat Penghargaan dari Polri
Minggu, 20 Agustus 2017 - 03:00 wib
TERDAPAT DI BUKU SOUVENIR
Menpora Murka karena Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games 2017
Minggu, 20 Agustus 2017 - 02:30 wib
DALAM KEADAAN KOSONG
Polisi Dinilai Kurang Cekatan saat Geledah Rumah Adik Bos First Travel
Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:22 wib
BUKAN RP550 M
Ternyata, Segini Jumlah Uang Jamaah First Travel yang Terhimpun
Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:00 wib
DIANGGAP BUKAN LAMBANG NEGARA
Polri Minta Penyidik Hati-hati Terkait Kasus Pembakaran Umbul-umbul
Minggu, 20 Agustus 2017 - 00:32 wib
DIDUGA LAKUKAN PENIPUAN
Posko Crisis Center Sudah Terima Seribu Lebih Pengaduan Jamaah First Travel
Minggu, 20 Agustus 2017 - 00:02 wib
Anggota DPRD Dikabarkan ke Rusia
Hanya Izinkan Satu Setwan
Minggu, 19 Agustus 2017 - 21:31 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Berani Rekam Pungli Oknum Polantas, Sopir Truk Dapat Penghargaan dari Polri
Polisi Dinilai Kurang Cekatan saat Geledah Rumah Adik Bos First Travel
Ternyata, Segini Jumlah Uang Jamaah First Travel yang Terhimpun
Polri Minta Penyidik Hati-hati Terkait Kasus Pembakaran Umbul-umbul
Posko Crisis Center Sudah Terima Seribu Lebih Pengaduan Jamaah First Travel
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us