Wonderful Indonesia
MASIH MENYISAKAN POLEMIK
Mendagri Sesalkan UU Pemilu Jadi Amunisi Hantam Jokowi
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 19:00 WIB > Dibaca 444 kali Print | Komentar
Mendagri Sesalkan UU Pemilu Jadi Amunisi Hantam Jokowi
Presiden Joko Widodo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Hingga saat ini, UU Pemilu masih menjadi perdebatan. Padahal, UU itu merupakan produk bersama antara pemerintah dan DPR RI. Hal itu dikeluhkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

"Pembahasan UU Pemilu memecahkan rekor hanya sembilan bulan. Sayangnya dari 562 pasalnya yang digoreng hanya presidential thresold 20-25 persen,” katanya dalam diskusi publik "Dinamika Politik dan UU Pemilu" yang digagas Galang Kemajuan (GK) Center di Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Tjahjo sendiri semakin heran karena UU Pemilu dijadikan amunisi untuk menyudutkan Presiden Joko Widodo.

“Yang kasihan Presiden Jokowi dikulik-kulik terus dengan berbagai hantaman isu pengin jadi capres tunggal," ucapnya.

Ketua Tim Sukes Jokowi-JK pada Pemilu Presiden 2014 itu pun membantah anggapan bahwa presidential threshold 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional hasil Pemilu 2014 akan menghasilkan capres tunggal.

Itu karena parpol-parpol yang tidak memenuhi syarat PT bisa bergabung. Tjahjo menilai, PT tidak mungkin ditiadakan atau nol persen. Alasannya, peniadaan PT akan mengurangi kualitas pilpres.

"Mau jadi apa negara ini kalau PT nol persen? Parpol-parpol yang baru dan belum teruji kualitasnya pasti akan mengajukan capres sendiri. Dan, ini tidak baik untuk demokrasi kita," jelasnya.

Lebih jauh, dia juga meminta masyarakat untuk objektif melihat masalah tersebut. Secara khusus Tjahjo mengajak GK Center untuk tidak membiarkan Presiden Jokowi disudutkan terus-menerus.

"Masyarakat terutama para relawan GK jangan biarkan Presiden Jokowi sendiri. GK harus independen tapi harus punya sikap politik yang tegas demi kejayaan Pancasila," tandas mantan sekretaris jenderal PDIP itu.(esy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SECARA AGAMA
Caisar Ternyata Sudah Ceraikan Indadari, tapi...
Minggu, 20 Agustus 2017 - 04:30 wib
TERDAPAT DI BUKU SOUVENIR
Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games 2017, Kemenpora Ajukan Protes
Minggu, 20 Agustus 2017 - 04:00 wib
KALAHKAN WOLSFBURG
Dortmund Sempurna di Pembukaan Bundesliga, Bayern Tergeser
Minggu, 20 Agustus 2017 - 03:28 wib
SUDAH DICEK KAPOLDA DAN PROPAM
Berani Rekam Pungli Oknum Polantas, Sopir Truk Dapat Penghargaan dari Polri
Minggu, 20 Agustus 2017 - 03:00 wib
TERDAPAT DI BUKU SOUVENIR
Menpora Murka karena Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games 2017
Minggu, 20 Agustus 2017 - 02:30 wib
DALAM KEADAAN KOSONG
Polisi Dinilai Kurang Cekatan saat Geledah Rumah Adik Bos First Travel
Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:22 wib
BUKAN RP550 M
Ternyata, Segini Jumlah Uang Jamaah First Travel yang Terhimpun
Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:00 wib
DIANGGAP BUKAN LAMBANG NEGARA
Polri Minta Penyidik Hati-hati Terkait Kasus Pembakaran Umbul-umbul
Minggu, 20 Agustus 2017 - 00:32 wib
DIDUGA LAKUKAN PENIPUAN
Posko Crisis Center Sudah Terima Seribu Lebih Pengaduan Jamaah First Travel
Minggu, 20 Agustus 2017 - 00:02 wib
Anggota DPRD Dikabarkan ke Rusia
Hanya Izinkan Satu Setwan
Minggu, 19 Agustus 2017 - 21:31 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Pilpres 2019, Jokowi Berpasangan dengan Putra SBY?

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 21:00 WIB

Demokrat Dukung Jokowi di Pilpres 2019? Pengamat: Mungkin Saja
Tangkal Radikalisme, Begini Jurus Ketum PPP

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 17:35 WIB

Tahapan Pilgubri Disosialisasikan

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 14:23 WIB

Pilih Jokowi, Prabowo atau Gatot? Ini Tanggapan PAN

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 00:43 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us