Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIDUGA LAKUKAN PENIPUAN
Gagal Diberangkatkan, Jemaah First Travel Sering Diminta Bersabar
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 18:30 WIB > Dibaca 452 kali Print | Komentar
Gagal Diberangkatkan, Jemaah First Travel Sering Diminta Bersabar
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel milik Andika Surachman dan Annisa Desvitasari dinilai telah zalim kepada calon jemaah umroh yang gagal diberangkatkan.

Demikian diungkapkan kuasa hukum korban penipuan umroh First Travel, Aldwin Rahardian. Diakuinya, persoalan yang dihadapi lebih dari 1.250 orang kliennya hampir sama. Mereka ada yang dijanjikan berangkat periode 2015 tapi tidak kunjung diberangkatkan First Travel.

"Jadi, jemaah-jemaah ini sudah dijanjikan beberapa kali, berikut dengan tawaran promo yang selalu berubah dengan biaya perjalanan yang tidak realisitis," ujarnya dalam diskusi bertajuk "Mimpi dan Realita First Travel" di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

Adapun salah satu promo yang ditawarkan kepada jemaah adalah promo carter pesawat, ulang tahun. Namun, periode keberangkatan yang dijanjikan selalu mengalami keterlambatan.

"Malah jemaah diminta tambah biaya lagi, tambah lagi sampai 21 juta. Nah itu sebetulnya sudah termasuk unsur penipuan. Dan ini luar bisasa, puluhan ribu orang. Saya melihat ada indikasi penipuan dan penggelepan," tuturnya.

Aldwin menyebutkan, dari pengakuan para jemaah diketahui bahwa mereka sering didoktrin untuk sabar, gagal berangkat karena belum takdir. Akibatnya, jemaah terlena dan mencoba ikhlas meski ditunda berangkat berkali-kali.

"Kalau sudah masuk pelaporan polisi, itu jemaah menurut saya sudah luar biasa menahan sabar. Artinya sudah beberapa kali jemaah ini ditenangkan, dan mereka selalu diiming-imingi, dikasih koper, dikasih baju. Malah ada yang sudah bikin hajatan, syukuran. Ini kan zalim," tutupnya. (fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Jumat, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Jumat, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Polri Minta Pendapat Ahli soal Istilah "Pribumi" di Pidato Anies
Divonis 4 Tahun, Keluarga Terdakwa Maki Hakim

Kamis, 19 Oktober 2017 - 11:49 WIB

Berkas Lengkap, Agus Saputra Diserahkan ke Jaksa Dugaan Korupsi ADD
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini