Wonderful Indonesia
TERUTAMA DI TINGKAT PARPOL
Begini Curhat Mendagri soal Polemik UU Pemilu
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 18:00 WIB > Dibaca 328 kali Print | Komentar
Begini Curhat Mendagri soal Polemik UU Pemilu
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polemik di tingkat partai politik (parpol) terus saja terjadi meski Undang-undang tentang Pemilihan Umum (Pemilu) sudah disahkan.

Perdebatan itu terutama untuk Presidential threshold (PT) sebanyak 20 persen kursi DPR, dan 25 persen suara nasional. Adapun polemik itu sangat dikeluhkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Dia menilai, kenapa banyak parpol yang tidak sepakat dengan angka 25 persen.

Padahal, di Pilpres 2009 dan 2014 parpol tidak pernah ada yang mengeluhkan. Lantas kenapa banyak parpol menjadi gaduh dan menentang aturan yang pernah diterapkan tersebut?

"Dua kali Pilpres tidak masalah, tidak ada yang komplain, dan tidak ada mantan Presiden Indonesia yang komplain, ketua umum yang komplain," katanya saat ditemui dalam diskusi mengenai Perppu yang diadakan G‎alang Kemajuan di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Dia sendiri mengklaim, sebetulnya ada banyak pihak tidak sepakat apabila PT sebesar 0 persen. Pasalnya beberapa partai lama tidak ingin parpol baru berdiri lantas bisa mengajukan diri mengusung sendiri calon presiden di ‎2019 nanti.

"Kalau dilepas 0 persen, partai baru langsung maju kan enggak fair," tegasnya.

Adapun beberapa waktu lalu DPR sudah mengesahkan RUU Pemilu untuk menjadi undang-undang setelah melalui mekanisme yang panjang dalam rapat paripurna. Keputusan diambil setelah empat fraksi yang memilih RUU Pemilu dengan opsi B, yaitu PT 0 persen melakukan aksi walk out.

Parpol tersebut, yakni Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi PAN, dan Fraksi Demokrat. Dengan demikian, DPR melakukan aklamasi untuk memilih opsi A, yaitu PT 20 persen perolehan kursi DPR atau 25 persen perolehan suara nasional.

Itu karena peserta rapat paripurna yang bertahan berasal dari enam fraksi menyetujui opsi A. Keenam parpol tersebut PDIP, Golkar, Nasdem, Hanura, PKB dan PPP. Sejumlah pihak mengungkapkan kekecewaan terhadap UU Pemilu, terutama perihal presidential threshold. Mereka pun menyiapkan gugatan terhadap UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi‎ (MK). (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SECARA AGAMA
Caisar Ternyata Sudah Ceraikan Indadari, tapi...
Minggu, 20 Agustus 2017 - 04:30 wib
TERDAPAT DI BUKU SOUVENIR
Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games 2017, Kemenpora Ajukan Protes
Minggu, 20 Agustus 2017 - 04:00 wib
KALAHKAN WOLSFBURG
Dortmund Sempurna di Pembukaan Bundesliga, Bayern Tergeser
Minggu, 20 Agustus 2017 - 03:28 wib
SUDAH DICEK KAPOLDA DAN PROPAM
Berani Rekam Pungli Oknum Polantas, Sopir Truk Dapat Penghargaan dari Polri
Minggu, 20 Agustus 2017 - 03:00 wib
TERDAPAT DI BUKU SOUVENIR
Menpora Murka karena Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games 2017
Minggu, 20 Agustus 2017 - 02:30 wib
DALAM KEADAAN KOSONG
Polisi Dinilai Kurang Cekatan saat Geledah Rumah Adik Bos First Travel
Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:22 wib
BUKAN RP550 M
Ternyata, Segini Jumlah Uang Jamaah First Travel yang Terhimpun
Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:00 wib
DIANGGAP BUKAN LAMBANG NEGARA
Polri Minta Penyidik Hati-hati Terkait Kasus Pembakaran Umbul-umbul
Minggu, 20 Agustus 2017 - 00:32 wib
DIDUGA LAKUKAN PENIPUAN
Posko Crisis Center Sudah Terima Seribu Lebih Pengaduan Jamaah First Travel
Minggu, 20 Agustus 2017 - 00:02 wib
Anggota DPRD Dikabarkan ke Rusia
Hanya Izinkan Satu Setwan
Minggu, 19 Agustus 2017 - 21:31 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Pilpres 2019, Jokowi Berpasangan dengan Putra SBY?

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 21:00 WIB

Demokrat Dukung Jokowi di Pilpres 2019? Pengamat: Mungkin Saja
Tangkal Radikalisme, Begini Jurus Ketum PPP

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 17:35 WIB

Tahapan Pilgubri Disosialisasikan

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 14:23 WIB

Pilih Jokowi, Prabowo atau Gatot? Ini Tanggapan PAN

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 00:43 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us