Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIKABARKAN BUNUH DIRI
Begini Tanggapan KPK Terkait Tewasnya Saksi Kunci Kasus e-KTP
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 17:27 WIB > Dibaca 585 kali Print | Komentar
Begini Tanggapan KPK Terkait Tewasnya Saksi Kunci Kasus e-KTP
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kamis, 10 Agustus 2017, salah satu saksi kunci perkara dugaan korupsi e-KTP, Johannes Marliem meninggal dunia di rumahnya di Los Angeles, Amerika Serikat.

Sejumlah media asing menngabarkan, Marliem disebut tewas usai bunuh diri dengan menembakkan dirinya dengan senjata api. Menanggapi kabar itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya membenarkan kabar meninggalnya Johannes Marliem.

Akan tetapi, komisi antirasuah enggan memastikan apakah Marliem tewas karena bunuh diri atau kemungkinan lainnya.

"Kematian yang bersangkutan itu menjadi domain aparat penegak hukum di sana (Amerika, red)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Sabtu (12/8/2017).

Laman berita CBS Los Angeles (11/8/2017) kemarin melaporkan, kawasan Beverly Grove, Los Angeles ditutup pada sore hari sekitar 600 blok dari North Edinburgh Avenue. Awalnya, pada Rabu (9/8/2017) malam ada laporan ke FBI yang diteruskan kepada kepolisian LA, yaitu LAPD (Los Angeles Police Department).

Petugas yang tiba di lokasi langsung menduga ada seorang anak kecil dan wanita di dalam rumah bersama seorang laki-laki. Setelah negosiasi dengan para petugas, akhirnya laki-laki itu membawa sang wanita dan anak kecil keluar pada pukul 7.30 malam waktu setempat.

Adapun laki-laki itu ditemukan tewas di dalam rumah sekitar 02.00, Kamis (10/8/2017) dinihari. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab tewasnya laki-laki tersebut. Namun, kemungkinan besar dia menembak dirinya sendiri. Meskipun telah banyak diberitakan di berbagai media bahwa pria itu adalah Marliem. (put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Rumah 2 Lantai Seharga Rp500 Jutaan
Sari Residence Pekanbaru Hadirkan Hunian Mewah
Jumat, 15 Desember 2017 - 13:10 wib
Bandar Narkoba Eri Jack Ajukan Banding
Tolak Cium Ibu Usai Divonis Mati
Jumat, 15 Desember 2017 - 11:46 wib
Akui Kemerdekaan Palestina
Minta Uni Eropa dan Negara Lain
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:41 wib

Anggota DPD AM Fatwa Tutup Usia
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:35 wib

Kencan Buta untuk Lansia
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:30 wib

Februari, Semua Angkutan Online Harus Patuhi Standar
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:29 wib

MK Cabut Larangan Nikah Satu Kantor
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:27 wib

Hari Ini, PKL Wajib Masuk ke Pasar Higienis
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:22 wib

Dimutilasi, Alat Vital Dimakan Pelaku Ayah dan Anak
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Tolak Cium Ibu Usai Divonis Mati

Jumat, 15 Desember 2017 - 11:46 WIB

Sah! Pernikahan dengan Rekan Sekantor Sekarang Sudah Legal
Aktivis LGBT Gembira Perluasan Pasal Perzinahan Ditolak MK
Sebut Sidang Dakwaan Dipaksakan, Kuasa Hukum: Kondisi Novanto Tidak Baik
Sindir Rekayasa Sakit Novanto, KPK Berterima Kasih kepada Dokter
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us