Wonderful Indonesia
DIDUGA LAKUKAN PENIPUAN
Ternyata, Sejak 2015 DPR Sudah "Warning" Kemenag soal First Travel
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 17:23 WIB > Dibaca 409 kali Print | Komentar
Ternyata, Sejak 2015 DPR Sudah "Warning" Kemenag soal First Travel
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus First Travel yang gagal memberangkatkan puluhan ribu calon jemaah umroh memakan banyak korban sangat disesalkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid.

Ditegaskannya, komisinya yang membidangi agama di DPR memang telah memberikan warning sejak awal langsung kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin.

"Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan hari in, karena saya sudah ribut pada Menag sebelum kasus penelantaran. Saya sudah warning Kemenag, hati-hati dengan travel yang menggunakan pola seperti ini," katanya dalam diskusi bertajuk "Mimpi dan Realita First Travel" di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

Dia menilai, publik tentu masih ingat dengan banyak kasus yang dijalankan oleh pimpinan PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel milik Andika Surachman dan Annisa Desvitasari. Apakah yang berbentuk travel umroh maupun koperasi. Ketika kasus penelantaran muncul, dia langsung menyampaikan peringatan kepada Menag Lukman.

Namun, menteri yang juga mantan politikus Senayan itu masih berdalih.

"Menag masih beralasan, kalau kami hentikan sekarang, kami khawatir, bagaimana korbannya. Akhirnya bagaimana sekarang, izin dicabut juga, tapi dengan korban puluhan ribu. Kalau dulu dicabut mungkin korban tidak sebesar ini," sebutnya menyesalkan.

Dia menambahkan, seandainya Kemenang lebih awal mencabut izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) First Travel ketika masalah mulai mencuat, itu tidak akan menghilangkan kewajiban mereka memberangkatkan jemaah. Di samping kepada Kemenang, Sodik juga telah sejak awal meminta kepada polisi untuk memantau.

Terlebih, imbuh politikus Gerindra itu, jika sudah ada laporan, harus segera diusut dan ditindak.

"Saya lama berkecimpung di bidang bisnis, saya tahu pola-pola semacam ini banyak memakan korban. Terus terang masyarakat korbanya bukan orang desa saja loh, korbannya banyak orang terpelajar, di kota," tuntas Sodik, yang sepakat jika modus yang dilakukan First Travel sudah tergolong penipuan.(fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SECARA AGAMA
Caisar Ternyata Sudah Ceraikan Indadari, tapi...
Minggu, 20 Agustus 2017 - 04:30 wib
TERDAPAT DI BUKU SOUVENIR
Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games 2017, Kemenpora Ajukan Protes
Minggu, 20 Agustus 2017 - 04:00 wib
KALAHKAN WOLSFBURG
Dortmund Sempurna di Pembukaan Bundesliga, Bayern Tergeser
Minggu, 20 Agustus 2017 - 03:28 wib
SUDAH DICEK KAPOLDA DAN PROPAM
Berani Rekam Pungli Oknum Polantas, Sopir Truk Dapat Penghargaan dari Polri
Minggu, 20 Agustus 2017 - 03:00 wib
TERDAPAT DI BUKU SOUVENIR
Menpora Murka karena Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games 2017
Minggu, 20 Agustus 2017 - 02:30 wib
DALAM KEADAAN KOSONG
Polisi Dinilai Kurang Cekatan saat Geledah Rumah Adik Bos First Travel
Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:22 wib
BUKAN RP550 M
Ternyata, Segini Jumlah Uang Jamaah First Travel yang Terhimpun
Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:00 wib
DIANGGAP BUKAN LAMBANG NEGARA
Polri Minta Penyidik Hati-hati Terkait Kasus Pembakaran Umbul-umbul
Minggu, 20 Agustus 2017 - 00:32 wib
DIDUGA LAKUKAN PENIPUAN
Posko Crisis Center Sudah Terima Seribu Lebih Pengaduan Jamaah First Travel
Minggu, 20 Agustus 2017 - 00:02 wib
Anggota DPRD Dikabarkan ke Rusia
Hanya Izinkan Satu Setwan
Minggu, 19 Agustus 2017 - 21:31 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Milad FPI, Begini Pidato Habib Rizieq dari Tanah Suci

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 16:37 WIB

Doa Anies untuk Habib Rizieq di Milad FPI

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 16:21 WIB

Soal Doa Tifatul Sembiring untuk Jokowi, Ini Tanggapan Presiden PKS
Datangi Gedung DPR, Korban First Travel Sampaikan Keluhan Ini
Mengejutkan! Ini Tanggapan Ketua MPR soal Doa Supaya Jokowi Gemuk
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us