Wonderful Indonesia
DIDUGA LAKUKAN PENIPUAN
Ternyata, Sejak 2015 DPR Sudah "Warning" Kemenag soal First Travel
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 17:23 WIB > Dibaca 704 kali Print | Komentar
Ternyata, Sejak 2015 DPR Sudah "Warning" Kemenag soal First Travel
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus First Travel yang gagal memberangkatkan puluhan ribu calon jemaah umroh memakan banyak korban sangat disesalkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid.

Ditegaskannya, komisinya yang membidangi agama di DPR memang telah memberikan warning sejak awal langsung kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin.

"Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan hari in, karena saya sudah ribut pada Menag sebelum kasus penelantaran. Saya sudah warning Kemenag, hati-hati dengan travel yang menggunakan pola seperti ini," katanya dalam diskusi bertajuk "Mimpi dan Realita First Travel" di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

Dia menilai, publik tentu masih ingat dengan banyak kasus yang dijalankan oleh pimpinan PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel milik Andika Surachman dan Annisa Desvitasari. Apakah yang berbentuk travel umroh maupun koperasi. Ketika kasus penelantaran muncul, dia langsung menyampaikan peringatan kepada Menag Lukman.

Namun, menteri yang juga mantan politikus Senayan itu masih berdalih.

"Menag masih beralasan, kalau kami hentikan sekarang, kami khawatir, bagaimana korbannya. Akhirnya bagaimana sekarang, izin dicabut juga, tapi dengan korban puluhan ribu. Kalau dulu dicabut mungkin korban tidak sebesar ini," sebutnya menyesalkan.

Dia menambahkan, seandainya Kemenang lebih awal mencabut izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) First Travel ketika masalah mulai mencuat, itu tidak akan menghilangkan kewajiban mereka memberangkatkan jemaah. Di samping kepada Kemenang, Sodik juga telah sejak awal meminta kepada polisi untuk memantau.

Terlebih, imbuh politikus Gerindra itu, jika sudah ada laporan, harus segera diusut dan ditindak.

"Saya lama berkecimpung di bidang bisnis, saya tahu pola-pola semacam ini banyak memakan korban. Terus terang masyarakat korbanya bukan orang desa saja loh, korbannya banyak orang terpelajar, di kota," tuntas Sodik, yang sepakat jika modus yang dilakukan First Travel sudah tergolong penipuan.(fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PERISA - YUSMAR YUSUF
Kedai Kopi (?)
Minggu, 18 Februari 2018 - 10:16 wib
La Liga - Real Madrid VS Real Betis
Duel Murid dan Guru
Minggu, 18 Februari 2018 - 10:07 wib
MESIN MATI SAAT DI UDARA
Pesawat yang Dipiloti Gubernur Aceh Mendarat Darurat
Minggu, 18 Februari 2018 - 07:17 wib
PILPRES 2019
Siap-siap! Sosok Cawapres Jokowi Akan Diumumkan dalam Agenda PDIP Ini
Minggu, 17 Februari 2018 - 21:00 wib

Bhabinkamtibmas Bentuk Komunitas Anti Narkoba
Minggu, 17 Februari 2018 - 20:50 wib
HASIL VERIFIKASI RESMI DIRILIS
Tegas! PBB Akan Gunakan Cara Ini Lawan KPU demi Lolos Pemilu 2019
Minggu, 17 Februari 2018 - 20:00 wib
TERKAIT KASUS CHAT PORNOGRAFI
Presidium Alumni 212 Minta Habib Rizieq Tiru Ahok soal Kasus Hukum
Minggu, 17 Februari 2018 - 19:45 wib
SEPAKBOLA INDONESIA
Hajar PSMS Medan, Sriwijaya FC Raih Tempat Ketiga di Piala Presiden
Minggu, 17 Februari 2018 - 19:35 wib
VERIFIKASI PEMILU 2019
Ajukan Gugatan ke Bawaslu, PKPI: Kesimpulan KPU Tidak Tepat
Minggu, 17 Februari 2018 - 19:30 wib
TERKAIT KASUS NARKOBA
Ternyata, Elvi Sukaesih Saksikan Penggerebekan terhadap Anak-anaknya
Minggu, 17 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Presidium Alumni 212 Minta Habib Rizieq Tiru Ahok soal Kasus Hukum
Berbahaya, Jangan Gunakan Albothyl

Sabtu, 17 Februari 2018 - 11:53 WIB

Informasi Habib Rizieq Shihab Pulang ke Indonesia adalah Hoax
Heboh Pernikahan Sedarah, Ini Keterangan Sementara yang Didapat Marga Aritonang
Ucapan Gong Xi Fa Cai dari Jokowi, Warganet Minta Angpao
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Pesawat yang Dipiloti Gubernur Aceh Mendarat Darurat
Duel Murid dan Guru

Dibaca 39 kali

Kedai Kopi (?)

Dibaca 19 kali