Wonderful Indonesia
Negara Rugi Rp80 Miliar
KPK Juga Geledah Rumah Herliyan
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 11:40 WIB > Dibaca 1144 kali Print | Komentar
KPK Juga Geledah Rumah Herliyan
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengumumkan secara resmi pe­netapan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Kabupaten Bengkalis. Kasusnya adalah proyek peningkatan jalan di Batu Panjang, Desa Pangkalan Nyirih. Dalam proyek tahun jamak perio­de 2013-2015 ini, KPK baru menjerat mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Bengkalis Muhammad Nasir (MNS), dan Hobby Siregar (HOS) selaku Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction (MRC) yang mengerjakan peningkatan jalan tersebut.

“Ada perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri, pihak lain dan korporasi dalam proyek peningkatan jalan Batu Panjang. Indikasi kerugian negaranya Rp80 miliar,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (11/8).

KPK menjerat Nasir dan Hobby dengan Pasal 2 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana. Penggeledahan pun telah dilakukan di sepuluh lokasi di Bengkalis, Dumai, Pekanbaru dan Rupat. Menariknya, di Pekanbaru, selain rumah Nasir, penyidik juga menggeledah kediaman mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh. Lokasi lain yang diobok-obok KPK adalah empat lokasi di Bengkalis. Yakni Kantor Dinas PU, Kantor Pemda, kantor LPSE dan rumah milik saksi Hurry Agustianry (HA).

Sedangkan di Kota Dumai, penyidik menggeledah rumah saksi Hermanto (HT) selaku sub kontraktor, dan penyegelan ruang di rumah dinas Nasir selaku sekda. Dan di Pulau Rupat, digeledah kantor PT MRC dan rumah sekaligus kantor saksi Hasyim (Hs) yang juga sub kontraktor proyek tersebut. Dari hasil penggeledahan itu penyidik berhasil menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik berupa handphone dan hard disk, dan dua sepeda motor dari PT MRC.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Jumat, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Jumat, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Jumat, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Jumat, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI

Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 WIB

DPR Lakukan Ini agar Densus Tipikor Setara KPK

Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:20 WIB

Sembilan Usulan Pahlawan Nasional, Nama Gus Dur Termasuk
Sembilan Nama Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:26 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini