Wonderful Indonesia
Phinisi “Berlayar” Menuju Warisan Budaya Dunia UNESCO
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 10:49 WIB > Dibaca 617 kali Print | Komentar
JAKARTA – United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) memasukkan Kapal Phinisi dalam nominasi warisan budaya dunia. Bila memenuhi syarat, gelar warisan budaya dunia akan langsung disematkan kepada Phinisi sekitar September dan Oktober di kantor pusat UNESCO, Paris, Perancis.

Phinisi sendiri merupakan kapal layar tradisional khas asal Indonesia yang berasal dari Suku Bugis dan Suku Makassar di Sulawesi Selatan.
Asal muasalnya dari Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Inilah satu-satunya kapal dari kayu yang mampu mengarungi lima benua. 

Vancouver di Kanada, keganasan Samudera Pasifik, Australia, Madagaskar hingga Jepang, semua sudah pernah diterabas Phinisi. "Untuk mengusulkan nominasi cagar budaya Indonesia itu prosesnya lama. Memakan waktu sekitar dua tahun lebih. Begitu pula untuk tampil di pagelaran di UNESCO. Kita akan bersaing dengan 195 negara," papar Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata Indroyono Soesilo, Kamis (10/8).

Menurut Indroyono, Kapal Phinisi selama ini hanya dikenal sebagai kapal dagang saja. Padahal, dengan kekuatannya, kapal legendaris tersebut bisa digunakan untuk pariwisata. “Kalau kita percaya pada Phinisi, kapal itu selain bisa berlayar di lautan lepas, juga bisa
digunakan sebagai kapal wisata untuk wisata minat khusus seperti menyelam atau memancing. Karenanya, kapal tersebut bisa juga menjadi tempat makan dan tidur,” jelas Indroyono.

Dengan desain khas yang melambangkan budaya Nusantara, terutama Bugis dan Makassar, Indroyono yakin, akan banyak wisatawan dunia tertarik untuk berlayar bersamanya. Dan itu, pada akhirya akan mampu menarik banyak wisatawan dunia dan menggenjot target wisatawan dunia pada 2019 mendatang.

"Phinisi ini sudah lama dikenal. Puncaknya ketika melakukan misi pelayaran ke Vancouver Kanada pada Expo tahun 1986. Saya berharap Phinisi Indonesia betul-betul bisa diakui sebagai warisan budaya dunia," harapnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Rumah 2 Lantai Seharga Rp500 Jutaan
Sari Residence Pekanbaru Hadirkan Hunian Mewah
Jumat, 15 Desember 2017 - 13:10 wib
Bandar Narkoba Eri Jack Ajukan Banding
Tolak Cium Ibu Usai Divonis Mati
Jumat, 15 Desember 2017 - 11:46 wib
Akui Kemerdekaan Palestina
Minta Uni Eropa dan Negara Lain
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:41 wib

Anggota DPD AM Fatwa Tutup Usia
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:35 wib

Kencan Buta untuk Lansia
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:30 wib

Februari, Semua Angkutan Online Harus Patuhi Standar
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:29 wib

MK Cabut Larangan Nikah Satu Kantor
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:27 wib

Hari Ini, PKL Wajib Masuk ke Pasar Higienis
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:22 wib

Dimutilasi, Alat Vital Dimakan Pelaku Ayah dan Anak
Jumat, 15 Desember 2017 - 10:20 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Festival Danau Ranau 2017 Tawarkan Eksotime Alam dan Budaya
Pesona Nuansa Adat Budaya Bali di Pemuteran Bay  Festival 2017
Ini Dia Dukungan BRI untuk ViWI 2018 di Rakornas IV Pariwisata
Buyers Antusias, Macau Potensi Baru Pariwisata Indonesia
Halaltraveling, halalkan gaya hidupmu

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:37 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us