Wonderful Indonesia
8 Personel Diusulkan PTDH
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 10:25 WIB > Dibaca 742 kali Print | Komentar
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Dua personel Polres Kepulauan Meranti diberhentikan menjadi anggota Polri setelah diajukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Kini sebanyak delapan orang lagi yang akan diajukan oleh Polres. Umumnya dari mereka karena tidak berdinas lebih dari 30 hari kerja.

  Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Dr Wawan Setiawan belum lama ini menegaskan dari delapan orang yang akan diajukan untuk PTDH, ada yang tidak pernah masuk kantor selama setahun lebih. Makanya hal itu sudah tidak dapat ditolerir lagi.

  “Tak pernah masuk sampai setahun, sudah keterlaluan. Nanti akan kita proses. Ada delapan personel lagi yang akan kita ajukan PTDH,” kata Wawan.(amy)

Disebutkannya pengajuan untuk dilakukan PTDH akan dilakukan dalam sidang etik yang akan dilaksanakan nantinya di Selatpanjang. Ditanya siapa saja anggota tersebut, Wawan mengaku belum bisa menginformasikannya.

“Ini kita harapkan dapat menjadi efek jera. Sehingga tidak ada lagi anggota yang berani macam-macam. Nanti kalau sudah sidang kita informasikan nama anggotanya,” sebutnya.

Dijelaskan Wakapolres, setelah diajukan PTDH ke Polda, maka akan diberikan waktu kepada anggota untuk banding hasil tersebut.‎ Jika tidak, maka akan langsung diproses dan diajukan ke Mabespolri untuk diberhentikan.

  “Kalau rekomendasi PTDH jarang yang kalah. Sebab sudah sangat jelas dan pasti mereka tidak masuk sesuai waktu yang ditentukan,” tegasnya.

   Wawan juga mengimbau dan mengingatkan kepada seluruh anggota Polri yang bertugas di wilayah Kepulauan Meranti agar dapat bekerja dan bertugas dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dia tidak ingin ada anggota yang melanggar aturan kedisiplinan dan kode etik anggota.

  “Kalau ada yang tidak bekerja dengan baik dan melakukan pelanggaran, akan kita tindak tegas saja. Padahal betugas di Meranti cukup enak dan santai, jika dibandingkan daerah lainnya yang lebih tinggi angka kriminalitas,” terang Wawan.(amy)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KASUS E-KTP
Ada Politik "Belah Bambu" dalam Kasus Novanto, Ini Penjelasan Pengacara
Minggu, 16 Desember 2017 - 21:00 wib
TAHU ALIRAN DANA
Gawat, Status Tersangka e-KTP Mengancam Nyawa Setya Novanto
Minggu, 16 Desember 2017 - 20:30 wib
BANYAK PIHAK TERLIBAT
Bongkar Korupsi e-KTP, Setnov Didoakan Dapat Hidayah
Minggu, 16 Desember 2017 - 20:00 wib
TERJADI DI TIGA PROVINSI DI JAWA
Pantau Gempa Tanpa Tidur, Jokowi Bersyukur Tak Ada Tsunami
Minggu, 16 Desember 2017 - 19:30 wib
DIGELAR BESOK
Aksi Bela Palestina, Polisi Terjunkan Pasukan Asmaul Husna
Minggu, 16 Desember 2017 - 19:00 wib
DILAKUKAN LEWAT FACEBOOK
Hukuman 6 Tahun Bui Mulai Mengancam Dokter yang Hina Jokowi
Minggu, 16 Desember 2017 - 18:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Novanto Diminta "Bernyanyi" agar Tak Sendirian di Penjara
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Setnov Jadi Tersangka, Golkar Sengaja Dijatuhkan di Pilpres 2019?
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:40 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Wow, Setya Novanto Dianggap Seorang Negarawan, Ini Alasannya
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:30 wib
TERMASUK FASILITAS UMUM
Dahsyatnya Gempa Tasikmalaya hingga Robohkan 23 Rumah
Minggu, 16 Desember 2017 - 17:20 wib
Cari Berita
Begini Ceritanya Terbaru
Gagal jadi Menantu   Gara-gara Motor Curian

Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:11 WIB

Bisa Produksi 15 Ribu Terompet

Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:05 WIB

Mitos Tujuh Hantu

Sabtu, 16 Desember 2017 - 10:27 WIB

Tersandung Tali

Jumat, 15 Desember 2017 - 10:14 WIB

Ketinggalan Bus

Kamis, 14 Desember 2017 - 10:04 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini